• Redaksi
Jumat, Oktober 23, 2026
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
No Result
View All Result
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
Home Headline Utama

Efek Jack Poltak

abu by abu
8 Juni 2023 05:27
Efek Jack Poltak

BANGGA - Jack Poltak dengan karyanya di Danau Toba. FOTO - ISTIMEWA

Share on FacebookShare on Twitter

indoposnews.co.id – AIR Danau Toba bisa menghasilkan listrik lebih 600 MW untuk menghidupi industri aluminium milik Jepang. Sejak tahun 1979. Baru kini, 42 tahun kemudian, air Danau Toba bisa menghasilkan listrik untuk sumber air bagi penduduk di tengah danau itu. Untung ada anak rantau bernama Jack Poltak Sitinjak. Ia berhasil membangun pembangkit listrik tenaga surya terapung. Di atas air danau Toba. Listriknya untuk menghidupkan pompa air. Airnya dialirkan ke desa Sitinjak di Pulau Samosir.

Sejak Maret lalu penduduk desa itu tidak perlu lagi pergi ke danau hanya untuk mengambil air. Jarak desa itu, ke pantai Toba, 1,6 km. Cukup jauh untuk sekadar mengambil air: untuk mandi dan masak. Apalagi jalan dari danau ke desa itu menanjak. Jack sebenarnya lahir di Siantar. Tapi umur 5 tahun sudah diajak bapaknya ke Sitinjak. Lewat Parapat. Naik perahu nelayan. Sekitar 1,5 jam. Setelah itu pun Jack sering diajak ke Sitinjak: ayah ibunya lahir di kampung itu. 

Kesulitan hiduplah yang membuat ayah Jack merantau ke Siantar. Penduduk di pulau tengah Danau Toba itu sering gagal panen. Tidak ada air untuk pertanian. Sepenuhnya tergantung dari hujan. Waktu Jack masih SD, ayahnya meninggal dunia. Jadilah ia anak yatim. Ia anak bungsu dari 11 bersaudara. Ibunya begitu sulit menghidupi 11 anak. Untuk masa depannya, Jack dikirim ke Jakarta. Ia dimasukkan panti asuhan anak yatim: PA Vincentius Putera. Masuk SMP. 

Baca Juga

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5

Transformasi Underwriting Berbasis Data

Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif

Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN

Baca juga: Jenderal Hilirisasi

Lalu ke STM St. Joseph jurusan listrik. Setamat STM Jack bekerja di toko yang jualan pompa air. Di daerah Pecinan Jakarta. Tiga tahun di situ Jack ingin usaha sendiri: jualan pompa air. Usahanya itu berhasil. Awalnya ia jualan langsung ke konsumen. Lama-lama ia perlu mendirikan perusahaan bidang perdagangan pompa. Sambil menjalankan usaha Jack masuk kuliah. Di Universitas Indonesia Esa Unggul Jakarta. Di jurusan elektro. Ia pilih Esa Unggul karena dekat dengan tempat usahanya.

Jack Poltak terus ingat kampung halaman bapaknya di Pulau Samosir. Ia tahu betapa sulit hidup di Desa Sitinjak. Pertaniannya tergantung pada tadah hujan. Kalau kemarau panjang tidak ada tanaman yang bisa menghasilkan. Untuk air minum, masak dan mandi pun harus mengambil sendiri ke danau. Inilah pulau yang letaknya di tengah danau tapi kesulitan air. Belakangan banyak penduduk membeli pompa air. Berbahan minyak solar. Tapi harga solar mahal sekali.

Maka Jack punya ide: membangun solar cell terapung. Sebagai pengusaha pompa ia punya kemampuan untuk itu. Ia bangun dulu dermaga terapung. Terbuat dari rangkaian drum plastik: 8 x 16 meter. Dermaga itu ia tarik ke tengah danau. Di atas dermaga terapung itulah solar cell digelar. Pakai tiang-tiang penyangga. Hasil listriknya untuk menghidupkan pompa air. Pompa itu dimasukkan ke dalam air. Sedalam sekitar 3 meter. Jack harus membangun solar cell itu jauh dari pantai Samosir.

Baca juga: Perang Bintang 

Sekitar 80 meter ke tengah danau. Tujuannya: untuk mendapatkan air dalam. Agar bisa mendapat air yang lebih bersih. “Danau di dekat pantai sangat dangkal. Airnya berlumut,” ujar Jack. Dengan membangun solar cell agak di tengah, Jack bisa mendapat kedalaman 8 meter. Airnya bersih. Lalu dialirkan ke darat lewat pipa. Agar ”dermaga Jack” tidak lari-lari, Jack mencetak beton untuk pemberat. Empat buah. Masing-masing 1,6 ton. Beton itu ia tenggelamkan ke dasar danau. 

Dermaga drum itu diikatkan ke beton itu. Dari dermaga itulah air dialirkan lewat pipa sejauh 1,6 km ke Desa Sitinjak: 2 liter per detik. Masyarakat pun membangun bak-bak air. Mendapat air dari pompa Jack secara gratis. “Kelebihan airnya untuk mengairi sawah,” ujar Jack. Ia pun mengirimkan video ke sana. Isinya: air yang lagi mengucur membasahi tanaman padi. Saya menelepon Jack kemarin malam. Ia lagi di Mesuji, pedalaman Lampung. Sudah beberapa tahun belakangan ia sering ke Mesuji. 

Terutama di hari libur. Ia punya kebun kelapa di sana. Bukan kelapa sawit tapi kelapa pandan. “Seperti yang kita impor dari Thailand itu,” ujarnya. Kini memang kian banyak dijual kelapa muda yang kecil-kecil dengan sabut dikupas. Lalu dimasukkan kulkas. “Tiap hari berapa truk Anda kirim kelapa pandan ke Jakarta?” tanya saya. “Saya belum jualan,” jawabnya. “Pohon kelapanya sudah berumur berapa tahun?” “Ada yang sudah 10 tahun”. “Berarti sudah bisa mulai jualan dong.

Baca juga: Elingpiade Antik 

Berapa ton?” “Belum jualan. Yang saya tanami baru 5 hektare. Untuk senang-senang saja. Dimakan sendiri bersama teman,” katanya. “Total kebun Anda berapa ribu hektare?” “Tidak ribuan. Hanya sekitar 100 hektare”. Jack Poltak Sitinjak juga membangun rumah di Sitinjak. Di atas tanah warisan kakeknya. Saat-saat ada upacara adat ia ke sana. Bersama istri dan tiga anaknya. Bisa tidur di rumah sendiri. Si anak panti asuhan bisa berbuat begitu banyak untuk kampung ayah-ibunya. 

Ia tidak lahir di Samosir tapi ikatan adatnya masih sangat kuat dengan kampung itu. Dari kampung itulah marga Sitinjak berasal. Bapak marga Sitinjak adalah keturunan ke-10 dari si Raja Batak. Batak Samosir telah melahirkan tokoh-tokoh nasional seperti AE Manihuruk, Friedrich Silaban, sastrawan Sitor Situmorang, wartawan Parakitri Tahi Simbolon, dan politisi mau mengambil Partai Demokrat Jhoni Allen Marbun. Tapi, mungkin baru Jack Poltak Sitinjak akan jadi tokoh paling terkenal di marga Sitinjak. (Dahlan Iskan)

Tags: BatakDana TobaJack PoltakKerja EkstralistrikPahlawanTengah Pulau

Berita Terkait

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5
Ekonomi

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5

2026/10/21
Transformasi Underwriting Berbasis Data
Ekonomi

Transformasi Underwriting Berbasis Data

2026/09/29
Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif
Ekonomi

Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif

2026/09/25
Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN
Ekonomi

Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN

2026/09/25
Luxpawn Buka Lounge Kedua, Jajakan Pembiayaan Aset Bernilai Prestisius
Ekonomi

Luxpawn Buka Lounge Kedua, Jajakan Pembiayaan Aset Bernilai Prestisius

2026/09/17
SNADA Indonesia 2026 Perkenalkan “Suara dan Nada dari Indonesia Timur”
Ekonomi

SNADA Indonesia 2026 Perkenalkan “Suara dan Nada dari Indonesia Timur”

2026/09/04

Populer

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

6 Januari 2022 15:59
Ade Jona Prasetyo

Sosok Ayah Inspirasi Ade Jona Prasetyo Raih Kesuksesan

25 Oktober 2021 13:24
Karnaval SCTV

Karnaval SCTV Digelar di Bogor, Catat Tanggal, dan Intip Para Bintangnya

15 Juli 2022 11:11
Lucy In The Sky

Kendalikan Lucy In The Sky, Ini Bisnis yang Digeluti Delta Wibawa Bersama

23 April 2022 13:27
Jumpa pers PT.HDI menyingkapi kasus hukum yang menimpa JE di kantor PT. HDI di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/7)I

Langgar Kode Etik, HDI Hentikan Keanggotaan JE

8 Juli 2022 19:10
we Tv (Foto : ist)

WeTV Rilis Fitur Sewa Konten WeTV Original

30 April 2022 00:16
istimewa

Dari Game Mobile Legend, Zeva Christian Buktikan Gen Z Bisa Hasilkan Cuan Miliaran

26 September 2023 16:27
Kertas Basuki Rachmat

Kejagung Sita Aset Kertas Basuki Rachmat Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen 

22 Maret 2022 12:00
HOTS Championship

Waw, Transaksi HOTS Championship Season IV Mirae Asset Sekuritas Rp19 Triliun

7 Juli 2021 21:36 - Updated on 8 Juli 2021 19:40
King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

2 Desember 2022 15:06

Pilihan Redaksi

Kangana Ranaut

Ujar Kebencian, Akun Aktris Bollywood Kangana Ranaut Diblokir

4 Mei 2021 18:36
Warga yang tergabung dalam Aliansi Komunitas Budaya Jawa Barat melakukan atraksi debus saat berunjuk rasa di depan gedung Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/1/2022). Dalam aksinya mereka menuntut agar anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan Arteria Dahlan untuk dipecat dan diproses hukum karena dianggap rasis dan melecehkan budaya Sunda. ANTARA FOTO

Lemkapi Sebut Penghentian Perkara Arteria Dahlan Melalui Proses Panjang

5 Februari 2022 11:06
Kemendag

Lindungi Konsumen, Kemendag Sambut Positif Hibah Sistem CIER

9 Januari 2022 12:27
BTS

Rayakan Proyek Seni Global, BTS Rilis e-book “Connect”

30 Maret 2021 12:57
Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Menpora Zainudin Amali (kiri) dalam acara Closing Ceremony APG 2022, di Stadion Manahan Solo, Sabtu (6/8/2022) malam

Sukseskan APG 2022, Menpora Apresiasi Wali Kota Surakarta

7 Agustus 2022 12:35
D.O EXO Tampil di Drama “True Swordsmanship” sebagai Jaksa

D.O EXO Tampil di Drama “True Swordsmanship” sebagai Jaksa

13 Agustus 2021 23:04
Telisik! Ini Biang Kerok Laba Indo Tambangraya Susut 29 Persen

Indo Tambangraya Gulirkan Dividen Interim USD50,04 Juta

10 November 2025 00:06
Sambut Kontrak dari Iran, Ratu Prabu Optimistis Performa Positif

Sambut Kontrak dari Iran, Ratu Prabu Optimistis Performa Positif

2 Januari 2024 13:05
Usai Dirut, Dekom Pecat Direktur Sejahtera Bintang Abadi

Usai Dirut, Dekom Pecat Direktur Sejahtera Bintang Abadi

17 Desember 2024 07:27
Tes PCR

Survei Membuktikan, Masyarakat Tidak Setuju Tes PCR Jadi Syarat Perjalanan 

9 Januari 2022 20:27

About

indoposnews.co.id

“Berita Terbaru Indonesia”
Alamat :
Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta.
Telepon : 02174773761
Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Follow us

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
indoposnews.co.idLogo Header Menu