• Redaksi
Kamis, Oktober 22, 2026
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
No Result
View All Result
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
Home Headline Utama

Start Hidup

abu by abu
4 Mei 2023 05:27 - Updated on 7 Mei 2023 10:26
Syech Panji Gumilang

Jemaah Salat Idulfitri Al-Zaytun. FOTO - ISTIMEWA

Share on FacebookShare on Twitter

indoposnews.co.id – ”LIFE begins at 70,” ujar Syech Panji Gumilang, pimpinan tertinggi Pondok Pesantren Al-Zaytun, Indramayu, Jabar. Syech mengucapkan itu kepada wartawan Radar Indramayu Adun Sastra yang menemuinya Selasa sore lalu. Adun tinggal di pantai antara Cirebon dan Indramayu, membuka pertemuan itu dengan pertanyaan pembuka: apakah Syech rajin olahraga. Kok di usia 76 masih kelihatan gagah, sehat, dan gesit. Apalagi postur tubuhnya tinggi besar.

Syech Panji ternyata rajin olahraga. Jalan kaki. Sesekali bersepeda. Kompleks pondok 200 hektare –dari tanahnya 1.200 hektare– tentu ideal untuk olahraga jalan kaki. Sambil inspeksi ke segala sudut pesantren. “Hidup itu sebenarnya dimulai dari umur 70.” Itu kalimat penyemangat bagi orang lanjut usia. Bagi Syech Panji, itu bukan hanya kalimat penghibur. Kelihatannya Syech Panji benar-benar memulai sesuatu yang besar di umur 76 tahun: membangun galangan kapal.

Wartawan Adun diterima Syech Panji di galangan kapal itu. Di pantai utara Indramayu. Yakni di Pantai Eretan Kulon. Tidak jauh dari jalan raya Pantura. Di situ alat-alat berat lagi bekerja. Tahap pertama akan membangun 12 kapal. Yakni kapal nelayan ukuran besar. Dari kayu. Kawasan itu kelihatannya akan terus dikembangkan menjadi galangan besar. Orang setempat mengenal lokasi itu sebagai Pantai Darussalam. Itu karena pernah ada pesantren Darussalam di dekat situ.

Baca Juga

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5

Transformasi Underwriting Berbasis Data

Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif

Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN

Baca juga: Zaytun Sampang 

Lalu ada masalah keluarga. Tidak berlanjut. Adun lebih senang diterima di galangan kapal itu. Lebih dekat rumah. Kalau harus ke pesantren Al-Zaytun perlu perjalanan 2 jam. Rupanya lokasi itu di pertengahan antara Al-Zaytun, dan rumah Adun. Begitu banyak kalimat ”penghibur” bagi orang berumur 70-an tahun. Anda bisa lihat di Google. Misalnya: ”menjadi 70 itu hebat”, ”Umur 70 itu luar biasa”, ”Umur 70 itu sama dengan umur 50 baru”, ”Begitu umur 70 bisa melakukan apa saja tanpa beban”.

Dan Syech Panji masih bisa mulai membangun galangan kapal: PT Pelabuhan Samudra Biru. Dari nol. Galangan kapal, saat ini, bisnis terlaris: antre untuk bisa membeli kapal baru, sangat panjang. Tentu banyak pertanyaan bernada curiga: dari mana Syech Panji, yang ilmu agamanya begitu tinggi, bisa mendapat uang begitu banyak. Bisa membeli tanah 1.200 hektare, membangun pesantren seluas 200 hektare, dengan bangunan-bangunan begitu mentereng.

Jarang orang menghargai kerja keras, kesungguhan, dan kegigihan. Pertanyaan sama juga menimpa KH Asep Saifudin Chalim, Surabaya. Yang dalam waktu pendek bisa membangun pesantren Amanatul Ummah di Pacet begitu besar. Tanahnya meluas begitu cepat: kini sudah sekitar 100 hektare. Sudah bisa bikin perguruan tinggi. Bahkan sudah membuka S-2 dan S-3. Orang tidak mau tahu bahwa tiap malam Kiai Asep hanya bisa tidur 2 atau 3 jam.

Baca juga: Mao Junior

Al-Zaytun kini memiliki sekitar 15 ribu santri. Uang sekolahnya USD3 ribu. Yakni untuk sekolah di Al-Zaytun 6 tahun. Sejak tamat SD sampai lulus SMA. Seperti juga Gontor, sistem disiplin santri Al-Zaytun sangat tinggi. Termasuk perlakuan terhadap tamu. Penguasaan bahasa Arab dan Inggris juga dipentingkan. Lulus ujian nasional 100 persen. “Saya masih ingin santri harus menguasai bahasa Mandarin. Tapi belum ada guru-gurunya,” ujar Syech Panji. 

“Saya harus kirim dulu orang-orang untuk belajar di sana (Tiongkok),” katanya. Kenapa pesantren itu diberi nama Al-Zaytun? “Spontan saja,” jawabnya. Waktu itu, tahun 1993, yayasan yang ia dirikan mengajukan izin mendirikan pesantren. Ketika Syech lagi di Gresik, ziarah ke makam ayahandanya di Dukun, ada telepon dari kantor Kementerian Agama Indramayu. “Kok di surat permohonan belum mencantumkan nama pesantren,” ujar Syech menirukan telepon yang diterima.

Kebetulan Syech lagi membaca bagian Quran yang disebut surat At-Tin. Semula, di sambungan telepon itu, Syech ingin memberi nama pesantrennya itu At-Tin. Tapi diingatkan oleh penelpon. Nama At-Tin sudah dipakai oleh Ibu Tien, istri Presiden Soeharto. Yakni untuk nama masjid di Taman Mini Indonesia Indah. “Ya sudah, Zaytun saja,” jawab Syech kala itu. Buah Tin dan buah Zaytun memang disebut di Quran di ayat yang sama. Disebut beriringan. 

Baca juga: Lebaran Prabowo

Bahkan dalam konteks sebagai sumpah Tuhan: “Demi Tin dan Zaytun”. Syech Panji memang bakat dagang. Sejak kecil. Ketika masih di sekolah dasar di Dukun pun, ia sudah menjalankan tugas jualan hasil bumi dan ternak. Ayahnya memang kepala desa tapi juga petani. Ia sering ke pasar menjual hasil pertanian dan ternak, seperti telur. “Zaman saya kecil jual belinya masih lebih banyak pakai sistem barter,” katanya. Sebagai anak dari keluarga Madura kerja seperti itu sudah biasa.

Istri Panji Sunda. Dari Banten. Banten Sunda: Umi Farida Al-Widad. Umi ini berdiri di barisan depan waktu salat Idulfitri yang lalu. Yang bikin heboh itu. Sebenarnya, hari itu banyak juga wanita ikut salat. Tapi di lantai bawah. Terpisah dari laki-laki. Hanya 1 Umi ada di lantai bersama laki-laki itu. Praktik baru seperti itu juga bukan sebuah kebiasaan di Al-Zaytun. Sehari-hari praktik salat berjamaahnya tidak berbeda. Pun ketika salat Jumat. 

Justru ketika salat sunah (bukan keharusan) Idulfitri kemarin mengundang ribut. Dr Nurcholish Madjid juga bikin ribut. Yakni ketika ia menjadi tokoh pembaharuan pemikiran Islam. Ributnya bukan main. Kala itu. Sekarang kalau ada orang bicara seperti Cak Nur tidak ada lagi yang kaget. Syech Panji melakukan pembaharuan tidak lagi di pemikiran, tapi dalam praktik. Ribut sekali. Entah 30 tahun yang akan datang. (Dahlan Iskan)

Tags: Al-ZaytunJawa BaratKontroversiMulai HidupPimpinanPonpes ModernSyech PanjiUsia 70 Tahun

Berita Terkait

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5
Ekonomi

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5

2026/10/21
Transformasi Underwriting Berbasis Data
Ekonomi

Transformasi Underwriting Berbasis Data

2026/09/29
Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif
Ekonomi

Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif

2026/09/25
Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN
Ekonomi

Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN

2026/09/25
Luxpawn Buka Lounge Kedua, Jajakan Pembiayaan Aset Bernilai Prestisius
Ekonomi

Luxpawn Buka Lounge Kedua, Jajakan Pembiayaan Aset Bernilai Prestisius

2026/09/17
SNADA Indonesia 2026 Perkenalkan “Suara dan Nada dari Indonesia Timur”
Ekonomi

SNADA Indonesia 2026 Perkenalkan “Suara dan Nada dari Indonesia Timur”

2026/09/04

Populer

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

6 Januari 2022 15:59
Ade Jona Prasetyo

Sosok Ayah Inspirasi Ade Jona Prasetyo Raih Kesuksesan

25 Oktober 2021 13:24
Karnaval SCTV

Karnaval SCTV Digelar di Bogor, Catat Tanggal, dan Intip Para Bintangnya

15 Juli 2022 11:11
Lucy In The Sky

Kendalikan Lucy In The Sky, Ini Bisnis yang Digeluti Delta Wibawa Bersama

23 April 2022 13:27
Jumpa pers PT.HDI menyingkapi kasus hukum yang menimpa JE di kantor PT. HDI di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/7)I

Langgar Kode Etik, HDI Hentikan Keanggotaan JE

8 Juli 2022 19:10
we Tv (Foto : ist)

WeTV Rilis Fitur Sewa Konten WeTV Original

30 April 2022 00:16
istimewa

Dari Game Mobile Legend, Zeva Christian Buktikan Gen Z Bisa Hasilkan Cuan Miliaran

26 September 2023 16:27
Kertas Basuki Rachmat

Kejagung Sita Aset Kertas Basuki Rachmat Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen 

22 Maret 2022 12:00
HOTS Championship

Waw, Transaksi HOTS Championship Season IV Mirae Asset Sekuritas Rp19 Triliun

7 Juli 2021 21:36 - Updated on 8 Juli 2021 19:40
King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

2 Desember 2022 15:06

Pilihan Redaksi

konser virtula

Gelar Konser Virtual, ini Harga Tiket Pertunjukkan Rossa dan Afgan

17 Februari 2020 20:55 - Updated on 2 April 2021 21:05
MNC Group

Perkuat Posisi, MNC Asia Gulung 306,52 Juta Saham Emiten Jagoan Lo Kheng Hong

31 Agustus 2023 06:27
Devano Danendra Rilis Single 'Hari Paling Bahagia'

Iis Dahlia Menangis Haru Saksikan Jagoannya Merilis Single Hari Paling Bahagia

24 September 2022 17:29
Ilustrasi aktivitas fisik pada anak (indoposonline.NET/Shutterstock)

Manfaat Olahraga Bagi Anak

28 Juli 2021 19:09
Perkuat Pengaruh, Bridge Leed Gulung 200 Juta Saham Mega Manunggal

Perkuat Pengaruh, Bridge Leed Gulung 200 Juta Saham Mega Manunggal

4 Februari 2024 08:27
adegan film India Sweets and Spices

Pembuat Film Geeta Malik Menggunakan Pengalaman Hidup untuk Film ‘India Sweets and Spices’

1 Maret 2022 15:17
Wall Street

Lompatan IHSG Tersandung Penerapan PPKM Mikro Darurat

1 Juli 2021 08:27
Ultra Voucher

Ultra Voucher Optimistis Laba Bersih Meroket 600 Persen

21 September 2021 12:37
Park Eun Bin kini tengah menjadi bahan perbincangan publik

Akting di Drama Extraordinary Attorney Woo, Park Eun Bin jadi Sorotan

31 Juli 2022 08:31
Cilacap Samudera

Mantul, Semester I-2022 Cilacap Fishing Raih Laba Bersih Rp11,65 Miliar

7 Agustus 2022 16:57

About

indoposnews.co.id

“Berita Terbaru Indonesia”
Alamat :
Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta.
Telepon : 02174773761
Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Follow us

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
indoposnews.co.idLogo Header Menu