indoposnews.co.id -Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat pembangunan desa di Indonesia.
Kementerian menggelar kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) bersama ISSF di kantor Kementerian Desa, Jakarta, pada pagi hari ini. Perwakilan World Bank juga hadir untuk mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan dan inklusif.
Baca Juga : Kemendes PDTT Gelar SOMRDPE 2024: Memperkuat Jejaring Antar Desa ASEAN
Menteri Desa menegaskan bahwa pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam membangun desa. Ia mengajak dunia usaha dan mitra pembangunan untuk berkolaborasi agar masyarakat desa merasakan manfaat secara langsung.
“Pembangunan desa tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah. Kami membutuhkan kolaborasi yang kuat agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat desa,” ujarnya.
Baca Juga : Menteri Desa Canangkan Gerakan Desa Bersinar di Kalimantan Selatan
Ia menjelaskan bahwa program CSR berperan strategis dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat desa. Program ini juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Menurutnya, pengelolaan CSR yang tepat dapat mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, desa juga berpotensi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Baca Juga : Presiden Prabowo Resmikan 80 Ribu Koperasi Desa Merah Putih di Klaten
Melalui kegiatan ini, Kementerian Desa membuka peluang kemitraan dengan sektor swasta dan lembaga internasional. Kementerian berharap sinergi ini dapat menghasilkan program konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Dengan kolaborasi yang semakin kuat, pemerintah optimistis dapat mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera di seluruh Indonesia. (san)
Baca Juga : Mendes PDT Yandri Sosialisasi Koperasi Merah Putih di Kendari



























