• Redaksi
Jumat, Oktober 23, 2026
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
No Result
View All Result
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Selamat Jalan BBC

abu by abu
3 Januari 2023 05:27
Krue BBC

Awak redaksi BBC

Share on FacebookShare on Twitter

indoposnews.co.id – TEMAN-teman memanggilnya “Ilo”. Itulah nama kodenya saat masih jadi wartawan di Surabaya. Inisial (ilo) selalu tertulis di belakang berita yang ia buat. Nama lengkapnya: Mohamad Susilo. Ia sahabat Disway di London. Di sana “ilo” bekerja sebagai wartawan BBC. Juga penyiarnya. Di seksi siaran bahasa Indonesia. Anda pun sudah tahu: siaran bahasa Indonesia itu ditutup. Siaran terakhirnya tanggal 30 Desember 2022. 

Begitu menginjak tanggal 1 Januari siaran itu tidak ada lagi. Tapi “ilo” akan tetap tinggal di London. Tiga anaknya lahir di London. Yang terbesar lagi menempuh S2 di sana. Di bidang War Studies, Conflict Resolution. Yang kedua masih SMA. Dan si bungsu masih SD. “Saya akan menemani anak-anak di sini,” ujarnya. Ilo masih tetap bekerja di BBC. Ilo sendiri alumnus sastra Inggris, Universitas Negeri Semarang, Unnes. Kampung halamannya di Welahan, Jepara.

Inisial ”ilo” itu ternyata diberikan oleh redakturnya saat itu: Mundzar Fahman. “Biar kamu nanti jadi orang internasional,” ujar Mundzar melucu. ILO adalah organisasi buruh internasional. Guyon itu jadi kenyataan. Diam-diam “ilo” melamar bekerja ke BBC London. Diterima. Awalnya banyak yang tidak percaya. Postur “ilo” sangat mungil. Pun untuk ukuran orang Indonesia. Kurus pula. Jalannya melayang-layang.

Baca Juga

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5

Transformasi Underwriting Berbasis Data

Superbrands Indonesia Apresiasi 64 Merek dalam Gala Award 2026

Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif

Baca juga: Kapokmu Kapan

Ketika “ilo” pamit mau berangkat ke London banyak yang berdoa agar “ilo”, dengan tubuhnya yang seperti itu, cukup kuat menahan dingin di musim salju. Dhimam Abror, Pemred Ilo saat itu termasuk yang tidak kaget. “Sejak masuk Jawa Pos pandangan geopolitiknya sudah terlihat mengglobal,” ujar Abror. Pun teman seangkatan Ilo, Ahmad Marzuq. Yang juga masuk BBC. Sebelum dua orang itu pun sudah ada wartawan Abror lainnya yang ke BBC. 

Yakni Riza Primadi, yang setelah itu pemimpin SCTV. Saya pun meneleponnya. Agar Ilo menulis untuk pembaca Disway: soal penutupan BBC Siaran Indonesia itu. Inilah tulisannya.(Dahlan Iskan)

Hari Jumat, 30 Desember 2022, menandai akhir perjalanan panjang siaran radio BBC News Indonesia. Buletin berita ”Dunia Pagi Ini” pukul 06.00 WIB pada Jumat itu siaran terakhir, setelah mengudara tanpa jeda sejak 30 Oktober 1949, sekitar lima tahun setelah Indonesia berdiri. Saya mengenal radio BBC Siaran Indonesia -belakangan mengadopsi nama BBC News Indonesia- medio 1980-an melalui ayah, yang kebetulan pendengar setia. 

Baca juga: Sisi Puruhito

Ayah biasanya mendengarkan siaran BBC pukul 05.00 dan 20.00 WIB. Kesetiaan ayah mendengarkan radio BBC bisa jadi karena informasi yang disajikan BBC relatif lebih objektif dibanding media arus utama Indonesia saat itu. Tidak ada sensor diri berlebih karena BBC secara editorial independen, dan secara fisik jauh penguasa. Saya teringat dengan cerita seorang redaktur koran yang tidak berani memberitakan tumbangnya pohon beringin besar yang mengganggu kota.

Ia menuturkan pemberitaan tumbangnya beringin mungkin akan membuat penguasa terusik. Kita paham partai pemenang pemilu berkali-kali itu punya lambang pohon beringin. Kekhawatiran semacam itu, membuat redaksi akhirnya memutuskan tidak memberitakan tumbangnya beringin. Di tengah keinginan publik yang ingin tahu informasi secara utuh, di situlah publik merasakan pentingnya kehadiaran siaran radio BBC. 

BBC bisa menyiarkan suara-suara yang tidak diinginkan. Misalnya, suara kelompok Gerakan Aceh Merdeka, baik yang ada di Aceh maupun di Swedia. Juga suara-suara yang kritis terhadap penguasa. Namun, zaman berubah. Rezim berganti. Informasi bisa leluasa dihadirkan tanpa filter berlebih. Yang juga berubah adalah kebiasaan orang mengakses informasi. Kita tak bisa lagi “memaksa” orang untuk duduk manis mendengarkan siaran radio pukul 20.00 malam. 

Baca juga: Berebut Alat

Atau bangun menjelang pukul 04.00 untuk mendengarkan acara “Pagi Gembira” dari Radio Australia. Ketidakberdayaan memaksa orang untuk mendengarkan radio seperti pada 1980-an, 1990-an, dan awal 2000-an membuat angka pendengar cenderung turun dari tahun ke tahun. Kajian dilakukan Strategy Analytics memperlihatkan jumlah pendengar radio terestrial, layanan radio disiarkan melalui gelombang udara, turun di Amerika, Eropa, dan China. 

Kajian lain oleh New York University, Amerika Serikat, menunjukkan perusahaan radio tradisional telah gagal berinteraksi secara aktif dengan Generasi Z, generasi yang lahir setelah tahun 1995. Sekarang era streaming dan on-demand. Informasi tersedia 24 jam, tujuh hari sepekan, diakses kapan saja, dan di mana saja. Netflix dan Pandora booming, demikian juga dengan podcast atau siniar.

Ledakan streaming tak lepas dari layanan data makin terjangkau, dan perangkat keras/lunak makin canggih. Di luar perubahan lansekap konsumen informasi, secara internal juga ada tantangan untuk melakukan efisiensi finansial. BBC World Service -BBC News Indonesia salah satu bagiannya- diminta melakukan penghematan ratusan miliar rupiah, membuat BBC harus menutup siaran radio dalam beberapa bahasa, di antaranya siaran bahasa Arab.

Baca juga: Omnibus Kesehatan

Jadi, organisasi media harus berubah, dan beradaptasi. Dan itu dilakukan BBC News Indonesia. Berat karena perjalanan BBC, dan awaknya seakan menjadi saksi, dan sekaligus mendokumentasikan perjalanan sejarah. Dari pemilu pertama 1955, insiden 1965, tonggak awal Orde Baru pada 1966, lahirnya era Reformasi 1998, hingga upaya mendamaikan Aceh berliku pada 2005.

BBC News Indonesia melakukan penelusuran di Belanda untuk melacak skandal adopsi anak-anak Indonesia oleh para orang tua di negara tersebut yang diyakini tidak dengan prosedur benar. BBC secara dekat mengikuti pertemuan-pertemuan rahasia antara pemerintah RI dan delegasi GAM di Finlandia. Pada 2019-2020 selama beberapa bulan BBC mengikuti kasus, dan persidangan perkosaan terbesar dalam sejarah Inggris dilakukan warga Indonesia di Manchester Reiyhard Sinaga, dengan perkiraan korban 200 orang. 

BBC beberapa kali terbang ke Afrika Barat untuk masuk, dan membongkar sindikat penyelundup yang menjual simpanse ke Asia Timur. BBC menjadi satu dari sedikit media yang rutin menghadirkan wawancara-wawancara eksklusif dari turnamen badminton tertua dunia All England di Birmingham. Adaptasi sudah dimulai BBC sejak beberapa tahun lalu. Konten radio diperpendek sementara liputan-liputan khusus dalam format video diperbanyak porsinya. 

Baca juga: Sang Dewi

Suara tidak lagi menjadi andalan. BBC News Indonesia hadir di layanan podcast (Spotify, Apple, Google), YouTube, Facebook, Twitter, dan Facebook. Platform ini digenjot potensinya dan dimaksimalkan untuk menjangkau audiens. TikTok? Tinggal menunggu waktu. Di situlah audiens berada. Mereka tidak lagi duduk manis di teras depan mendengarkan radio sambil menikmati kudapan selepas Isya. Mereka ada di mana-mana. 

Di kampus, di kafe, di dalam taksi, di stasiun, di gerbong KRL, bahkan ketika jam istirahat sekolah. Perangkat utamanya bukan lagi radio transistor tiga gelombang, tetapi gawai bernama telepon genggam pintar ada di kantung jutaan atau miliaran orang. Sebagai wartawan BBC News Indonesia, tentu ada perasaan sedih. Saya seperti melepas sahabat pergi selamanya. Saya akan merindukan aktivitas sebagai penyiar di studio, merindukan dikejar-kejar tenggat karena harus siaran pukul 18.00, 20.00 atau 05.00 WIB.

Namun, saya juga sadar yang berubah hanyalah medium untuk menjangkau audiens. Kami akan tetap membuat produk informasi dengan proses, dan verifikasi seperti dulu. Kami tidak ada lagi di gelombang udara. Kami ada di gawai di kantung saku Anda. (*)

 

Tags: BBCEfisiensiinggrisNews IndonesiaRadioSiaran IndonesiaTutup

Berita Terkait

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5
Ekonomi

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5

2026/10/21
Transformasi Underwriting Berbasis Data
Ekonomi

Transformasi Underwriting Berbasis Data

2026/09/29
Superbrands Indonesia kembali memberikan apresiasi kepada merek-merek unggulan melalui ajang Gala Award Superbrands Indonesia’s Choice 2026 yang digelar di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel, Jakarta Selatan, Kamis (25/9/2026)
Headline Ekonomi

Superbrands Indonesia Apresiasi 64 Merek dalam Gala Award 2026

2026/09/27
Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif
Ekonomi

Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif

2026/09/25
Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN
Ekonomi

Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN

2026/09/25
Luxpawn Buka Lounge Kedua, Jajakan Pembiayaan Aset Bernilai Prestisius
Ekonomi

Luxpawn Buka Lounge Kedua, Jajakan Pembiayaan Aset Bernilai Prestisius

2026/09/17

Populer

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

6 Januari 2022 15:59
Ade Jona Prasetyo

Sosok Ayah Inspirasi Ade Jona Prasetyo Raih Kesuksesan

25 Oktober 2021 13:24
Karnaval SCTV

Karnaval SCTV Digelar di Bogor, Catat Tanggal, dan Intip Para Bintangnya

15 Juli 2022 11:11
Lucy In The Sky

Kendalikan Lucy In The Sky, Ini Bisnis yang Digeluti Delta Wibawa Bersama

23 April 2022 13:27
Jumpa pers PT.HDI menyingkapi kasus hukum yang menimpa JE di kantor PT. HDI di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/7)I

Langgar Kode Etik, HDI Hentikan Keanggotaan JE

8 Juli 2022 19:10
we Tv (Foto : ist)

WeTV Rilis Fitur Sewa Konten WeTV Original

30 April 2022 00:16
istimewa

Dari Game Mobile Legend, Zeva Christian Buktikan Gen Z Bisa Hasilkan Cuan Miliaran

26 September 2023 16:27
Kertas Basuki Rachmat

Kejagung Sita Aset Kertas Basuki Rachmat Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen 

22 Maret 2022 12:00
HOTS Championship

Waw, Transaksi HOTS Championship Season IV Mirae Asset Sekuritas Rp19 Triliun

7 Juli 2021 21:36 - Updated on 8 Juli 2021 19:40
King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

2 Desember 2022 15:06

Pilihan Redaksi

dahlan iskan

In Memoriam Arief Harsono

4 Juli 2021 06:45 - Updated on 5 Juli 2021 00:48
Ikuti! Ini Jadwal Stock Split Pudjiadi Rasio 1:2

Ikuti! Ini Jadwal Stock Split Pudjiadi Rasio 1:2

11 Juni 2024 06:27
Drama KTT G20

Drama KTT G20

15 November 2022 05:27
Ginting Jaya

Lepas 200 Juta Saham Ginting Jaya Energ, Pengendali Ini Raup Dana Rp10 Miliar 

22 Februari 2022 08:57
Bank Nobu

Ancang-ancang, Grahaputra Serok Rights Issue Bank Nationalnobu 

23 September 2021 11:57
Bali Towerindo

Lunasi Obligasi, Bali Towerindo Kantongi Fasilitas Kredit Rp200 Miliar

12 Agustus 2021 13:27
PUPR Infrastruktur Papua

Pemerataan, PUPR Percepat Pembangunan Infrastruktur Papua

25 Juli 2021 18:37
Ilustrasi orang berjalan kaki (indoposnews/pexels)

Simak! Berikut Jumlah Langkah yang Bikin Berat Kamu Turun

6 Juni 2022 00:12
Adaro Energy Lepas Anak Usaha USD2,45 Miliar, Telisik Tujuannya

Adaro Energy Lepas Anak Usaha USD2,45 Miliar, Telisik Tujuannya

17 September 2024 11:20
Agama

Kemenag Cabut Izin Lembaga Amil Zakat Abdurrohman bin Auf

4 November 2021 13:43

About

indoposnews.co.id

“Berita Terbaru Indonesia”
Alamat :
Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta.
Telepon : 02174773761
Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Follow us

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
indoposnews.co.idLogo Header Menu