indoposnews.co.id – Yanaprima Hastapersada (YPAS) mengalihkan kredit bank Rp77 miliar. Pengalihan kredit bank itu dari Eximbank kepada Bank Central Asia (BBCA). Itu dilakukan dengan dalih suku bunga lebih rendah.
Transaksi pengalihan itu, klaim manajemen Yanaprima tidak membahayakan keuangan perseroan. Sebab, kredit sejumlah Rp77 miliar itu, setara 58,6 persen dari ekuitas perusahaan. Kalkulasi tersebut, berdasar perhitungan laporan keuangan tahunan periode 31 Desember 2020 telah diaudit oleh KAP Teramiharja, Pradhono & Chandra.
Baca juga: Bos Ini Karungi Saham Intiland Rp4,56 Miliar, untuk Apa sih?
”Tentu, transaksi tersebut untuk memperlancar cashflow perseroan. Maklum, pencarian fasilitas akan lebih cepat,” tutur Rinawati, Direktur Keuangan Yanaprima Hastapersada, kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (8/9).
Manajemen mengklaim, transaksi tersebut bukan transaksi afiliasi sebagaimana Peraturan OJK mengenai transaksi afiliasi, dan transaksi benturan kepentingan. Selain itu, juga tidak mengandung benturan kepentingan sebagaimana Peraturan OJK mengenai transaksi afiliasi, dan transaksi benturan kepentingan. (abg)