Indoposonline.NET – Indeks bursa saham Amerika Serikat (AS) Wall Street ditutup melemah. Dow Jones melemah 149 poin (0,42 persen) menjadi 34.935, S&P 500 terkoreksi 24 poin (0,54 persen) ke level 4.395, Nasdaq turun 106 poin (0,71 persen) pada level 14.673, dan EIDO tekor 0,10 poin (0,50 persen) ke posisi 20,09.
Koreksi Wall Street terjadi seiring perosotan cukup tajam saham teknologi berkapitalisasi besar Amazon setelah melaporkan pendapatan lebih rendah dari ekspektasi dan memberikan panduan kinerja ke depan cukup lemah. Saham Amazon minus 7,6 persen setelah pada kuartal dua tahun ini hanya membukukan pendapatan menjadi USD113,08 miliar, turun 27 persen yoy dari ekspektasi USD115,2 miliar.
Baca juga: Efek Alat Berat Meroket, United Tractors Catat Pendapatan Rp37,3 Triliun
Sementara itu, beberapa waktu terakhir volatilitas pasar mengalami peningkatan sejalan lompatan kasus baru Covid-19 varian Delta. Namun, pada Juli indeks bursa Wall Street membukukan penguatan. Indeks Dow Jones naik 1,3 persen, S&P500 surplus 2,3 persen, dan Nasdaq naik 1,2 persen. Penguatan itu, ditopang sentimen positif komitmen The Fed masih akan mempertahankan kebijakan moneter longgar termasuk program pembelian obligasi. Itu dikuatkan melesetnya data pertumbuhan ekonomi kuartal dua.
Berdasar data itu, Mino, Equity Analyst Indo Premier Sekuritas menyebut koreksi indeks bursa AS Wall Street, sejumlah harga komoditas selain batu bara minus, dan minyak mentah akan menjadi sentimen negatif pasar. Sementara itu, berlanjutnya tren penurunan kasus Cov-d-19 membuka peluang pelonggaran PPKM level 4.
Baca juga: Astra International Bungkus Laba Bersih Rp8,8 Triliun
Selanjutnya, kembali tiba vaksin moderna 3,5 juta dosis, soliditas laporan keuangan emiten, dan telah lewatnya masa rebalancing indeks diprediksi menjadi sentimen positif indeks harga saham gabungan (IHSG). Indeks diprediksi bergerak bervariasi cenderung menguat dengan support level 6.025, dan resisten level 6.115.
Sejumlah saham laik koleksi antara lain INCO support Rp5.400, dan resisten Rp5.600, JSMR support Rp3.870, dan resisten Rp4.010, AALI support Rp7.825, dan resisten Rp8.100, dan TOWR support Rp1.440, dan resisten Rp1.495. (abg)



























