• Redaksi
Kamis, April 30, 2026
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
No Result
View All Result
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Garuda Indonesia Bangkrut, Dahlan Iskan Bilang Gini

Achmad Sukarno by Achmad Sukarno
7 Juni 2021 18:00
Dahlan Iskan

Dahlan Iskan. FOTO - ISTIMEWA

Share on FacebookShare on Twitter

Indoposonline.NET – Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan membeber perbedaan Garuda Indonesia (GIAA) dan Thai Airways. Dua perusahaan itu, sama-sama memiliki persoalan keuangan. Ya, sama-sama megap-megap. Kembang-kempis. ”Itulah Thai Airways. TG. Milik Thailand. Bedanya, Thai Airways sudah membuat keputusan membawa masalahnya ke PKPU-nya Thailand,” tutur Dahlan seperti disitir dari laman disway.id, Senin (7/6).

Sidang PKPU untuk Thai Airways sudah berlangsung dan siap diputuskan. Tapi, para kreditor masih menyusulkan pendapat dan pengadilan setuju untuk mendengar pendapat susulan itu. Sehingga putusan PKPU dari perusahaan Maskapai asal Negeri Gajah itu dimundurkan ke 15 Juni 2021. ”Garuda melayang-layang dengan benang putusnya. Thai Airways tinggal tunggu sepuluh hari lagi,” imbuhnya. 

Baca Juga: Pangkas Utang jadi USD1-1,5 Miliar, Garuda Bisa Jalankan Skema Ini

Baca Juga

BNI Perkuat Keterbukaan Informasi, Lindungi Diaspora Hong Kong dari Kejahatan Keuangan

Kementerian Desa Perkuat Kolaborasi CSR Bersama ISSF untuk Percepatan Pembangunan Desa

Solutif, eufy Hadirkan Pompa ASI Handsfree dengan Teknologi HeatFlow™

Bank CIMB Niaga Salurkan Dividen Rp4,06 Triliun, Cair 13 Mei

Perbedaan lain, pemerintah Thailand sudah memutuskan tidak akan menginjeksi lagi Thai Airways. Sudah tidak menjadi pemegang saham mayoritas sejak tiga tahun lalu. Sehingga pemerintah Thailand melakukan divestasi saham dari 51 persen menjadi 47,8 persen. “Dengan divestasi itu, pemerintah mengeluarkan Thai Airways dari daftar BUMN. Divestasi itu dilakukan dengan cepat. Saat itu, status TG sudah seperti GA sudah melantai di pasar modal. Tidak rumit mendivestasi saham di pasar modal,” tegas Dahlan. 

Utang Thai Airways sangat besar, bahkan lebih dari Rp100 triliun. Artinya, besar utang maskapai negara tetangga itu melampaui utang Garuda Rp70 triliun. Berbagai upaya penyelamatan perusahaan dilakukan. Misalnya, menghapus jalur rugi, memotong gaji, dan jumlah pegawai. ”TG sudah tidak punya lagi rute penerbangan ke Amerika. Padahal, dulu, TG itu gagah sekali. Jauh lebih gagah dari GA. Sang TG pernah punya penerbangan nonstop jarak jauh dari Bangkok ke New York. Juga dari Bangkok ke Los Angeles,” urainya.

Baca Juga: Garuda Masker Lima

Thai Airways, sebenarnya sudah berupaya menyelesaikan utang di luar pengadilan. Kreditor juga setuju utang harus direstrukturisasi, bunga harus dipangkas, jangka pengembalian harus diperpanjang, dan beberapa aset harus dijual. Untuk merestrukturisasi utang itu, para kreditor sudah menunjuk wakil bisa diterima semua pihak, yakni seorang mantan menteri dan seorang mantan dirut pernah membawa maskapai itu memperoleh laba. 

Bangkok Bank juga telah mengirim wakil ke tim negosiasi itu. ”Tapi persoalan TG sudah terlalu berat. Maka direksi TG membawanya ke PKPU-nya Thailand. Momentum Covid-19 itu, dimanfaatkan untuk melakukan penyelesaian tuntas. Padahal, sebelum Covid-19 TG sudah sempoyongan,” beber Dahlan. 

Baca Juga: Menteri BUMN Evaluasi Rekanan Garuda

Thai Airways belakangan terus merugi dan kerugian itu, terus membesar hingga sekitar Rp7 triliun tahun lalu. Karena itu, perseroan melakukan langkah penghematan. Misalnya, mengurangi jumlah pesawat sewa, dan jumlah karyawan. Di saat bersamaan, juga diberi misi mendukung pariwisata dengan menerbangi berbagai rute di Thailand. 

Meski begitu, besarnya misi maskapai tersebut tidak membuat pemerintah setempat mau menyelamatkan melalui suntikan dana. Nah, direksi Garuda sebaiknya juga jangan memimpikan keindahan uang pemerintah. Biar masih mayoritas, tetap saja pemerintah hanya mayoritas tipis di Garuda. ”Jadi, kapan soal GA diputuskan: harus lewat jalan yang mana?” (abg)

 

Tags: Bangkrutdahlan iskanEks Menteri BUMNGaruda IndonesiaGIAA

Berita Terkait

BNI Perkuat Keterbukaan Informasi, Lindungi Diaspora Hong Kong dari Kejahatan Keuangan
Ekonomi

BNI Perkuat Keterbukaan Informasi, Lindungi Diaspora Hong Kong dari Kejahatan Keuangan

2026/04/30
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi bersama ISSF menggelar kegiatan CSR (Istimewa )
Nasional

Kementerian Desa Perkuat Kolaborasi CSR Bersama ISSF untuk Percepatan Pembangunan Desa

2026/04/22
Solutif, eufy Hadirkan Pompa ASI Handsfree dengan Teknologi HeatFlow™
Ekonomi

Solutif, eufy Hadirkan Pompa ASI Handsfree dengan Teknologi HeatFlow™

2026/04/21
Bank CIMB Niaga Salurkan Dividen Rp4,06 Triliun, Cair 13 Mei
Ekonomi

Bank CIMB Niaga Salurkan Dividen Rp4,06 Triliun, Cair 13 Mei

2026/04/18
istimewa
Ekonomi

Verse Lite Hotel Gajah Mada Raih Agoda Golden Circle Awards

2026/04/17
Navigasi Pasar, Sucor Sekuritas Hadirkan Stock Idea Festival 2026
Ekonomi

Navigasi Pasar, Sucor Sekuritas Hadirkan Stock Idea Festival 2026

2026/04/12

Populer

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

6 Januari 2022 15:59
Ade Jona Prasetyo

Sosok Ayah Inspirasi Ade Jona Prasetyo Raih Kesuksesan

25 Oktober 2021 13:24
Karnaval SCTV

Karnaval SCTV Digelar di Bogor, Catat Tanggal, dan Intip Para Bintangnya

15 Juli 2022 11:11
Lucy In The Sky

Kendalikan Lucy In The Sky, Ini Bisnis yang Digeluti Delta Wibawa Bersama

23 April 2022 13:27
Jumpa pers PT.HDI menyingkapi kasus hukum yang menimpa JE di kantor PT. HDI di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/7)I

Langgar Kode Etik, HDI Hentikan Keanggotaan JE

8 Juli 2022 19:10
we Tv (Foto : ist)

WeTV Rilis Fitur Sewa Konten WeTV Original

30 April 2022 00:16
istimewa

Dari Game Mobile Legend, Zeva Christian Buktikan Gen Z Bisa Hasilkan Cuan Miliaran

26 September 2023 16:27
Kertas Basuki Rachmat

Kejagung Sita Aset Kertas Basuki Rachmat Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen 

22 Maret 2022 12:00
King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

2 Desember 2022 15:06
HOTS Championship

Waw, Transaksi HOTS Championship Season IV Mirae Asset Sekuritas Rp19 Triliun

7 Juli 2021 21:36 - Updated on 8 Juli 2021 19:40

Pilihan Redaksi

Meroket 110 Persen, PP Proprti Catat Laba Rp47,18 Miliar

Meroket 110 Persen, PP Proprti Catat Laba Rp47,18 Miliar

26 Juli 2025 14:27
Diapresiasi Alan Walker, SOUNEKAT Makin Semangat Berkarya di Industri Musik Indonesia

Diapresiasi Alan Walker, SOUNEKAT Makin Semangat Berkarya di Industri Musik Indonesia

3 Agustus 2023 21:52
Bumi Serpong Damai

Perkuat Modal, Bumi Serpong Damai Puasa Dividen

24 Juni 2021 10:07
BEI

Bergerak Liar, BEI Pantau Saham Triniti dan Prima Alloy

17 Juni 2021 09:37
ilustrasi

Kenali Modus Begal Rekening, 5 Menit Uang Raib!

16 Juni 2022 22:26
Ikea

IKEA Indonesia Luncurkan Koleksi Fashion

17 Juni 2021 20:26
Asuransi Tugu

Asuransi Tugu Salurkan Dividen Tunai Rp71,2 per Saham, Ikuti Jadwalnya

21 Mei 2022 17:30
Besok! SLJ Global Izin Private Placement 407,69 Juta Lembar

Besok! SLJ Global Izin Private Placement 407,69 Juta Lembar

29 November 2023 14:27
Rachel Vennya Pastikan Penuhi Panggilan Kepolisian

Dua Oknum TNI Terlibat dalam Kasus Rachel Vennya

21 Oktober 2021 19:07
Sediakan Hunian Rakyat, BTN Gelar Akad KPR Massal 10 Ribu Unit Rumah

Sediakan Hunian Rakyat, BTN Gelar Akad KPR Massal 10 Ribu Unit Rumah

8 Agustus 2023 19:27

About

indoposnews.co.id

“Berita Terbaru Indonesia”
Alamat :
Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta.
Telepon : 02174773761
Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Follow us

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
indoposnews.co.idLogo Header Menu