indoposnews.co.id – Ribuan generasi muda memeriahkan Festival Duta Desa Gen Z yang digelar di Serang, Banten, pada Sabtu (29/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi anak muda untuk menyampaikan gagasan, menunjukkan kreativitas, serta mengambil peran dalam mendorong kemajuan dan pembangunan desa.
Peserta dari berbagai daerah hadir mengikuti beragam rangkaian kegiatan, mulai dari kompetisi gagasan inovatif, pameran produk unggulan desa, hingga panggung ekspresi seni dan budaya lokal. Tingginya partisipasi generasi muda dalam festival ini menunjukkan besarnya potensi anak muda untuk menjadi bagian penting dalam pembangunan desa.
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, mengapresiasi tingginya antusiasme peserta yang datang dari berbagai wilayah di Banten dan sekitarnya. “Desa butuh anak muda yang berani tampil, berani berinovasi, dan berani mengambil peran. Festival Duta Desa Gen Z ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi bagian dari upaya kita menyiapkan pemimpin-pemimpin desa masa depan,” ujar Yandri di hadapan peserta dan tamu undangan.
Baca Juga : Dari Penyuluhan hingga Sembako, TMMD Sukoharjo Buktikan Pembangunan Harus Menyentuh Warga
Festival Duta Desa Gen Z dirancang sebagai ruang bagi generasi muda desa untuk menyalurkan ide, kreativitas, dan inovasi dalam membangun kampung halaman. Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) memandang keterlibatan generasi muda sebagai salah satu faktor penting dalam memperkuat pembangunan desa sekaligus menyiapkan regenerasi kepemimpinan desa yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Menurutnya, generasi muda memiliki potensi besar untuk membawa perspektif serta pendekatan baru dalam pembangunan desa. Perkembangan teknologi digital, kreativitas, dan kemampuan anak muda dalam membangun jejaring menjadi modal penting dalam mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki desa.
Baca Juga : Menteri Desa PDTT Luncurkan Lomba Desa Wisata Nusantara dan Literasi Budaya Desa 2024
Selain kompetisi, Festival Duta Desa Gen Z juga menghadirkan talkshow interaktif serta sesi berbagi pengalaman bersama sejumlah duta desa berprestasi. Berbagai topik dibahas, mulai dari tantangan dan peluang generasi muda dalam mengembangkan potensi desa, digitalisasi UMKM, pengembangan pariwisata berbasis komunitas, hingga pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi produk lokal.
Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Hal tersebut menunjukkan bahwa generasi muda memiliki minat kuat untuk terlibat secara langsung dalam pembangunan serta pengembangan potensi desa.
Melalui Festival Duta Desa Gen Z, Kemendes PDT berharap semakin banyak generasi muda terdorong untuk berkontribusi dalam pembangunan desa, baik melalui jalur formal maupun berbagai inisiatif komunitas.
Baca Juga : Kementerian Desa Perkuat Kolaborasi CSR Bersama ISSF untuk Percepatan Pembangunan Desa
Keterlibatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan festival, melainkan berkembang menjadi gerakan dan kontribusi nyata dalam mengembangkan potensi ekonomi, sosial, budaya, serta inovasi di desa.
Kegiatan yang digelar di Serang ini juga diharapkan menjadi pemantik tumbuhnya ruang-ruang partisipasi generasi muda di berbagai daerah. Dengan demikian, regenerasi kepemimpinan desa dapat terus berjalan dan melahirkan generasi pemimpin yang inovatif, adaptif, serta mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan desa di tengah perubahan zaman. (ash)



























