indoposonline.net – Bursa saham Asia Pasifik membuka perdagangan Selasa (30/3) pagi bervariasi (mixed). Trader mengamati pergerakan saham perusahaan jasa keuangan Jepang Nomura setelah memburuk.
Nikkei 225 Jepang merosot 0,11 persen, indeks Topix menukik 0,86 persen. Penjualan ritel Jepang anjlok 1,5 persen Februari dari periode sama tahun sebelumnya. Sementara perkiraan pasar minus 2,8 persen.
Baca juga: IHSG Berkubang Zona Merah, Investor Ekstra Hati-Hati
Saham Nomura terus merosot 2 persen, setelah Senin (29/3) jatuh lebih dari 16 persen. Itu terjadi karena perseroan memperingatkan kerugian signifikan salah satu anak usaha di AS, akibat transaksi dengan klien di Negeri Uncle Sam tersebut.
Sementara Kospi Korea Selatan melesat 0,25 persen. Bursa saham Australia S&P/ASX 200 menguat 0,1 persen. Indeks MSCI saham Asia Pasifik di luar Jepang diperdagangkan di bawah garis datar.
Baca juga: Dow Jones Rekor, Pemodal Tunggu Rencana Biden
Tadi malam, Dow Jones Industrial Average berhasil naik 98 poin mencatat rekor baru ke 33.171. S&P 500 minus 0,09 persen menjadi 3.971, dan Nasdaq terkoreksi 0,6 persen menjadi 13,059.
Harga minyak naik di pasar Asia. Patokan internasional minyak mentah berjangka Brent naik 0,65 persen menjadi USD65,40 per barel. Minyak mentah berjangka Amerika Serikat (AS) meroket 0,75 persen menjadi USD62,02 per barel. (abg)



























