• Redaksi
Kamis, Oktober 22, 2026
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
No Result
View All Result
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
Home Headline Utama

Lebaran Separo Babak

abu by abu
21 April 2023 05:27
Lebaran Separo Babak

Idulfitri

Share on FacebookShare on Twitter

indoposnews.co.id – DI HARI setengah Lebaran ini saya ingin mengungkapkan gejolak perasaan saya: sebenarnya saya sering ingin menanggapi langsung komentar di disway.id. Terutama menyangkut diri saya. Saya pernah coba ingin masuk panggung komentar. Gagal. Tidak semudah saya bayangkan. Dari situ saya ingin memuji pembaca yang sering posting komentar: kok tabah ya menghadapi kesulitan meng-upload komentar seperti itu. Tapi saya syukuri kegagalan itu. 

Lalu saya putuskan tidak usah menanggapi komentar. Nanti justru terasa nyinyir. Suka bela diri. Juga terasa menjadi dominan: seolah sayalah pemilik Disway. Biarlah disway.id ini didominasi komentator. Terutama perusuh. Bahkan perusuh yang nakal. Saya juga rela –ada lagu dangdut ”aku rela”– ketika ada komentar yang mengatakan Disway ini menariknya justru di komentar. Bukan di artikel saya. Kian banyak saja yang membaca Disway dimulai dari membaca komentar. 

Maka nama-nama komentator tertentu lebih populer dari nama saya. Salah satu yang ingin saya komentari adalah: komentar soal batuk yang tidak berhenti-berhenti itu. Apalagi disertai pengalaman pribadinya: batuknya tidak kunjung berhenti pun setelah diberi obat dokter. Lalu ia –hayo mengaku siapa nama Anda sebenarnya– menemukan sendiri cara menghentikan batuknya. Yakni tidak usah makan obat. Cukup mengubah cara makan.

Baca Juga

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5

Transformasi Underwriting Berbasis Data

Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif

Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN

Baca juga: Safari Aladin

Menurut komentar tersebut, sejak itu ia selalu makan dengan tidak terburu-buru. Ia sabar mengunyah makanan sampai 50 kali. Baru ditelan. Batuk berhenti. Intinya: penyebab sakit, pencernaan kurang baik. Makanan perlu dikunyah 50 kali agar tercampur sempurna dengan air liur. Saya pernah membaca: gigi adalah alat pencernaan. Salah satunya. Dulu saya kira gigi itu hanya alat kunyah saja. Saya lupa: tanpa dikunyah dengan baik maka beban pencernaan kita dalam perut sangat berat. 

Kadang melebihi kemampuannya. Apalagi di hari setengah Lebaran seperti hari ini. Setelah membaca komentar itu saya mencoba melakukan apa yang disarankan. Ada yang lucu: kalau kita mengunyah makanan sampai 50 kali, ternyata kita tidak perlu menelan makanan itu. Dalam kunyahan ke 45 sudah banyak makanan yang mengalir sendiri ke tenggorokan. Tentu itu tergantung pada apa yang dikunyah. Saat itu, saya lagi di Wuhan. Setelah dari Tianjin dan Beijing. 

Saya makan malam dengan temannya teman di Wuhan. Makan tahu. Kebetulan teman-teman saya pada asyik ngobrol. Saya bisa mengunyah lama tanpa diperhatikan. Di kunyahan ke-35 sudah separo potongan tahu masuk kerongkongan. Mengalir sendiri begitu saja. Mungkin saking lembutnya. Lalu saya makan daging lada hitam. Potongan dagingnya saya pilih paling besar. Sampai kunyahan ke-40 masih terasa. Di kunyahan ke-45 sebagian sudah tertelan sendiri. 

Baca juga: Menuju Tiongkok 

Maka sampai di kunyahan ke-50 tinggal sisa-sisanya. Tapi itu juga berarti dagingnya memang empuk. Maknyus. Bayangkan kalau itu kikil yang masih banyak terikut tulang mudanya. Pasti beda. Rasanya, doktrin komentator ”harus 50 kali” itu tidak harus. Tergantung apa yang dimakan. Juga seberapa banyak volume makanan yang masuk mulut. Mungkin doktrin 50 kali itu khusus untuk makanan yang sulit dicerna. Saya mencoba lagi ketika buka puasa di Changsha, ibu kota provinsi Hunan. 

Tempat kelahiran Mao Zedong, pendiri partai komunis Tiongkok. Saya makan nasi. Pakai sumpit. Dalam kunyahan ke-30 semua nasi sudah hilang dari mulut. Secara otomatis. Itu karena nasinya tidak banyak. Saya belum ahli makan nasi pakai sumpit. Beda dengan makan nasi pakai tangan sendiri. Apalagi waktu muda dulu. Satu pulukan saja bisa sampai membuat pipi tembem. Waktu itu semangat memuluknya disertai rasa takut: nasinya keburu dihabiskan kakak-adik.

Intinya: kalau makan jangan terburu-buru. Terutama di hari setengah Lebaran seperti ini. Kunyahlah sampai sempurna. Suatu saat istri saya kabungkalanan. Dia menuding-nuding air di sebelah saya tanpa bisa berkata-kata. Saya tahu maksudnyi: ambilkan air itu. Dia pun meneguk air itu. Kabungkalanan-nyi pun teratasi. Minum air sering dianggap sebagai cara ampuh mengatasi kabungkalanan. Itu betul. Tapi tidak pernah dipikirkan mengapa sampai terjadi kabungkalanan. 

Baca juga: Safari Nanjing

”Mungkin lagi dibicarakan orang,” ujar istri. Saya berharap istri saya sudah membaca komentar soal 50 kali kunyah itu. Cara terbaik mencegah kabungkalanan adalah: patuhi doktrin kunyah 50 kali. Setidaknya 70 persennya. Setidaknya lagi punya daftar: makanan jenis apa harus dikunyah berapa kali. Saya mencoba mengunyah lebih banyak untuk jenis makanan yang keras, berminyak, berlemak, dan yang sulit ditelan seperti kuning telur.

Saya juga ingin mengunyah lebih banyak untuk jenis makanan seperti durian. Agar sebagian bahayanya diambil alih oleh liur. Tapi untuk durian saya selalu gagal mengunyahnya, pun hanya 25 kali. Sebagian karena durian itu lembut. Sebagian lagi karena ingin melahap durian berikutnya. Untung tidak ada sajian durian di meja-meja setengah Lebaran hari ini. Mohon maaf Lahir Batin. (Dahlan Iskan)

Tags: diswayHisabidulfitriRu'yahSafari RamadanSeparo BabakSetengah Lebaran

Berita Terkait

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5
Ekonomi

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5

2026/10/21
Transformasi Underwriting Berbasis Data
Ekonomi

Transformasi Underwriting Berbasis Data

2026/09/29
Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif
Ekonomi

Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif

2026/09/25
Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN
Ekonomi

Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN

2026/09/25
Luxpawn Buka Lounge Kedua, Jajakan Pembiayaan Aset Bernilai Prestisius
Ekonomi

Luxpawn Buka Lounge Kedua, Jajakan Pembiayaan Aset Bernilai Prestisius

2026/09/17
SNADA Indonesia 2026 Perkenalkan “Suara dan Nada dari Indonesia Timur”
Ekonomi

SNADA Indonesia 2026 Perkenalkan “Suara dan Nada dari Indonesia Timur”

2026/09/04

Populer

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

6 Januari 2022 15:59
Ade Jona Prasetyo

Sosok Ayah Inspirasi Ade Jona Prasetyo Raih Kesuksesan

25 Oktober 2021 13:24
Karnaval SCTV

Karnaval SCTV Digelar di Bogor, Catat Tanggal, dan Intip Para Bintangnya

15 Juli 2022 11:11
Lucy In The Sky

Kendalikan Lucy In The Sky, Ini Bisnis yang Digeluti Delta Wibawa Bersama

23 April 2022 13:27
Jumpa pers PT.HDI menyingkapi kasus hukum yang menimpa JE di kantor PT. HDI di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/7)I

Langgar Kode Etik, HDI Hentikan Keanggotaan JE

8 Juli 2022 19:10
we Tv (Foto : ist)

WeTV Rilis Fitur Sewa Konten WeTV Original

30 April 2022 00:16
istimewa

Dari Game Mobile Legend, Zeva Christian Buktikan Gen Z Bisa Hasilkan Cuan Miliaran

26 September 2023 16:27
Kertas Basuki Rachmat

Kejagung Sita Aset Kertas Basuki Rachmat Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen 

22 Maret 2022 12:00
HOTS Championship

Waw, Transaksi HOTS Championship Season IV Mirae Asset Sekuritas Rp19 Triliun

7 Juli 2021 21:36 - Updated on 8 Juli 2021 19:40
King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

2 Desember 2022 15:06

Pilihan Redaksi

Bumi Resources

Kecanduan, Bambang Sihono Kembali Serok 172,17 Juta Saham Bumi Resources

8 Februari 2022 16:27
Sumber Global

Edisi 2021, Sumber Global Catat Laba Bersih Rp199,87 Miliar

8 Mei 2022 09:27
Perintis Properti

Bengkak 44.866 Persen, Perintis Properti Tekor Rp26 Miliar

13 September 2023 11:27
Surplus 28 Persen, PGN Membukukan Laba USD186,6 Juta

Surplus 28 Persen, PGN Membukukan Laba USD186,6 Juta

27 Agustus 2024 13:27
Pengamat Nilai Tidak Ada Urgensi Menunda Pemilu

Pengamat Nilai Tidak Ada Urgensi Menunda Pemilu

28 Februari 2022 23:18
Tampil Lebih Garang, ini Wajah Baru Honda Monkey

Tampil Lebih Garang, ini Wajah Baru Honda Monkey

8 Agustus 2021 23:17
Penyanyi dan penulis lagu pop Jamie Miller merilis single terbarunya, “Last Call

Jamie Miller Rilis Single Last Call

25 Maret 2022 13:07
dahlan iskan - indoposnews

Otopsi Ulang

17 Juli 2022 06:29
Jual Miliaran Lembar, Humpuss Transportasi Raup Rp59,10 Miliar

Jual Miliaran Lembar, Humpuss Transportasi Raup Rp59,10 Miliar

2 Oktober 2025 07:27
Penonton Antusias, Cinema XXI Raup Laba Rp742 Miliar

Penonton Antusias, Cinema XXI Raup Laba Rp742 Miliar

10 Maret 2024 11:27

About

indoposnews.co.id

“Berita Terbaru Indonesia”
Alamat :
Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta.
Telepon : 02174773761
Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Follow us

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
indoposnews.co.idLogo Header Menu