• Redaksi
Kamis, April 30, 2026
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
No Result
View All Result
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
Home Headline Utama

Elingpiade Antik

abu by abu
4 Juni 2023 05:27
Elingpiade

MERIAH - Suasana pembukaan Elingpiade di GOR Untung Suropati, Pasuruan, Jawa Timur (Jatim). FOTO - ISTIMEWA

Share on FacebookShare on Twitter

indoposnews.co.id – ADA Elingpiade di Kota Pasuruan. Hari Minggu lalu. Lebih dari 1.000 anak SD/SMP berkumpul di lapangan depan GOR Untung Suropati. Mereka dolanan –bermain-main gaya sebelum ada mainan modern. Saya pun lupa: pernah bisa bikin kodok-kodokan dari sarung. Waktu kecil. Saya pernah menulis tentang sarung sebagai pakaian paling fleksibel. Mulai bisa untuk salat, angkut kacang tanah, sampai untuk menghilangkan rasa lapar. Yakni dengan cara mengikatkan sarung ke perut. Kuat-kuat. 

Saya lupa menyebut sarung juga bisa jadi kodok. Elingpiade ini membuat saya eling (ingat) kemampuan lama itu: membuat sarung jadi katak. Pembukaan Elingpiade ini ditandai dengan mainan pula. Semua siswa diberi mainan ”kitiran berisik”: kincir bergagang. Putaran kincir itu bisa menggerakkan pemukul gendang kecil. Menimbulkan bunyi berisik. Lebih dari 1.000 siswa yang hadir dikomando. Komando pertama: mainkan hompimpah. Komando kedua: mainkan kitiran berisik. Tidak ada pidato.

Wali Kota Pasuruan Gus Ipul tidak mau pidato. Sekjen PB NU itu pilih membuka Elingpiade dengan cara ikut dolanan. Maka sang wali kota, wakilnya, kepala dinas pendidikan, tim senam saya, kembali menjadi anak-anak. Maka menggemalah kalimat bersama ini: “hompimpah alaihom gambreng” disusul dengan bunyi ribuan kitiran berisik dari berbagai sudut lapangan itu. Ternyata semua menikmati permainan ini. Yang tua pun jadi sulit dikendalikan. 

Baca Juga

BNI Perkuat Keterbukaan Informasi, Lindungi Diaspora Hong Kong dari Kejahatan Keuangan

Kementerian Desa Perkuat Kolaborasi CSR Bersama ISSF untuk Percepatan Pembangunan Desa

Solutif, eufy Hadirkan Pompa ASI Handsfree dengan Teknologi HeatFlow™

Bank CIMB Niaga Salurkan Dividen Rp4,06 Triliun, Cair 13 Mei

Baca juga: Rania Lindi

Mereka tidak mau berhenti mengayun-ayunkan kincir berisik di tangan. Maka lahirlah bunyi serentak seperti suara berjuta gareng-pung. Maka jadilah acara pembukaan Elingpiade ini liar. Itu pertanda tujuan acara ini berhasil: bisa membuat anak-anak lupa gadget. Mereka asyik dengan kitiran gareng pung. Penggagas acara ini Irfandi dan Ridho Saiful. Berkolaborasi dengan Harian Disway dan Pemkot Pasuruan. Irfandi pendiri gerakan ”Lali Gadget”. Asal Mojokerto. 

Ia mendirikan kampung mainan di desanya. Tujuannya: agar anak bisa meninggalkan gadget biar pun sesaat. Di Kampung Lali Gadget itu disediakan banyak mainan tradisional. Juga diajari cara bermain. Lali artinya lupa. Saya sudah banyak lupa permainan masa kecil. Misalnya, ketika para siswa di Pasuruan itu diminta membuat lingkaran-lingkaran kecil. Satu lingkaran lima siswa. Mereka lalu menghadap ke luar lingkaran. Lima siswa itu diminta mengaitkan kaki ditekuk ke belakang. 

Lalu, dengan satu kaki, mereka berloncat-loncat sambil melakukan gerakan berputar. Serunya bukan main. Penuh gelak tawa. Penuh kebersamaan. Kalau mereka egois lingkaran itu bubar. Kalah. Gadget membuat anak individualis. Mainan lama ini membuat anak bekerja sama. Sekolah pengirim grup dolanan ke Elingpiade diwajibkan membawa sarung. Ada 12 permainan menggunakan sarung. Salah satunya tidak pernah saya lakukan di masa kecil: sarung sebagai kapal.

Baca juga: Jiada-Wanlong 10 Menit  

Dengan sarung itu seolah sedang di atas sebuah kapal. Lalu berlomba mencapai finis dengan berjalan seolah sedang terayun ombak. Mungkin ini asalnya dari anak-anak di daerah pesisir. Saya dari pedalaman. Kali pertama melihat laut setelah tamat Aliyah (SMA). Sekali melihat langsung mengarunginya: merantau ke Samarinda. Lalu Elingpiade ini mengingatkan saya ke ”kodok sarung” tadi. Nama permainannya estafet kodok. Sudah 60 tahun saya tidak melihat permainan ini. 

Tapi begitu melihat mereka mengubah sarung menjadi kodok, saya langsung bisa melakukannya: sarung dihampar di lantai, digulung dari dua sisinya. Gulungan dari kiri dan kanan bertemu di tengah. Lalu dilipat dua. Empat buncu sarung ditarik. Jadilah kodok-kodokan. Semacam kodok yang besar berkaki empat. Zaman itu bentuk tersebut seperti kodok beneran: dalam imajinasi. Imaji anak-anak memang harus dibangun. Agar bisa memiliki kemampuan membayangkan apa saja. 

Termasuk membayangkan masa depan mereka. Permainan berbentuk sesuai aslinya membuat pikiran anak menjadi dangkal. Ia seperti orang membaca pamlet. Tidak dalam seperti membaca puisi. Setelah kodoknya jadi, siswa diminta berbaris. Satu SD satu baris. Tiap baris 10 siswa. Siswa paling depan membawa kodok itu. Yang di belakangnya merunduk memegang pantat yang di depannya. Jadilah seperti ular panjang. SD yang lain melakukan hal sama di barisan sebelahnya.

Baca juga: Al-Zaytun Mandiri 

Mereka berlomba. SD mana yang juara. Setelah peluit berbunyi, paling depan menyerahkan kodok ke siswa di belakangnya. Cara menyerahkannya harus lewat selangkangan. Sambil agak menungging. Begitu berhasil menyerahkan kodok itu, ia lari ke paling belakang. Menempel di temannya paling belakang. Begitulah kodok secara estafet diserahkan lewat selangkangan ke siswa di belakangnya. Yang paling cepat mencapai finis merekalah juaranya.

Mainan apa yang paling diminati di kampung Lali Gadget? “Egrang,” ujar Irfandi. Di sana disediakan egrang setinggi hampir 2 meter. Banyak sekali yang mencoba bisa beregrang. Yakni berjalanan dengan ”sandal” bambu sepanjang 2 meter itu. Anda yang ingin merasa ukuran tubuh Anda tinggi sering-seringlah beregrang. Kalau di Olimpiade olahraga diawali dengan janji atlet, di Elingpiade ini diawali dengan Proklamasi Dolanan. Irfandi membacakan teks proklamasi itu. 

Siswa yang jadi peserta Elingpiade menirukannya: Proklamasi Bangsa Bermain “Kami bangsa bermain, dengan ini menyatakan kemerdekaan Negeri Keragaman Republik Dolanan” “Hal-hal yang mengenai alat mainan, lokasi bermain, siapa pemainnya, akan diselenggarakan dengan kegembiraan, dalam waktu seasyik-asyiknya dan dalam tempo yang selonggar-longgarnya”. (Dahlan Iskan)

 

Tags: EgrangElingpiadeKodokLali GadgetmainanMasa KecilSarung

Berita Terkait

BNI Perkuat Keterbukaan Informasi, Lindungi Diaspora Hong Kong dari Kejahatan Keuangan
Ekonomi

BNI Perkuat Keterbukaan Informasi, Lindungi Diaspora Hong Kong dari Kejahatan Keuangan

2026/04/30
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi bersama ISSF menggelar kegiatan CSR (Istimewa )
Nasional

Kementerian Desa Perkuat Kolaborasi CSR Bersama ISSF untuk Percepatan Pembangunan Desa

2026/04/22
Solutif, eufy Hadirkan Pompa ASI Handsfree dengan Teknologi HeatFlow™
Ekonomi

Solutif, eufy Hadirkan Pompa ASI Handsfree dengan Teknologi HeatFlow™

2026/04/21
Bank CIMB Niaga Salurkan Dividen Rp4,06 Triliun, Cair 13 Mei
Ekonomi

Bank CIMB Niaga Salurkan Dividen Rp4,06 Triliun, Cair 13 Mei

2026/04/18
Navigasi Pasar, Sucor Sekuritas Hadirkan Stock Idea Festival 2026
Ekonomi

Navigasi Pasar, Sucor Sekuritas Hadirkan Stock Idea Festival 2026

2026/04/12
Jumbo! BRI Obral Dividen Rp52,1 Triliun
Ekonomi

Jumbo! BRI Obral Dividen Rp52,1 Triliun

2026/04/10

Populer

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

6 Januari 2022 15:59
Ade Jona Prasetyo

Sosok Ayah Inspirasi Ade Jona Prasetyo Raih Kesuksesan

25 Oktober 2021 13:24
Karnaval SCTV

Karnaval SCTV Digelar di Bogor, Catat Tanggal, dan Intip Para Bintangnya

15 Juli 2022 11:11
Lucy In The Sky

Kendalikan Lucy In The Sky, Ini Bisnis yang Digeluti Delta Wibawa Bersama

23 April 2022 13:27
Jumpa pers PT.HDI menyingkapi kasus hukum yang menimpa JE di kantor PT. HDI di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/7)I

Langgar Kode Etik, HDI Hentikan Keanggotaan JE

8 Juli 2022 19:10
we Tv (Foto : ist)

WeTV Rilis Fitur Sewa Konten WeTV Original

30 April 2022 00:16
istimewa

Dari Game Mobile Legend, Zeva Christian Buktikan Gen Z Bisa Hasilkan Cuan Miliaran

26 September 2023 16:27
Kertas Basuki Rachmat

Kejagung Sita Aset Kertas Basuki Rachmat Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen 

22 Maret 2022 12:00
King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

2 Desember 2022 15:06
HOTS Championship

Waw, Transaksi HOTS Championship Season IV Mirae Asset Sekuritas Rp19 Triliun

7 Juli 2021 21:36 - Updated on 8 Juli 2021 19:40

Pilihan Redaksi

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Garut Satria Budi.

BPBD Garut Sebut Aktivitas Gempa di Gunung Guntur dalam Kondisi Normal

9 Februari 2022 16:59
Bank BTN

Coverage Ratio Lewati 120 Persen, Bank BTN Optimistis Gapai Proyeksi 2021

9 September 2021 21:43
dahlan iskan - indoposnews

Tanpa Jumbo

30 Juni 2022 06:29
Low Tuck Kwong

Kudeta Bos Djarum, Low Tuck Kwong Rajin Belanja Saham Bayan Resources

26 Desember 2022 10:57
TMAS

Temas Suntik Modal Anak Usaha Jadi Rp275 Miliar

20 November 2021 10:27
Warga menunggu di dalam kendaraan mereka untuk menerima dosis vaksin penyakit virus corona (COVID-19), COVISHIELD, yang diproduksi oleh Serum Institute of India, di kios vaksinasi drive-in di Ahmedabad, India, Kamis (27/5/2021).

COVID-19 di India Tembus Angka 28 Juta

31 Mei 2021 13:17
Pertashop

Jamin 10 Ribu Outlet Pertashop, Asuransi Tugu Jalankan Ini

28 Juni 2021 12:07
jokowi

Lockdown Ditolak, PPKM Mikro Diberlakukan

23 Juni 2021 17:23
Itong Isnaeni Hidayat

KPK Konfirmasi Dua Saksi Itong Isnaeni Hidayat

14 Februari 2022 10:05
Rey Utami dan putranya, Aaron (indoposnews/ist)

Squad Game jadi Tema Khitanan Putra Rey Utami

15 Juni 2022 19:40

About

indoposnews.co.id

“Berita Terbaru Indonesia”
Alamat :
Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta.
Telepon : 02174773761
Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Follow us

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
indoposnews.co.idLogo Header Menu