• Redaksi
Jumat, Oktober 23, 2026
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
No Result
View All Result
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
Home Headline Utama

Zaytun Sampang

abu by abu
3 Mei 2023 05:27 - Updated on 5 Mei 2023 21:25
Panji Gumilang

Syech Panji Gumilang kala bersama wartawan Radar Indramayu. FOTO - ISTIMEWA

Share on FacebookShare on Twitter

indoposnews.co.id – SIAPAKAH orang Kristen ikut salat Idul Fitri di pesantren Al-Zaytun Indramayu itu? “Lho itu kan teman Anda…,” jawab Syech Panji Gumilang, pimpinan tertinggi pesantren modern itu. Saya memang minta tolong wartawan di Indramayu untuk bertemu Syech Panji. Ia wartawan Radar Indramayu. Namanya: Adun Sastra. Alumni Unwir: Universitas Wiralodra Indramayu. Wiralodra adalah bupati pertama Indramayu, sebelum kakek Anda lahir.

Lewat HP wartawan Adun, Syech Panji minta bicara dengan saya. Maka langsung saja saya tanya soal siapa orang Kristen itu. Yang ketika salat Idulfitri ia duduk di kursi di saf paling depan. “Jadi, saya kenal orang itu?” tanya saya. “Ya kenallah…. Ia juga wartawan,” ujar Syech Panji. “Wartawan Indramayu?” tanya saya lagi. “Wartawan Jakarta. Saya kenal baik. Sejak lama sekali,” jawabnya. “Siapa ya namanya?” tanya saya penasaran. “Robin Simanullang…,” jawabnya. “Oh…Ch Robin Simanullah”.

Menjelang Idulfitri kemarin Syech Panji menghubungi wartawan itu. Robin ditawari apakah mau berlebaran di Al-Zaytun. Agar terjadi saling pemahaman yang baik antar umat beragama. Syech Panji selalu membawa prinsip toleransi dalam beragama. Tidak ada maksud lain. Maka ributlah media sosial. Berhari-hari. Berminggu. Apalagi ada pula jamaah wanita yang dalam salat itu berdiri di saf depan. Itu dianggap menyeleweng dari praktik keagamaan. Kok wanita tidak berdiri di belakang laki-laki.

Baca Juga

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5

Transformasi Underwriting Berbasis Data

Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif

Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN

Baca juga: Mao Junior 

Siapa wanita tersebut? Itu tak lain adalah istri Syech Panji sendiri. Saya ngobrol panjang dengan Syech Panji. Lewat telepon genggam. Ternyata Syech Panji itu orang Madura, hanya lahir di Gresik. Tepatnya di desa Dukun, Kecamatan Sidayu. Leluhurnya dari Sampang. “Waktu saya lahir, Dukun itu masuk Kabupaten Surabaya. Gresik itu masih kecamatan,” kenangnya. Ayah Syech Panji, kepala desa di Dukun. Setamat sekolah rakyat (SD), Panji melanjutkan sekolah ke Pondok Pesantren Peterongan, Jombang.

Ia diajak ke sana. Kebetulan pamannya di pondok Peterongan, sebelah timur Jombang. “Sama-sama di pondok saya akan pilih di Maskumambang saja. Sama saja. Lebih dekat rumah,” katanya mengingat waktu kecil. Lalu Panji diajak pula melihat pondok di Kaliwungu, sebelah barat Semarang. Ada paman lain di pondok Kaliwungu. Akhirnya Panji memilih sekolah di Pondok Modern Gontor, Ponorogo. Yakni pondok siswanya harus bisa bahasa Arab, dan bahasa Inggris –yang masih langka di zaman itu. 

Santri pondok Gontor juga campur antara NU, dan Muhammadiyah. Dari Gontor, Panji meneruskan kuliah di IAIN Syarief Hidayatullah, Ciputat, Jakarta. Ia mengambil jurusan sulit: Adab. Yakni sastra Arab dan Islam. IAIN Ciputat saat itu diakui paling maju kajian Islamnya. Tokoh-tokoh pemikir Islam lahir dari sana. Termasuk pembaharu pemikiran Islam, Dr Nurcholish Madjid. Di Ciputat Panji menjadi aktivis mahasiswa. Ia masuk Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Baca juga: Lebaran Prabowo 

Ia pernah menjadi pengurus cabang Ciputat di saat Nurcholish Madjid menjadi ketua umum PB HMI. “Saya ikut menyuarakan agar Cak Nur dipilih kembali untuk periode kedua,” ujar Panji. Yakni ketika HMI mengadakan muktamar di Malang. Setamat IAIN, Panji menjadi pengajar di Matla’ul Anwar. Yakni pesantren yang dekat dengan Golkar.  Zaman itu ada sayap pendidikan Islam di Golkar. Namanya GUPPI –Gabungan Usaha Pembaharuan Pendidikan Islam.

Banyak sekali pesantren yang masuk GUPPI, termasuk jaringan pesantren keluarga saya di Magetan. Saya masih kelas 3 Aliyah saat itu. Sering diajak apel pemenangan Golkar. Pesantren Peterongan dengan KH Musta’in Romli juga masuk GUPPI. Demikian juga pesantrennya KH Thohir Wijaya Blitar. Banyak sekali bantuan Golkar yang diberikan ke pesantren-pesantren grup GUPPI. Guru-gurunya diangkat jadi pegawai negeri. Madrasahnya dibangun. Fasilitasnya dilengkapi.

Itu menimbulkan kecurigaan dan kecemburuan politik luar biasa. Madrasah yang ”masuk Golkar” dianggap kurang berjuang untuk Islam. Kecurigaan itu sangat tinggi karena mayoritas pondok pesantren kala itu memihak ke PPP. Kecurigaan kepada Al-Zaytun lebih-lebih lagi. Pesantren ini selalu dikaitkan dengan Negara Islam Indonesia (NII)-nya Kartosuwiryo. Yakni pemberontakan Islam di Jawa Barat tahun 1950-an. “Persoalan NII sudah selesai tahun 1962,” ujar Panji Gumilang suatu saat. 

Baca juga: Ganjar Lebaran 

Saya salah sangka. Saya kira Syech Panji Gumilang itu orang Sunda. Saking seringnya dikaitkan dengan gerakan Islam di Jabar itu. Penyebab salah sangka lainnya: saya pikir Panji Gumilang itu nama Sunda. Seperti, misalnya, Adun Sastra. “Anda ini bagaimana,” ujar Syech Panji lantas tertawa. “Nama gubernur Jatim yang legendaris yang tokoh Madura itu kan Raden Panji Muhammad Noer,” tambahnya. Soal NII itu selalu muncul kembali setiap menjelang Pemilu. Di zaman Orde Baru. 

Seperti soal PKI di zaman ini. Banyak tokoh Islam, pun kelas kecamatan, yang orientasi ideologinya NII ditangkapi. Banyak orang Islam takut. Golkar selalu menang mutlak. Yang paling dramatis adalah munculnya Komando Jihad dipimpin Haji Ismail Pranoto. Ia ditangkap. Ketika diadili di Surabaya, Hispran, nama panggilannya, mengaku polos: sehari-sehari ia berkantor di Bakin (Badan Koordinasi Intelijen Negara). Ruang kerjanya di sebelah ruang kerja Kepala Bakin Ali Murtopo.

Tidak hanya itu. Syech Panji juga sering diisukan sebagai berpaham Wahabi. Ia tertawa-tawa disinggung soal itu. “Berarti saya ini Wahabi yang rajin ziarah ke makam,” guraunya. Hampir tiap bulan Syech Panji ke makam ayah-ibunya di Dukun. “Saya kan tidak bisa lagi mengabdi ke orang tua. Yang bisa saya lakukan adalah mendoakan,” katanya. Bahkan keluarga besarnya di Dukun, yang selama ini tidak mau ziarah ke makam, kini ikut dirinya ke makam.

Baca juga: Lebaran Separo Babak 

Maka Idul Fitri tahun ini hebohnya dua kali. Heboh hari Lebarannya dan heboh salat di Al-Zaytun yang ramai itu. Kenapa baru tahun ini salatnya berjarak? Kenapa tidak sejak dulu-dulu? “Dulu masjid kami masih kecil. Hanya 30 x 30 meter,” katanya. “Sekarang masjid kami besar, 100 x 100 meter. Enam lantai,” tambahnya. Berarti luas bangunan masjid baru itu 1 hektare. Kalau enam lantai berarti 6 hektare. Itu digunakan untuk pembelajaran anak didik. 

Baik soal wanita, soal jaga jarak dan soal non-Muslim ikut masuk masjid Syech Panji punya dalil ia pegang. “Ternyata hukum wanita di barisan depan itu hanya makruh ya…?” kata saya. “Saya tidak mau mengatakan makruh, haram, sunnah, atau mubah,” katanya. Ia berpegang pada ayat Quran yang menegaskan kesamaan derajat laki-laki beriman dan wanita beriman.

Bahkan untuk perlunya salat berjarak yang lapang itu Syech Panji lebih telak lagi. “Jangan sampai salat kita terganggu karena jarak mepet. Misalnya ternyata sebelah kita baru makan petai atau lainnya,” katanya di suatu forum. (Dahlan Iskan)

Tags: Al-Zaytundahlan iskanEks Menteri BUMNPanji GumilangRadar IndramayuSalat IdulfitriSembahyang

Berita Terkait

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5
Ekonomi

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5

2026/10/21
Transformasi Underwriting Berbasis Data
Ekonomi

Transformasi Underwriting Berbasis Data

2026/09/29
Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif
Ekonomi

Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif

2026/09/25
Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN
Ekonomi

Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN

2026/09/25
Luxpawn Buka Lounge Kedua, Jajakan Pembiayaan Aset Bernilai Prestisius
Ekonomi

Luxpawn Buka Lounge Kedua, Jajakan Pembiayaan Aset Bernilai Prestisius

2026/09/17
SNADA Indonesia 2026 Perkenalkan “Suara dan Nada dari Indonesia Timur”
Ekonomi

SNADA Indonesia 2026 Perkenalkan “Suara dan Nada dari Indonesia Timur”

2026/09/04

Populer

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

6 Januari 2022 15:59
Ade Jona Prasetyo

Sosok Ayah Inspirasi Ade Jona Prasetyo Raih Kesuksesan

25 Oktober 2021 13:24
Karnaval SCTV

Karnaval SCTV Digelar di Bogor, Catat Tanggal, dan Intip Para Bintangnya

15 Juli 2022 11:11
Lucy In The Sky

Kendalikan Lucy In The Sky, Ini Bisnis yang Digeluti Delta Wibawa Bersama

23 April 2022 13:27
Jumpa pers PT.HDI menyingkapi kasus hukum yang menimpa JE di kantor PT. HDI di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/7)I

Langgar Kode Etik, HDI Hentikan Keanggotaan JE

8 Juli 2022 19:10
we Tv (Foto : ist)

WeTV Rilis Fitur Sewa Konten WeTV Original

30 April 2022 00:16
istimewa

Dari Game Mobile Legend, Zeva Christian Buktikan Gen Z Bisa Hasilkan Cuan Miliaran

26 September 2023 16:27
Kertas Basuki Rachmat

Kejagung Sita Aset Kertas Basuki Rachmat Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen 

22 Maret 2022 12:00
HOTS Championship

Waw, Transaksi HOTS Championship Season IV Mirae Asset Sekuritas Rp19 Triliun

7 Juli 2021 21:36 - Updated on 8 Juli 2021 19:40
King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

2 Desember 2022 15:06

Pilihan Redaksi

vitamin c

Update ! Keluhan Lambung Bisa Terdeteksi Apakah Maag atau Tidak

23 April 2022 00:45
Ilustrasi (Pexels)

Tiga Prinsip yang Terkait dengan Rumah Berkelanjutan

23 Maret 2022 06:20
HKMU

Divestasi 157 Juta Lembar, Pengendali HK Metals Utama Kempit Duit Rp10,99 Miliar

12 Desember 2021 17:57
Jang Ki Yong dan Song Hye Kyo Rilis Tampilan Romantis Dalam Drama ‘Now, We Are Breaking Up’

Jang Ki Yong dan Song Hye Kyo Rilis Tampilan Romantis Dalam Drama ‘Now, We Are Breaking Up’

5 Oktober 2021 22:49
Pakuan

Pakuan Akuisisi Jakarta Investindo Indonesia Rp145 Miliar, Dananya dari Mana?

30 Agustus 2021 13:30
Medical Tourism

Kembangkan Medical Tourism, Butuh Sinergi Seluruh Elemen

21 Desember 2021 15:55
Pluang

Koleksi Suntikan Pendanaan USD55 Juta, Pluang Ekspansi ke Asia Tenggara

13 Januari 2022 07:27
joko widodo

Presiden Joko Widodo Bertolak Menuju Jawa Timur

19 Agustus 2021 08:53
BTN Syariah

Siap-Siap! BTN Syariah Bakal Libas Perbankan Syariah Nasional

30 Januari 2025 09:57
Aneka Tambang

Hadapi PKPU, Tim Pengacara Kejagung Backup Antam 

23 Desember 2023 13:57

About

indoposnews.co.id

“Berita Terbaru Indonesia”
Alamat :
Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta.
Telepon : 02174773761
Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Follow us

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
indoposnews.co.idLogo Header Menu