• Redaksi
Rabu, Desember 10, 2025
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
No Result
View All Result
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
Home Headline Utama

Berburu Bahan Langka

abu by abu
11 Januari 2023 05:27
Bahan Langka

Ilmuan Tiongkok meluncurkan roket berburu bahan langka di luar angkasa. FOTO - ISTIMEWA

Share on FacebookShare on Twitter

indoposnews.co.id – BULAN masih bulat, terutama di kala purnama. Seperti yang saya lihat dari halaman stadion Kanjuruhan kemarin malam. Tapi kalau bebatuan di bulan itu ternyata mengandung asteroid yang terbaik, bisa jadi banyak yang akan punya perusahaan tambang di sana. Anda sudah tahu: Selasa kemarin Tiongkok kembali berhasil meluncurkan roket luar angkasa. 

Kali ini milik swasta. Tiongkok pun sudah punya perusahaan luar angkasa swasta. Tujuan perusahaan itu murni komersial: lebih fokus untuk menyelidiki keberadaan asteroid di planet lain. Anda sudah tahu: asteroid adalah benda tambang yang kian dicari manusia modern. Itulah bebatuan yang akan bisa menggantikan benda tambang yang harganya sangat mahal di bumi: rare earth. Tanah jarang. Atau disebut juga tanah langka.

Anda tidak akan punya HP kalau tidak ditemukan bahan yang disebut tanah jarang itu. Begitu banyak benda modern yang bahannya tergantung pada tanah jarang: lampu LED, komponen komputer, peralatan kesehatan, dan banyak lagi.  Kita juga punya barang itu di Bangka. Atau Belitung. Dulunya dibuang sebagai sampah. Itu dianggap tidak ada harganya. Yang berharga adalah timahnya. Tanah Bangka yang mengandung timah dikeruk. Timahnya diambil. 

Baca Juga

Kejahatan Siber Berbasis AI, Fortinet Ingatkan Ini

Perkuat Literasi Ekonomi Syariah, BSN Gandeng Pondok Modern Gontor

Transformasi Digital, BTN Resmikan Wajah Baru Kanwil Jateng DIY

Mantan Karyawan Gugat GOTO Rp43 Miliar

Baca juga: Kota Toleransi

Kotoran timahnya dibuang. Di kotoran itu masih terkandung 29 jenis benda kimia tambang. Salah satunya disebut rare earth. Dalam satu kilogram kotoran rumah itu bisa diperoleh hanya beberapa gram rare earth. Proses mendapatkannya yang rumit. Harus dibangun pabrik pemurnian. Sulit. Rumit. Canggih. Mahal. Saya ingin ke Bangka lagi. Siapa tahu pabrik pemurnian rare earth yang pernah dibangun di sana sudah bisa berjalan. Atau sudah lebih maju. Atau sudah mati. 

Saya tidak mengikuti lagi perkembangannya. Pemilik cadangan rare earth terbesar di dunia, Anda juga sudah tahu: Tiongkok. Tambang terbesarnya di pegunungan Jiangxi selatan. Antara kota Nanchang dan Guangzhou. Rupanya cadangan itu akan habis juga. Suatu saat kelak. Maka diperlukan bahan pengganti rare earth. Kalau bisa yang kualitasnya lebih baik. Para ahli sepakat bahwa pengganti itu adalah asteroid. Adanya di planet-planet angkasa luar. 

Maka, kelak, planet itu harus bisa ditambang. Tambang batu bara, nikel, dan bauksit sudah tidak menarik bagi para investor asteroid. Mereka pilih mengumpulkan modal untuk meluncurkan roket luar angkasa. Ahli angkasa luar Tiongkok, Dr Liu Baiqi mendirikan perusahaan swasta: PT Galactic Energy (星河动力). Liu membangun roket angkasa luar dengan nama Ceres-1. Ia mengajak temannya: Dr Xia Dongkun. 

Baca juga: Selamat Jalan BBC

Dr Liu lulusan Kansas University di Lawrence, hanya sepelemparan batu dari rumah baru John Mohn, sahabat Disway di sana. Ceres-1 dilakukan di peluncuran satelit Tiongkok di Jiuquan. Yakni di tengah gurun pasir Gobi, di pedalaman provinsi Gansu nan jauh. Inilah provinsi di bagian barat Tiongkok. Yang paling barat sebelum Xinjiang. Roket Ceres-1 itu membawa lima satelit sekaligus. Ini misi ke-5 yang dilakukan Ceres-1. 

Keberhasilannya terbukti 100 persen. Benda bernama asteroid itu sendiri diketahui dari hasil misi luar angkasa selama ini. Amerika, Rusia, dan Eropa memang berlomba ke luar angkasa. Disusul Tiongkok, yang meski belakangan tapi berhasil menyalip di tikungan. Ada jutaan batu asteroid melayang-layang di luar angkasa. Begitu keras sifatnya. Mirip logam. Dingin seperti es. Besarnya bervariasi. Ada yang diameter 1 meter, ada yang sampai 100 km.

Asteroid itu ada di mana-mana di luar angkasa. Tapi yang terbanyak ada di antara Mars dan Jupiter. Dari sifatnya, asteroid itu ada yang seperti karbon, metal dan silikon. Lengkap. “Ukuran asteroid yang terbesar sampai 1.000 km diameter,” tulis para ahli di jurnal asteroid. Untuk asteroid yang ukuran gajah seperti itu tidak lagi disebut asteroid. Tapi diberi nama Ceres. Artinya: planit mungil. Atau planet kuntet. Mungil tapi berdiameter 1.000 km. 

Baca juga: Kapokmu Kapan

Meski jumlahnya begitu besar, namun menurut para ahli, total asteroid berserakan itu hanya 3 persen dari kandungan di bulan. Maka betapa pentingnya bulan untuk masa depan manusia di bumi. Ternyata misi ke bulan bukan hanya untuk gagah-gagahan. Atau sekadar membantah takhayul dan agama. Tapi bulan ternyata bisa ditambang. Kalau kelak ada pesawat angkut satu rit 300 ton dari bulan ke bumi maka terbuka untuk segera mengurus IUP di sana. 

Itu cara mengalahkan Haji Sam atau Dato’ Low Tuck Kwong di masa depan. “Mendung begitu tinggi untuk dijangkau, tapi masih ada angin bisa menggesernya. Sungai begitu lebar untuk diloncati, tapi masih bisa dibangun jembatan untuk melewatinya”. Dr Liu mengatakan itu kala sukses meluncurkan roket swasta Tiongkok Ceres-1. Ilmuwan non ilmu sosial selalu memegang jimat seperti itu. Apa saja bisa dicarikan solusi. Kecuali, mungkin, menegakkan keadilan di Kanjuruhan. (Dahlan Iskan)

Tags: Bahan LangkaBerburuIlmuanRare EarthroketTanah LangkaTiongkok

Berita Terkait

Kejahatan Siber Berbasis AI, Fortinet Ingatkan Ini
Ekonomi

Kejahatan Siber Berbasis AI, Fortinet Ingatkan Ini

2025/12/09
Perkuat Literasi Ekonomi Syariah, BSN Gandeng Pondok Modern Gontor
Ekonomi

Perkuat Literasi Ekonomi Syariah, BSN Gandeng Pondok Modern Gontor

2025/12/04
Transformasi Digital, BTN Resmikan Wajah Baru Kanwil Jateng DIY
Ekonomi

Transformasi Digital, BTN Resmikan Wajah Baru Kanwil Jateng DIY

2025/12/02
Rugi GOTO Ciut, Terbitlah Rekor Anyar
Ekonomi

Mantan Karyawan Gugat GOTO Rp43 Miliar

2025/12/02
Pantai Indah Kapuk Cari Utangan Rp15,73 Triliun
Ekonomi

Pantai Indah Kapuk Cari Utangan Rp15,73 Triliun

2025/12/02
Grup Bakrie Ungkap Temuan Baru Blok Sengkang
Ekonomi

Grup Bakrie Ungkap Temuan Baru Blok Sengkang

2025/12/02

Populer

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

6 Januari 2022 15:59
Ade Jona Prasetyo

Sosok Ayah Inspirasi Ade Jona Prasetyo Raih Kesuksesan

25 Oktober 2021 13:24
Karnaval SCTV

Karnaval SCTV Digelar di Bogor, Catat Tanggal, dan Intip Para Bintangnya

15 Juli 2022 11:11
Lucy In The Sky

Kendalikan Lucy In The Sky, Ini Bisnis yang Digeluti Delta Wibawa Bersama

23 April 2022 13:27
Jumpa pers PT.HDI menyingkapi kasus hukum yang menimpa JE di kantor PT. HDI di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/7)I

Langgar Kode Etik, HDI Hentikan Keanggotaan JE

8 Juli 2022 19:10
we Tv (Foto : ist)

WeTV Rilis Fitur Sewa Konten WeTV Original

30 April 2022 00:16
istimewa

Dari Game Mobile Legend, Zeva Christian Buktikan Gen Z Bisa Hasilkan Cuan Miliaran

26 September 2023 16:27
Kertas Basuki Rachmat

Kejagung Sita Aset Kertas Basuki Rachmat Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen 

22 Maret 2022 12:00
King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

2 Desember 2022 15:06
Allo Bank

Gemar Transaksi, Ali Gunawan Koleksi 7,95 Juta Saham Bank Milik Chairul Tanjung

2 Februari 2022 18:27

Pilihan Redaksi

BMKG

Cuaca di DKI Jakarta Cerah Berawan pada Senin

4 Oktober 2021 06:30
Bank Sinarmas

Koreksi Minor! Bank Sinarmas Koleksi Laba Rp140 Miliar

5 Agustus 2023 09:27
PTPP

Bayar Utang, PT PP Jajakan Obligasi dan Sukuk Rp1,09 Triliun 

15 Maret 2023 13:27
Series Turn on

Series Turn One Berlanjut ke Season Dua

26 Maret 2021 01:16 - Updated on 4 Juli 2021 13:42
Agama

Menag : Semua Penghina Simbol Agama Harus Diproses Hukum

27 Agustus 2021 03:05 - Updated on 28 Agustus 2021 07:31
Festival Seni Ramadan

Rektor UI dan Dirjen Bimas Islam Kemenag Buka Festival Seni Ramadan

28 April 2021 21:14 - Updated on 29 April 2021 21:18
Farhan Akhtar dan Shibani Dandekar Menikah

Farhan Akhtar dan Shibani Dandekar Menikah

4 Maret 2022 02:09
BUVA

Keuangan Memburuk, Bukit Uluwatu Tunggak Pembayaran Annual Listing Fee 2020

4 Desember 2021 15:27
Nyaris Stagnan, BRI Bungkus Laba Rp29,9 Triliun

Nyaris Stagnan, BRI Bungkus Laba Rp29,9 Triliun

25 Juli 2024 16:05
Darma Henwa Konversi Utang Antareja Rp296,61 Miliar

Darma Henwa Konversi Utang Antareja Rp296,61 Miliar

17 Februari 2025 06:27

About

indoposnews.co.id

“Berita Terbaru Indonesia”
Alamat :
Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta.
Telepon : 02174773761
Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Follow us

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
indoposnews.co.idLogo Header Menu