indoposnews.co.id – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo kembali membuktikan bahwa pembangunan tidak hanya soal beton, jalan, atau bangunan fisik. Di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, TNI hadir langsung menyentuh kehidupan masyarakat melalui edukasi kesehatan dan penyaluran bantuan sembako bagi warga yang membutuhkan.
Kegiatan yang menjadi bagian dari sasaran nonfisik TMMD tersebut mengusung tema “Sehat Diawali dari Saya”. Warga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya pola hidup bersih dan sehat, menjaga kebersihan lingkungan, memastikan keamanan makanan dan air bersih, hingga langkah sederhana mencegah penyakit akibat lingkungan yang kurang sehat.
“Kami ingin kehadiran TNI tidak hanya terlihat dari pembangunan yang dikerjakan, tetapi juga dirasakan dari warga yang semakin memahami pentingnya kesehatan dan warga yang terbantu kebutuhannya,” ujar Dansatgas TMMD Reguler ke-129, Letkol Inf Reza Sahputra, S.E., melalui keterangan resminya.
Suasana penuh antusias terlihat saat warga mengikuti penyuluhan yang melibatkan tenaga kesehatan. Materi disampaikan secara praktis agar mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama oleh keluarga dan ibu-ibu PKK yang menjadi garda terdepan dalam menjaga kesehatan rumah tangga.
Tak hanya memberikan edukasi, TMMD juga menunjukkan kepedulian nyata melalui pembagian paket sembako kepada masyarakat. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Donny Pramono, S.E., M.Han., selaku Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD ke-129.
Kehadiran Tim Wasev di Desa Parangjoro sekaligus memastikan seluruh rangkaian program TMMD berjalan optimal dan tepat sasaran. Pengawasan dilakukan agar setiap kegiatan, baik fisik maupun nonfisik, benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Melalui edukasi kesehatan dan bantuan sosial, TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo memperlihatkan wajah humanis TNI yang tidak hanya membangun fasilitas, tetapi juga menjaga kesehatan masyarakat, membantu kebutuhan dasar warga, serta memperkuat kedekatan dengan rakyat. Karena sejatinya, pembangunan yang paling bermakna adalah ketika masyarakat merasa diperhatikan, dibantu, dan tidak berjalan sendiri dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. (ash)



























