• Redaksi
Jumat, Mei 1, 2026
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
No Result
View All Result
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
Home Headline Utama

Start Hidup

abu by abu
4 Mei 2023 05:27 - Updated on 7 Mei 2023 10:26
Syech Panji Gumilang

Jemaah Salat Idulfitri Al-Zaytun. FOTO - ISTIMEWA

Share on FacebookShare on Twitter

indoposnews.co.id – ”LIFE begins at 70,” ujar Syech Panji Gumilang, pimpinan tertinggi Pondok Pesantren Al-Zaytun, Indramayu, Jabar. Syech mengucapkan itu kepada wartawan Radar Indramayu Adun Sastra yang menemuinya Selasa sore lalu. Adun tinggal di pantai antara Cirebon dan Indramayu, membuka pertemuan itu dengan pertanyaan pembuka: apakah Syech rajin olahraga. Kok di usia 76 masih kelihatan gagah, sehat, dan gesit. Apalagi postur tubuhnya tinggi besar.

Syech Panji ternyata rajin olahraga. Jalan kaki. Sesekali bersepeda. Kompleks pondok 200 hektare –dari tanahnya 1.200 hektare– tentu ideal untuk olahraga jalan kaki. Sambil inspeksi ke segala sudut pesantren. “Hidup itu sebenarnya dimulai dari umur 70.” Itu kalimat penyemangat bagi orang lanjut usia. Bagi Syech Panji, itu bukan hanya kalimat penghibur. Kelihatannya Syech Panji benar-benar memulai sesuatu yang besar di umur 76 tahun: membangun galangan kapal.

Wartawan Adun diterima Syech Panji di galangan kapal itu. Di pantai utara Indramayu. Yakni di Pantai Eretan Kulon. Tidak jauh dari jalan raya Pantura. Di situ alat-alat berat lagi bekerja. Tahap pertama akan membangun 12 kapal. Yakni kapal nelayan ukuran besar. Dari kayu. Kawasan itu kelihatannya akan terus dikembangkan menjadi galangan besar. Orang setempat mengenal lokasi itu sebagai Pantai Darussalam. Itu karena pernah ada pesantren Darussalam di dekat situ.

Baca Juga

BNI Perkuat Keterbukaan Informasi, Lindungi Diaspora Hong Kong dari Kejahatan Keuangan

Kementerian Desa Perkuat Kolaborasi CSR Bersama ISSF untuk Percepatan Pembangunan Desa

Solutif, eufy Hadirkan Pompa ASI Handsfree dengan Teknologi HeatFlow™

Bank CIMB Niaga Salurkan Dividen Rp4,06 Triliun, Cair 13 Mei

Baca juga: Zaytun Sampang 

Lalu ada masalah keluarga. Tidak berlanjut. Adun lebih senang diterima di galangan kapal itu. Lebih dekat rumah. Kalau harus ke pesantren Al-Zaytun perlu perjalanan 2 jam. Rupanya lokasi itu di pertengahan antara Al-Zaytun, dan rumah Adun. Begitu banyak kalimat ”penghibur” bagi orang berumur 70-an tahun. Anda bisa lihat di Google. Misalnya: ”menjadi 70 itu hebat”, ”Umur 70 itu luar biasa”, ”Umur 70 itu sama dengan umur 50 baru”, ”Begitu umur 70 bisa melakukan apa saja tanpa beban”.

Dan Syech Panji masih bisa mulai membangun galangan kapal: PT Pelabuhan Samudra Biru. Dari nol. Galangan kapal, saat ini, bisnis terlaris: antre untuk bisa membeli kapal baru, sangat panjang. Tentu banyak pertanyaan bernada curiga: dari mana Syech Panji, yang ilmu agamanya begitu tinggi, bisa mendapat uang begitu banyak. Bisa membeli tanah 1.200 hektare, membangun pesantren seluas 200 hektare, dengan bangunan-bangunan begitu mentereng.

Jarang orang menghargai kerja keras, kesungguhan, dan kegigihan. Pertanyaan sama juga menimpa KH Asep Saifudin Chalim, Surabaya. Yang dalam waktu pendek bisa membangun pesantren Amanatul Ummah di Pacet begitu besar. Tanahnya meluas begitu cepat: kini sudah sekitar 100 hektare. Sudah bisa bikin perguruan tinggi. Bahkan sudah membuka S-2 dan S-3. Orang tidak mau tahu bahwa tiap malam Kiai Asep hanya bisa tidur 2 atau 3 jam.

Baca juga: Mao Junior

Al-Zaytun kini memiliki sekitar 15 ribu santri. Uang sekolahnya USD3 ribu. Yakni untuk sekolah di Al-Zaytun 6 tahun. Sejak tamat SD sampai lulus SMA. Seperti juga Gontor, sistem disiplin santri Al-Zaytun sangat tinggi. Termasuk perlakuan terhadap tamu. Penguasaan bahasa Arab dan Inggris juga dipentingkan. Lulus ujian nasional 100 persen. “Saya masih ingin santri harus menguasai bahasa Mandarin. Tapi belum ada guru-gurunya,” ujar Syech Panji. 

“Saya harus kirim dulu orang-orang untuk belajar di sana (Tiongkok),” katanya. Kenapa pesantren itu diberi nama Al-Zaytun? “Spontan saja,” jawabnya. Waktu itu, tahun 1993, yayasan yang ia dirikan mengajukan izin mendirikan pesantren. Ketika Syech lagi di Gresik, ziarah ke makam ayahandanya di Dukun, ada telepon dari kantor Kementerian Agama Indramayu. “Kok di surat permohonan belum mencantumkan nama pesantren,” ujar Syech menirukan telepon yang diterima.

Kebetulan Syech lagi membaca bagian Quran yang disebut surat At-Tin. Semula, di sambungan telepon itu, Syech ingin memberi nama pesantrennya itu At-Tin. Tapi diingatkan oleh penelpon. Nama At-Tin sudah dipakai oleh Ibu Tien, istri Presiden Soeharto. Yakni untuk nama masjid di Taman Mini Indonesia Indah. “Ya sudah, Zaytun saja,” jawab Syech kala itu. Buah Tin dan buah Zaytun memang disebut di Quran di ayat yang sama. Disebut beriringan. 

Baca juga: Lebaran Prabowo

Bahkan dalam konteks sebagai sumpah Tuhan: “Demi Tin dan Zaytun”. Syech Panji memang bakat dagang. Sejak kecil. Ketika masih di sekolah dasar di Dukun pun, ia sudah menjalankan tugas jualan hasil bumi dan ternak. Ayahnya memang kepala desa tapi juga petani. Ia sering ke pasar menjual hasil pertanian dan ternak, seperti telur. “Zaman saya kecil jual belinya masih lebih banyak pakai sistem barter,” katanya. Sebagai anak dari keluarga Madura kerja seperti itu sudah biasa.

Istri Panji Sunda. Dari Banten. Banten Sunda: Umi Farida Al-Widad. Umi ini berdiri di barisan depan waktu salat Idulfitri yang lalu. Yang bikin heboh itu. Sebenarnya, hari itu banyak juga wanita ikut salat. Tapi di lantai bawah. Terpisah dari laki-laki. Hanya 1 Umi ada di lantai bersama laki-laki itu. Praktik baru seperti itu juga bukan sebuah kebiasaan di Al-Zaytun. Sehari-hari praktik salat berjamaahnya tidak berbeda. Pun ketika salat Jumat. 

Justru ketika salat sunah (bukan keharusan) Idulfitri kemarin mengundang ribut. Dr Nurcholish Madjid juga bikin ribut. Yakni ketika ia menjadi tokoh pembaharuan pemikiran Islam. Ributnya bukan main. Kala itu. Sekarang kalau ada orang bicara seperti Cak Nur tidak ada lagi yang kaget. Syech Panji melakukan pembaharuan tidak lagi di pemikiran, tapi dalam praktik. Ribut sekali. Entah 30 tahun yang akan datang. (Dahlan Iskan)

Tags: Al-ZaytunJawa BaratKontroversiMulai HidupPimpinanPonpes ModernSyech PanjiUsia 70 Tahun

Berita Terkait

BNI Perkuat Keterbukaan Informasi, Lindungi Diaspora Hong Kong dari Kejahatan Keuangan
Ekonomi

BNI Perkuat Keterbukaan Informasi, Lindungi Diaspora Hong Kong dari Kejahatan Keuangan

2026/04/30
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi bersama ISSF menggelar kegiatan CSR (Istimewa )
Nasional

Kementerian Desa Perkuat Kolaborasi CSR Bersama ISSF untuk Percepatan Pembangunan Desa

2026/04/22
Solutif, eufy Hadirkan Pompa ASI Handsfree dengan Teknologi HeatFlow™
Ekonomi

Solutif, eufy Hadirkan Pompa ASI Handsfree dengan Teknologi HeatFlow™

2026/04/21
Bank CIMB Niaga Salurkan Dividen Rp4,06 Triliun, Cair 13 Mei
Ekonomi

Bank CIMB Niaga Salurkan Dividen Rp4,06 Triliun, Cair 13 Mei

2026/04/18
Navigasi Pasar, Sucor Sekuritas Hadirkan Stock Idea Festival 2026
Ekonomi

Navigasi Pasar, Sucor Sekuritas Hadirkan Stock Idea Festival 2026

2026/04/12
Jumbo! BRI Obral Dividen Rp52,1 Triliun
Ekonomi

Jumbo! BRI Obral Dividen Rp52,1 Triliun

2026/04/10

Populer

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

6 Januari 2022 15:59
Ade Jona Prasetyo

Sosok Ayah Inspirasi Ade Jona Prasetyo Raih Kesuksesan

25 Oktober 2021 13:24
Karnaval SCTV

Karnaval SCTV Digelar di Bogor, Catat Tanggal, dan Intip Para Bintangnya

15 Juli 2022 11:11
Lucy In The Sky

Kendalikan Lucy In The Sky, Ini Bisnis yang Digeluti Delta Wibawa Bersama

23 April 2022 13:27
Jumpa pers PT.HDI menyingkapi kasus hukum yang menimpa JE di kantor PT. HDI di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/7)I

Langgar Kode Etik, HDI Hentikan Keanggotaan JE

8 Juli 2022 19:10
we Tv (Foto : ist)

WeTV Rilis Fitur Sewa Konten WeTV Original

30 April 2022 00:16
istimewa

Dari Game Mobile Legend, Zeva Christian Buktikan Gen Z Bisa Hasilkan Cuan Miliaran

26 September 2023 16:27
Kertas Basuki Rachmat

Kejagung Sita Aset Kertas Basuki Rachmat Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen 

22 Maret 2022 12:00
King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

2 Desember 2022 15:06
HOTS Championship

Waw, Transaksi HOTS Championship Season IV Mirae Asset Sekuritas Rp19 Triliun

7 Juli 2021 21:36 - Updated on 8 Juli 2021 19:40

Pilihan Redaksi

Tangkapan layar trailer film my Sissy Girl. (indoposnews/falconpictures)

My Sassy Girl Tayang 23 Juni, Berikut Sinopsisnya

26 Mei 2022 22:57
Catat! Ini Timeline Dividen Multi Spunindo Rp29 Miliar

Catat! Ini Timeline Dividen Multi Spunindo Rp29 Miliar

25 Juni 2024 08:57
PSMS Medan

Lima Pemain PSMS Medan Dikeluarkan

22 Juni 2021 09:30
PTPP

Mantap, PTPP Amankan Kontrak Baru Rp13,48 Triliun

26 Oktober 2021 12:45
Waskita Karya

Kerek Potensi, Waskita Karya Sukti Modal TJT Rp178 Miliar

15 Juli 2023 17:27
ITS Siapkan 1.644 Slot Mahasiswa Baru

ITS Siapkan 1.644 Slot Mahasiswa Baru

24 Maret 2022 00:07
Jes Tanjung Gawangi Halalbihalal Komunitas Wanita Minang Indo Jalito Peduli

Jes Tanjung Gawangi Halalbihalal Komunitas Wanita Minang Indo Jalito Peduli

24 Mei 2023 23:13 - Updated on 26 Mei 2023 19:04
Unilever Indonesia

Mantul, Unilever Indonesia Catat Laba Bersih Rp2,02 Triliun

9 Mei 2022 07:00 - Updated on 10 Mei 2022 09:06
Sritex

Sritex Bisa Bernapas Lega, Tengok Penyebabnya

7 Desember 2021 10:55
Puteri Indonesia 2022, Laksmi Shari De Neefe Suardana (indoposnews/instagram)

Puteri Indonesia 2022 Laksmi Shari Ambil Bagian Dalam G20

30 Mei 2022 14:49

About

indoposnews.co.id

“Berita Terbaru Indonesia”
Alamat :
Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta.
Telepon : 02174773761
Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Follow us

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
indoposnews.co.idLogo Header Menu