• Redaksi
Kamis, Oktober 22, 2026
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
No Result
View All Result
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
Home Headline Utama

Suratan Takdir Wagiman 

abu by abu
18 Januari 2023 05:27
Wagiman

Wagiman bersama Dahlan Iskan. FOTO - ISTIMEWA

Share on FacebookShare on Twitter

indoposnews.co.id – SETELAH kaya dan anaknya lulus SMA khusus menghafal Quran, Wagiman memutuskan untuk mulai belajar mengaji. Guru ngajinya, anaknya sendiri. “Kalau panggil guru dari luar saya malu. Sudah tua baru belajar membaca Quran,” ujar Wagiman, kini berusia 50 tahun. Wagiman hanya lulus SD. Kala itu ia harus langsung bekerja. Serabutan. Ia harus membantu ibunya menghidupi tiga anak. Ayahnya hidup sangat miskin. 

Ia jadi buruh di sawah. Mencangkul, menanam padi, membajak, angon sapi, dan kambing. Umur 16 tahun, Wagiman merantau ke Jakarta. Kerja apa saja. Sampai akhirnya berhasil jadi orang kaya: lahir batin. Setelah belajar mengaji itu, Wagiman justru ingin bikin madrasah. Juga khusus untuk menghafal Quran. Ia memilih berafiliasi dengan pondok tempat anaknya sekolah dulu: Yanbu’ul Qur’an. Kudus. Yang kampusnya tidak jauh dari Menara Kudus.

Maka madrasah yang didirikan Wagiman itu diberi nama Yanbu’ul Qur’an 1 Pati. Lokasinya di km 5 antara Pati-Kajen. Wagiman membeli tanah hampir 3 hektare di desa itu. Yang sudah dibangun baru 1,5 hektare: untuk masjid, madrasah, dan asrama. Serba 1000. Masjidnya bisa untuk salat 1000 orang. Madrasahnya untuk 1000 siswa. Asramanya juga untuk 1000 santri. Awalnya Wagiman membuka SMP kelas 1. Lebih 40 persen gurunya hafal  Quran.

Baca Juga

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5

Transformasi Underwriting Berbasis Data

Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif

Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN

Baca juga: Ceceran Lead 

Kini sudah sampai tingkat SMA. Tahun ini wisuda pertama untuk lulusan SMA Yanbu’ul Qur’an 1 Pati. Wagiman masih punya banyak rumah di Jakarta, tapi waktunya kini lebih banyak dihabiskan di Pati. Ia kontrol sendiri kebersihan, pertamanan, dan kedisiplinan guru. “Semua guru wajib salat berjemaah di masjid. Saya kontrol sendiri. Bagaimana santri bisa disiplin kalau gurunya tidak memberi contoh,” ujar Wagiman kemarin.

Meski tergolong baru Yanbu’ul Quran (berseminya Quran) sudah terkenal. Tahun ini pendaftarnya 300 orang. Yang diterima hanya 100 siswa. Padahal santri harus membayar uang sekolah Rp1,5 juta per bulan.  Termasuk untuk makan tiga kali sehari. Wagiman menghadirkan mutu, budi pekerti, dan fasilitas nyaman. Kelas SMA-nya pakai AC. Disediakan kolam renang. Lapangan sepak bola. Ruang makan untuk 700 orang. Kini Wagiman gelisah. 

Tahun ini sudah ada siswa lulus SMA. “Akan ke mana mereka?” tanyanya. Setiap saat ia digoda oleh pertanyaan itu. Tepatnya: mereka yang hafal Quran itu akan jadi apa? Wagiman belakangan ini pergi ke mana-mana. Ke berbagai sekolah unggulan. Termasuk menemui saya. Ia belum puas dengan sistem di madrasahnya sekarang ini. Wagiman masih mengumpulkan pembanding. Jelas, ia akan mengubah sistem di Yanbu’ul Qur’an tanpa menghapus kekhususan tahfidnya.

Baca juga: Jenderal Master

Lulusan SD ini punya kecerdasan ilmuwan: gelisah oleh perkembangan zaman, lalu mencari jalan baru. Tidak hanya mencari, ia juga akan melaksanakannya. Begitu terkenalnya Wagiman di Pati sampai ada yang mengusulkannya menjadi calon bupati. Wagiman sempat tergoda. Soal dana ia punya. Tapi ijazah SMA tidak ada. Akhirnya Wagiman ikut kejar paket B. Ikut ujian SMP. Lulus. Ikut pula paket C. Ujian SMA. Lulus. Setelah memiliki syarat formal itu Wagiman justru insyaf: untuk apa jadi bupati. 

Ia ingin mengurus madrasah yang ia dirikan sampai maju sekali. Wagiman pun ambil putusan: batal mendaftar calon bupati. Saya ajak ia toss sampai tiga kali. Waktu Wagiman masih kecil tidak ada satu pun masjid di Desa Sukoharjo, Kecamatan Sedari Jaksa, di utara kota Pati itu. Ia masih ingat langgar pertama di desa itu didirikan di dekat rumahnya. Itu karena tetangganya kawin dengan wanita dari Desa Sedan, Rembang, dikenal sebagai desa santri. 

Sang istri minta agar ada musala di halaman rumah mereka. Sejak itu, Wagiman tidur di musala itu. Di langgar itu ia sempat belajar mengaji tapi tidak lama. Tidak sampai bisa beneran. Langgar itu lebih bagus dari rumah orang tuanya: dinding anyaman bambu, atap daun, dan lantai tanah. Ia kerasan di musala itu. Setidaknya untuk tidur. “Di desa saya dulu tidak ada yang bisa mengaji,” katanya. “Ayah saya sendiri tukang main judi,” tambahnya.

Baca juga: Kanjuruhan Bertahlil

Merantau adalah memutus mata rantai masa lalu. Pun ketika merantau itu hanya untuk menjadi pembantu rumah tangga. Wagiman akhirnya menjadi pembantu rumah tangga orang besar: Kepala Bulog. “Ketika ramai Bulog Gate di zaman Presiden Gus Dur itu saya jadi pembantu di rumah beliau,” katanya. Yang membuatnya berubah total adalah ketika menjadi pembantu rumah tangga di rumah seorang arsitek. Ia sering diminta bantu saat tuan rumah membuat desain. 

Ia diminta mengambilkan pensil, penghapus, dan penggaris. Lama-lama ikut membantu menggaris. Ia belajar menggaris. Hati-hati. Agar benar-benar lurus. Sekian tahun kemudian si arsitek diminta mendesain proyek pompa bensin. Proyek itu perlu tanah. Wagiman diminta ikut mencari tanah. Dapat. Cocok. Lokasi, dan harganya. Wagiman dapat komisi. Itu kali pertama Wagiman dapat uang besar. Dari sang arsitek itu, Ir Arti Siswoyo, asal Solo, Wagiman belajar menangani proyek.

Gajinya sebagai pembantu ia kirim ke desa. Ia bangun rumah ibunya. Komisi besarnya dari pembelian tanah ia pakai menaikkan haji ayah dan ibunya. Wagiman lulusan SD; tapi pemikirannya seperti arsitek dan pimpinan proyek. Ia pun menemukan takdirnya: jadi kontraktor. Ia selalu mendapat proyek membangun rumah perorangan. Kian banyak. Kian besar. Meski sudah kaya, Wagiman terus menjaga hubungan dengan kampungnya di Pati. Ia kawini gadis desanya.

Baca juga: Berburu Bahan Langka 

Punya dua anak: laki-perempuan. Di desanya sudah  ada masjid. Bahkan tiga. Lebih banyak lagi langgarnya. “Sekarang tiap RT punya musala,” katanya. Islamisasi jelas terjadi di desa-desa. Selama Orde Baru. Rupanya kualitas bangunan proyek Wagiman selalu memuaskan bohirnya. “Saya tidak pakai pembukuan. Yang penting untung meski sedikit,” katanya. Tentu ia disalahkan teman-temannya. Ia pun mencoba membuat pembukuan. 

“Gara-gara pembukuan itu saya tergoda untuk mengurangi spesifikasi. Untuk menghemat. Akhirnya kualitas bangunan menurun,” katanya. “Sejak itu saya kembali tidak pakai pembukuan. Sampai sekarang,” tambahnya. Kualitas bangunan masjid, madrasah, dan asrama Yanbu’ul Qur’an pun dibuat istimewa. Bagus dan indah “Ini sekolah atau hotel bintang empat,” ujar Wagiman menirukan komentar tamu yang datang. 

“Tamannya saya buat bagus. Demikian juga kolam renang, dan lapangan sepak bolanya,” ujar Wagiman. Tahun depan Wagiman ingin meneruskan impiannya: membangun sekolah untuk putri. Lokasinya di seberang jalan raya jurusan Pati-Kajen. Sisi timur pondok putra, sisi barat putri. Sejak punya pesantren itu, para kiai di Pati minta agar nama Wagiman diislamkan. Masak punya pesantren namanya Wagiman. Maka Wagiman menjadi Ibrahim Wagiman. Justru agak wagu. Karena itu Wagiman tetap bernama hanya Wagiman di KTP-nya. (Dahlan Iskan)

Tags: ArsitekJalani TakdirmiskinNgajiPatipesantrensekolahWagiman

Berita Terkait

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5
Ekonomi

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5

2026/10/21
Transformasi Underwriting Berbasis Data
Ekonomi

Transformasi Underwriting Berbasis Data

2026/09/29
Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif
Ekonomi

Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif

2026/09/25
Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN
Ekonomi

Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN

2026/09/25
Luxpawn Buka Lounge Kedua, Jajakan Pembiayaan Aset Bernilai Prestisius
Ekonomi

Luxpawn Buka Lounge Kedua, Jajakan Pembiayaan Aset Bernilai Prestisius

2026/09/17
SNADA Indonesia 2026 Perkenalkan “Suara dan Nada dari Indonesia Timur”
Ekonomi

SNADA Indonesia 2026 Perkenalkan “Suara dan Nada dari Indonesia Timur”

2026/09/04

Populer

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

6 Januari 2022 15:59
Ade Jona Prasetyo

Sosok Ayah Inspirasi Ade Jona Prasetyo Raih Kesuksesan

25 Oktober 2021 13:24
Karnaval SCTV

Karnaval SCTV Digelar di Bogor, Catat Tanggal, dan Intip Para Bintangnya

15 Juli 2022 11:11
Lucy In The Sky

Kendalikan Lucy In The Sky, Ini Bisnis yang Digeluti Delta Wibawa Bersama

23 April 2022 13:27
Jumpa pers PT.HDI menyingkapi kasus hukum yang menimpa JE di kantor PT. HDI di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/7)I

Langgar Kode Etik, HDI Hentikan Keanggotaan JE

8 Juli 2022 19:10
we Tv (Foto : ist)

WeTV Rilis Fitur Sewa Konten WeTV Original

30 April 2022 00:16
istimewa

Dari Game Mobile Legend, Zeva Christian Buktikan Gen Z Bisa Hasilkan Cuan Miliaran

26 September 2023 16:27
Kertas Basuki Rachmat

Kejagung Sita Aset Kertas Basuki Rachmat Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen 

22 Maret 2022 12:00
HOTS Championship

Waw, Transaksi HOTS Championship Season IV Mirae Asset Sekuritas Rp19 Triliun

7 Juli 2021 21:36 - Updated on 8 Juli 2021 19:40
King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

2 Desember 2022 15:06

Pilihan Redaksi

Garap Hunian Berkelas, PP Properti Gandeng Greenwoods  

Garap Hunian Berkelas, PP Properti Gandeng Greenwoods  

17 Oktober 2024 22:27 - Updated on 18 Oktober 2024 00:10
Poster film Pelangi Tanpa Warna

Keluar Zona Nyaman sebagai Zaenab, Maudy Koesnaedy: Ternyata Asyik

20 Januari 2022 22:28
Arsip Foto - Ratusan pencari kerja mulai memadati depan gedung pusat perbelanjaan Season City, Tambora, untuk mengikuti bursa kerja (job fair) oleh Suku Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Energi Jakarta Barat, Selasa (2/8/2022).

40 Perusahaan Buka Lapangan Kerjaan di Job Fair Mall Taman Palm Cengkareng

19 September 2022 12:28
Mitra Investindo

Banting Setir! Mitra Investindo Garap Lini Usaha Pelayaran, dan Logistik

17 September 2023 09:27
Bank DBS Indonesia dan Manulife Indonesia Luncurkan MiEarly Critical Protection

Bank DBS Indonesia dan Manulife Indonesia Luncurkan MiEarly Critical Protection

2 November 2021 15:25
iPadOS 15

Ini Sejumlah Pembaharuan iPadOS 15, Cek Lengkapnya

9 Juni 2021 08:51
Tripar Multivision Salurkan Dividen Rp24 Miliar, Ini Jadwalnya

Tripar Multivision Salurkan Dividen Rp24 Miliar, Ini Jadwalnya

23 Juni 2024 16:27
Mantul! BNI Hemat Energi 559.194 Giga Joule

Mantul! BNI Hemat Energi 559.194 Giga Joule

27 Maret 2026 08:27
Kongres Dawet

Kongres Dawet

28 Oktober 2022 05:27
Kalbe Farma

Diam-Diam, Bina Arta Buang 20 Juta Saham Kalbe Farma 

1 Oktober 2022 21:30

About

indoposnews.co.id

“Berita Terbaru Indonesia”
Alamat :
Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta.
Telepon : 02174773761
Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Follow us

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
indoposnews.co.idLogo Header Menu