• Redaksi
Senin, Mei 4, 2026
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
No Result
View All Result
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Metode Pembelajaran STEAM Sangat Krusial Hadapi Industri 4.0

abu by abu
31 Januari 2022 14:57
Sampoerna Academy

Para siswa Sampoerna Academy dengan didikan metode STEAM. FOTO - ISTIMEWA

Share on FacebookShare on Twitter

indoposnews.co.id – Perubahan era industri menuntut banyak hal dalam metode pembelajaran. Maklum, setiap zaman, masyarakat memiliki metode belajar beragam. Bergantung dari kebutuhan pada masa tersebut. 

Pada era Industri 1.0 misalnya, metode pendidikan lebih menekankan pada unsur kemandirian, bukan lembaga atau institusi resmi. Masyarakat saat itu mengumpulkan makanan, dan berpindah-pindah tempat (nomaden) sehingga mereka belajar sendiri tentang bagaimana cara menggunakan panah, berburu, pakai tombak, dan sebagainya. 

Baca juga: OJK Modernisasi Dua Regulasi IKNB, Cek Ini Tujuannya

Baca Juga

BNI Perkuat Keterbukaan Informasi, Lindungi Diaspora Hong Kong dari Kejahatan Keuangan

Kementerian Desa Perkuat Kolaborasi CSR Bersama ISSF untuk Percepatan Pembangunan Desa

Solutif, eufy Hadirkan Pompa ASI Handsfree dengan Teknologi HeatFlow™

Bank CIMB Niaga Salurkan Dividen Rp4,06 Triliun, Cair 13 Mei

Barulah saat memasuki era 2.0, masyarakat mulai belajar tentang beternak, dan budidaya menggantikan berburu. Di sini, mulai dikenal konsep baca tulis meski bukan sebuah keharusan. Pada masa ini, sudah mulai muncul istilah karyawan, dan pemberi pekerjaan.

Uraian itu dibeber Executive Director Center for Education Regulations and Development Analysis (CERDAS) Indra Charismiadji saat menjadi narasumber webinar Utilisasi Teknologi Sebagai Pendukung Karya Tulis, Feedback dan Penilaian yang diselenggarakan oleh perusahaan teknologi integritas akademik Turnitin baru-baru ini.

Baca juga: Perebutan Kursi DK OJK Memanas, Staf Kantor Presiden, Wamenlu, dan Deputi KPK Lolos Seleksi

Era 3.0 merupakan era manufaktur menuntut kemampuan membaca, menulis, dan berhitung karena masyarakat sudah mulai bekerja di pabrik-pabrik. ”Saat ini, masuk Industri 4.0 yaitu era informasi. Kalau era sebelumnya, orang punya formula menciptakan produk tertentu yang akan menguasai (industri). Pada masa itu, kerahasiaan sangt penting. Saat ini, informasi begitu terbuka sehingga kita bisa mengakses dengan mudah,” tegasnya.

Era Industri 5.0, tutur Indra, masyarakat akan bersinggungan dengan teknologi sehingga akan banyak pekerjaan-pekerjaan tidak butuh tenaga manusia. Terjadi transisi di mana kebutuhan fisik makin berkurang, sedang kebutuhan kecerdasan atau kemampuan berpikir makin meningkat. McKinsey Global Institute memprediksi pada 2030 ada sekitar 400-800 juta pekerjaan manusia akan digantikan mesin atau robot.

Baca juga: Kerek Performa, Digital Mediatama Bentuk Anak Usaha Baru  

”Dulu kita dituntut menghafal, memahami, dan mengaplikasi informasi dalam situasi yang dikenal. Sekarang kita dituntut berada pada level mencipta, yaitu mengeluarkan ide, produk baru, dan cara pandang baru.”

Senada dengan itu, Mustafa Guvercin, School Director Sampoerna Academy mengatakan kemampuan menciptakan sesuatu yang baru tidak bisa digantikan mesin pintar. Kompetensi itu, hanya milik manusia. Nah, untuk membentuk sumer daya manusia (SDM) berkarakter seperti ini butuh metode pendidikan khusus.

Baca juga: Teken Pinjam Pakai Aset, Yelooo Integra Datanet Lakukan Ini 

”Nalar berpikir kritis dilatih dalam materi-materi tentang sains, teknologi, rekayasa teknik, seni, dan matematika. Cabang-cabang ilmu ini mendorong seseorang memiliki pola pikir solutif, dan inovatif,” ungkapnya.

STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts and Mathematics) bukan metode baru, namun hanya sedikit lembaga pendidikan seluruh dunia menerapkan konsep ini dalam kurikulum belajar. Sampoerna Academy, pelopor pendidikan STEAM di Indonesia, saat ini memiliki cabang di berbagai kota Indonesia.

Baca juga: Surat Utang Anak Usaha Salim Group, Tamaris Gondol Peringkat idAAA

”Kami melihat para orang tua ternyata sudah mulai menyadari betapa pentingnya menyiapkan anak-anak di masa depan dalam menghadapi Industri 4.0. Bahkan besar kemungkinan anak-anak ini akan hidup di era Industri 5.0 yang nantinya akan banyak digantikan mesin, dan robot. Dengan konsep STEAM, kami berkeyakinan mereka akan menjadi SDM unggulan di masa depan karena kemampuan berpikir, dan berinovasinya.”

Membentuk sumber daya high qualified mutlak dibutuhkan karena di masa depan, para pencari kerja tidak hanya bersaing dengan manusia tapi juga dengan mesin, dan komputer. Pekerjaan seperti merancang strategi, memahami psikologi konsumen, membaca tren pasar tentu tidak bisa diserahkan dengan algoritma robot. Dibutuhkan sentuhan, dan pikiran orisinal manusia.

Baca juga: Tahun Ini, Bank BJB Patok KPR Sejahtera FLPP 1.000 Unit

”Kami mendorong siswa untuk berpikir kritis sehingga mampu melihat hal-hal tidak bisa dilihat orang lain sejak dini. Memandang masalah bukan dari apa yang tampak, tapi juga dari apa yang tidak tampak. Kompetensi seperti ini sangat dibutuhkan di era industri berbasis teknologi.”

Ia menambahkan rasionalitas tidak bisa digantikan mesin pintar. Manusia tetap lebih unggul di sisi ini. ”Namun, rasionalitas harus dilatih, dan dikembangkan. Pendidikan berbasis STEAM jawaban untuk masalah ini,” tutupnya. (abg)

Tags: Berkompetisi Lawan MesinIndustri 5.0Metode STEAMpendidikanRobotSampoerna AcademySDM Unggul Industri 4.0

Berita Terkait

BNI Perkuat Keterbukaan Informasi, Lindungi Diaspora Hong Kong dari Kejahatan Keuangan
Ekonomi

BNI Perkuat Keterbukaan Informasi, Lindungi Diaspora Hong Kong dari Kejahatan Keuangan

2026/04/30
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi bersama ISSF menggelar kegiatan CSR (Istimewa )
Nasional

Kementerian Desa Perkuat Kolaborasi CSR Bersama ISSF untuk Percepatan Pembangunan Desa

2026/04/22
Solutif, eufy Hadirkan Pompa ASI Handsfree dengan Teknologi HeatFlow™
Ekonomi

Solutif, eufy Hadirkan Pompa ASI Handsfree dengan Teknologi HeatFlow™

2026/04/21
Bank CIMB Niaga Salurkan Dividen Rp4,06 Triliun, Cair 13 Mei
Ekonomi

Bank CIMB Niaga Salurkan Dividen Rp4,06 Triliun, Cair 13 Mei

2026/04/18
istimewa
Ekonomi

Verse Lite Hotel Gajah Mada Raih Agoda Golden Circle Awards

2026/04/17
Navigasi Pasar, Sucor Sekuritas Hadirkan Stock Idea Festival 2026
Ekonomi

Navigasi Pasar, Sucor Sekuritas Hadirkan Stock Idea Festival 2026

2026/04/12

Populer

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

6 Januari 2022 15:59
Ade Jona Prasetyo

Sosok Ayah Inspirasi Ade Jona Prasetyo Raih Kesuksesan

25 Oktober 2021 13:24
Karnaval SCTV

Karnaval SCTV Digelar di Bogor, Catat Tanggal, dan Intip Para Bintangnya

15 Juli 2022 11:11
Lucy In The Sky

Kendalikan Lucy In The Sky, Ini Bisnis yang Digeluti Delta Wibawa Bersama

23 April 2022 13:27
Jumpa pers PT.HDI menyingkapi kasus hukum yang menimpa JE di kantor PT. HDI di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/7)I

Langgar Kode Etik, HDI Hentikan Keanggotaan JE

8 Juli 2022 19:10
we Tv (Foto : ist)

WeTV Rilis Fitur Sewa Konten WeTV Original

30 April 2022 00:16
istimewa

Dari Game Mobile Legend, Zeva Christian Buktikan Gen Z Bisa Hasilkan Cuan Miliaran

26 September 2023 16:27
Kertas Basuki Rachmat

Kejagung Sita Aset Kertas Basuki Rachmat Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen 

22 Maret 2022 12:00
King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

2 Desember 2022 15:06
HOTS Championship

Waw, Transaksi HOTS Championship Season IV Mirae Asset Sekuritas Rp19 Triliun

7 Juli 2021 21:36 - Updated on 8 Juli 2021 19:40

Pilihan Redaksi

PTBA

Kerek Performa, Bukit Asam Digitalisasi Operasional Pertambangan

5 Oktober 2022 15:27
Erajaya

Ini Alasan Pefindo Patenkan Peringkat idA Erajaya Swasembada

7 Oktober 2021 16:27
Mitrabahtera

Raih Fasilitas Rp570 Miliar, Mitrabahtera Segara Bangun Kapal Baru

9 Juli 2022 12:27
Kompetisi Online Customaxi 2021 Berakhir, Berikut Jawaranya

Kompetisi Online Customaxi 2021 Berakhir, Berikut Jawaranya

24 Desember 2021 20:14
United Tractors

Diversifikasi Usaha, United Tractors Perkuat Segmen Tenaga Listrik

3 Januari 2022 16:27
Pendapatan Terbang 281 Persen, Bakrie Telecom Defisit Rp18 Triliun

Pendapatan Terbang 281 Persen, Bakrie Telecom Defisit Rp18 Triliun

23 Juli 2024 19:27
Genjot Lini Digital, Bank Mandiri Guyur Entitas Erajaya Rp7,6 Triliun

Genjot Lini Digital, Bank Mandiri Guyur Entitas Erajaya Rp7,6 Triliun

20 September 2023 12:27
Komposer Hans Zimmer di karpet merah Festival Film Venesia ke-78, 3 September 2021.

Komposer Hans Zimmer Dedikasikan Piala Oscar untuk Sutradara

24 Februari 2022 19:10
Indosat

Eksekusi 4,65 Miliar Saham Rampung, Berikut Sejumlah Pengendali Indosat

26 Januari 2022 19:27
pelecehan seksual

Miris! Wanita Tega Eksploitasi Anak Dibawah Umur

16 Juli 2021 21:02

About

indoposnews.co.id

“Berita Terbaru Indonesia”
Alamat :
Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta.
Telepon : 02174773761
Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Follow us

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
indoposnews.co.idLogo Header Menu