• Redaksi
Kamis, Oktober 22, 2026
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
No Result
View All Result
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
Home Headline Utama

Tren Film 2023: Horor atau Superhero?

abu by abu
28 Desember 2022 12:27 - Updated on 8 Januari 2023 02:41
Muhammad Nurwahid

Tren Film 2023 horor atau superhero?

Share on FacebookShare on Twitter

indoposnews.co.id – Baru-baru ini, film superhero asli Indonesia Sri Asih dirilis ke publik. Film yang dibintangi artis Pevita Pearce ini sudah lama ditunggu-tunggu oleh pencinta film nasional. Apalagi sejak dirilisnya Gundala pada 2019, produksi dari Jagat Sinema Bumilangit ini sempat terhenti karena pandemi. Tidak mengherankan, kalau film jagoan wanita yang ditunggu-tunggu selama lebih dari dua tahun ini mendapat respon positif masyarakat. Apalagi jika dibanding alur cerita dan efeknya, Sri Asih dinilai tidak kalah dengan karya-karya produksi Marvel Cinematic Universe.

Sayangnya, setelah lebih dari tiga pekan dirilis hingga tulisan ini dibuat, film besutan sutradara Upi ini tidak mencapai angka satu juta penonton. Paradoks ini terlihat dari beberapa bioskop yang sudah menurunkan film Sri Asih padahal belum mencapai satu bulan penayangan, sementara review yang diperoleh rata-rata positif. Hampir tidak ada komentar negatif baik dari sisi penonton maupun kritikus film. Jalan cerita menarik, special effect canggih, aktor dan aktris tidak diragukan lagi kepiawaiannya dalam berakting, seolah menguap dengan fakta jumlah penonton tidak mampu menembus angka keramat satu juta.

Baca juga: Tayang 29 Desember, Film KKN di Desa Penari: Luwih Dowo Luwih Medeni Diburu

Baca Juga

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5

Transformasi Underwriting Berbasis Data

Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif

Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN

Mari kita banding film horor lokal sebelumnya ditayangkan. Misalnya, KKN Desa Penari, yang ditayangkan lebih dari dua bulan, dan mencapai angka lebih dari 10 juta penonton. Bahkan sampai ditayangkan lagi extended version-nya berisi adegan-adegan sebelumnya disensor pada versi awal. Lalu kita lihat lagi film Jailangkung Sandekala, yang hari ke-12 penayangan sudah menembus angka 1,1 juta penonton. Dan, film ini menjadi film horor keenam buatan lokal menembus angka satu juta pada 2022, setelah KKN Desa Penari, Pengabdi Setan 2, Ivanna, The Doll 3, dan Kuntilanak 3.  

Bagaimana dengan film-film horor atau superhero buatan Hollywood di Indonesia? Kita lihat film Doctor Strange in Multiverse of Madness menembus angka lebih dari 6 juta penonton, disusul Thor: Love and Thunder mencapai 4 juta lebih penonton. Tahun sebelumnya, Spiderman No Way Home tembus angka 8 juta penonton di Indonesia. Sebuah fakta film superhero kita belum bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri, setidaknya sampai hari ini.

Baca juga: Film Bayi Ajaib Rilis Trailer

Idealis atau Realistis?

Terjun dalam industri perfilman tentu ada hal-hal perlu dipertimbangkan, seperti biaya produksi, talenta terbaik, tren pasar, perubahan perilaku penonton, momentum, dan kompetitor. Banyak hal sudah diperhitungkan para pelaku industri film tanah air, namun faktor momentum agaknya masih belum menjadi pertimbangan utama. 

Di luar film horor dan superhero, tentu kita ingat betapa film Laskar Pelangi pernah menjadi film box office di Indonesia karena faktor momentum larisnya buku novel yang ditulis Andrea Hirata tersebut. Sebelumnya, Ayat-Ayat Cinta tembus 3 juta penonton, mengalahkan Ada Apa dengan Cinta, tentu tidak lepas dari faktor momentum larisnya novel karangan Habiburrahman El Shirazy. Sekuel Laskar Pelangi, yaitu Edensor, ternyata hanya mampu bertengger di angka 300 ribu penonton, kalah jauh sama Sang Pemimpi (film kedua Laskar Pelangi) tembus 1,8 juta penonton. Kenapa demikian? Sekali lagi, momentum. Laskar Pelangi, dan Sang Pemimpi hanya berjeda satu tahun masa produksi, sedang Edensor dibuat empat tahun setelahnya, ketika hype masyarakat terhadap novel-novel Andrea Hirata telah menurun.

Baca juga: Czech Symphony Orchestra Isi Scoring Film Buya Hamka

Kesuksesan film-film jagoan Marvel tentu tidak lepas dari komiknya yang laris manis di pasaran, dan pre-promosi dilakukan jauh hari sebelumnya. Kita ingat Marvel Studios dalam ajang internasional Comic-Con San Diego 2022 telah mengumumkan serangkaian film maupun serial terbaru untuk fase 5 dengan periode tayang 2023-2024 untuk melanjutkan garis waktu jagad Marvel Cinematic Universe (MCU). Dan ini selalu menjadi ciri khas MCU, melakukan pra promosi untuk film-filmnya yang akan datang. Mereka menciptakan rasa penasaran jauh hari bahkan sebelum produksi dilakukan.

Tahun 2023 nanti, diprediksi tren masyarakat Indonesia masih tetap akan sama. Mereka akan memilih film horor untuk produksi nasional, dan film Hollywood untuk kisah superhero. Apakah artinya tidak ada peluang sama sekali dari sineas Indonesia untuk membuat produksi film superhero, atau haruskah tetap mengikuti tren pasar yang cenderung memilih film horor?

Baca juga: Simak! Berikut Deretan Film Terbaik KlikFilm Dipenghujung Tahun

Di sinilah perlu melihat dari sisi produsen dan sutradaranya itu sendiri, apakah ini akan menjadi proyek idealis (mempromosikan nilai-nilai tertentu dengan resiko rugi), atau proyek realistis (tidak peduli nilai yang diusung, yang penting untung). Keduanya punya resiko. Keduanya punya peluang gagal. 

Film Marsinah besutan sutradara Slamet Rahardjo merupakan salah satu contoh film idealis yang kurang diterima pasar. Namun, dari sisi lain di luar bisnis, film ini berhasil menyadarkan kita tentang perjuangan seorang buruh dalam membela hak-hak kaumnya. Dan ini jauh lebih bernilai dari sekedar uang. (Muchamad Nur Wachid, CEO Bawana Entertainment)

 

Tags: film hororHollywoodPencinta FilmProduksi LokalSeniasSuperheroTren 2023

Berita Terkait

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5
Ekonomi

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5

2026/10/21
Transformasi Underwriting Berbasis Data
Ekonomi

Transformasi Underwriting Berbasis Data

2026/09/29
Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif
Ekonomi

Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif

2026/09/25
Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN
Ekonomi

Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN

2026/09/25
Luxpawn Buka Lounge Kedua, Jajakan Pembiayaan Aset Bernilai Prestisius
Ekonomi

Luxpawn Buka Lounge Kedua, Jajakan Pembiayaan Aset Bernilai Prestisius

2026/09/17
SNADA Indonesia 2026 Perkenalkan “Suara dan Nada dari Indonesia Timur”
Ekonomi

SNADA Indonesia 2026 Perkenalkan “Suara dan Nada dari Indonesia Timur”

2026/09/04

Populer

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

6 Januari 2022 15:59
Ade Jona Prasetyo

Sosok Ayah Inspirasi Ade Jona Prasetyo Raih Kesuksesan

25 Oktober 2021 13:24
Karnaval SCTV

Karnaval SCTV Digelar di Bogor, Catat Tanggal, dan Intip Para Bintangnya

15 Juli 2022 11:11
Lucy In The Sky

Kendalikan Lucy In The Sky, Ini Bisnis yang Digeluti Delta Wibawa Bersama

23 April 2022 13:27
Jumpa pers PT.HDI menyingkapi kasus hukum yang menimpa JE di kantor PT. HDI di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/7)I

Langgar Kode Etik, HDI Hentikan Keanggotaan JE

8 Juli 2022 19:10
we Tv (Foto : ist)

WeTV Rilis Fitur Sewa Konten WeTV Original

30 April 2022 00:16
istimewa

Dari Game Mobile Legend, Zeva Christian Buktikan Gen Z Bisa Hasilkan Cuan Miliaran

26 September 2023 16:27
Kertas Basuki Rachmat

Kejagung Sita Aset Kertas Basuki Rachmat Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen 

22 Maret 2022 12:00
HOTS Championship

Waw, Transaksi HOTS Championship Season IV Mirae Asset Sekuritas Rp19 Triliun

7 Juli 2021 21:36 - Updated on 8 Juli 2021 19:40
King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

2 Desember 2022 15:06

Pilihan Redaksi

Estika Tiara

Jalani PKPU, Ini Penjelasan Estika Tata Tiara 

5 Agustus 2022 08:27
Produksi "John Wick 4". ANTARA/Twitter/@Lionsgate

Film John Wick 4, Aquaman 2, hingga Knives Out 2, dan Aquaman and The Lost Kingdom Mulai Produksi

29 Juni 2021 07:29
Indo Tambangraya

Indo Tambangraya Obral Dividen Interim Rp1,33 Triliun

3 November 2021 15:29
Omzet Ritel Nonpangan Turun Hingga 90 Persen

Omzet Ritel Nonpangan Turun Hingga 90 Persen

22 Juli 2021 21:00
Jaksa Penuntut Umum KPK Titto Jaelani saat ditemui di Pengadilan Tipikor Banjarmasin. (ANTARA/Firman)

KPK Jerat Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) non-aktif Abdul Wahid dengan Tindak Pidana Pencucian Uang

4 April 2022 01:59
Buru 1,3 Juta CPNS! Dokter, Guru, Talenta Digital, dan Fresh Graduate Prioritas 

Buru 1,3 Juta CPNS! Dokter, Guru, Talenta Digital, dan Fresh Graduate Prioritas 

27 Desember 2023 21:27
Demi Antre Minyak, Warga Tambora Rela Vaksin Malam-Malam

Demi Antre Minyak, Warga Tambora Rela Vaksin Malam-Malam

17 Maret 2022 02:44
Tower Bersama

Lagi! Saratoga Divestasi 976,6 Juta Saham Tower Bersama Rp2,76 Triliun

22 September 2022 06:00
First Media

Lepas 30 Juta Saham First Media, Trijaya Keruk Dana Rp24 Miliar

10 Desember 2021 11:27
Modernisasi Super Apps, BTN Soft Launching Bale

Modernisasi Super Apps, BTN Soft Launching Bale

15 Desember 2024 23:27

About

indoposnews.co.id

“Berita Terbaru Indonesia”
Alamat :
Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta.
Telepon : 02174773761
Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Follow us

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
indoposnews.co.idLogo Header Menu