Indoposonline.NET – PT ABM Investama (ABMM) mengantongi kontrak Rp1,65 triliun. Kontrak tersebut didapat melalui anak usaha PT Cipta Kridatama dari PT Dizamatra Powerindo. Kontrak kerja berupa penambangan lapisan tanah penutup dan penyewaan unit alat berat untuk kebutuhan operasional dalam mencapai target sekitar 32 juta bank cubic metre (BCM) selama 5 tahun.
Direktur Utama Cipta Kridatama Feriwan Sinatra menjelaskan, perpanjangan kontrak dengan Dizamatra Powerindo itu, merupakan bagian strategi jangka panjang. ”Kami pastikan menjadi kontraktor pertambangan semakin kompetitif dan memiliki bisnis berkelanjutan menuju World Class Mining Contractor,” tutur Feriawan, kepada media, Jumat (4/6).
Baca Juga: Meroket Tak Wajar, BEI Bungkam Saham Digital Mediatama
Lokasi kerja pertambangan terletak di Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. Tambang itu memasang target rata-rata produksi pengupasan lapisan tanah sekitar 6 juta BCM setiap tahun. Sehingga jumlah produksi batu bara menjadi 2,2 juta ton per tahun.
Operasional proyek itu, akan didukung penuh perusahaan-perusahaan di bawah naungan Grup ABM dan Tiara Marga Trakindo. Seperti Trakindo, PT Sanggar Sarana Baja, Grup PT Cipta Krida Bahari, dan lain-lain. ”Kami optimistis dapat menjalankan operasional unggul, dan dapat memberi hasil terbaik bagi DMP,” harapnya. (abg)



























