indoposnews.co.id – Perkembangan pesat kecerdasan buatan (AI), dan transformasi digital mengubah cara manusia bekerja. Justru satu hal makin bernilai yaitu hubungan antarmanusia. Berangkat dari realitas itu, praktisi komunikasi, dan personal branding consultant Agung Setiyo Wibowo meluncurkan buku terbaru berjudul The Wealth You Can’t Lose: Seni Membangun Kekayaan Sejati di Dunia makin Terhubung diterbitkan M&C Gramedia.
Buku itu, mengangkat konsep relational wealth atau kekayaan relasional sebagai salah satu aset paling penting dalam kehidupan profesional. Menurut Agung, kemampuan teknis dapat membuka pintu kesempatan, tetapi hubungan dibangun atas dasar kepercayaan menjadi faktor seseorang terus dipercaya, dan mendapat peluang baru.
“Banyak orang masih memandang networking sebagai aktivitas penuh basa-basi atau sekadar menambah daftar kontak. Padahal, relasi dibangun secara tulus merupakan bentuk kekayaan yang mampu bertahan bahkan ketika kondisi ekonomi berubah,” ujar Agung.
Baca juga: Simak Ini Peluang Karier Lulusan Manajemen
Melalui buku itu, Agung berupaya mengubah cara pandang masyarakat terhadap networking. Ia menekankan membangun relasi bukan soal menjadi pribadi ekstrover atau pandai berbicara, melainkan kemampuan untuk memberi nilai kepada orang lain secara konsisten.
Selama lebih dari 14 tahun berkarier di bidang komunikasi, konsultasi manajemen, dan pengembangan sumber daya manusia, Agung melihat banyak profesional berbakat gagal mencapai potensi terbaik karena minim jejaring yang mendukung. Sebaliknya, tidak sedikit individu dengan kemampuan relatif sama justru berkembang lebih cepat karena memiliki hubungan profesional kuat.
Dalam The Wealth You Can’t Lose, pembaca diajak memahami networking bukan bakat bawaan, melainkan keterampilan dapat dipelajari siapa saja, termasuk yang mengaku introver. Tidak hanya menyajikan teori, buku setebal 145 halaman itu, juga diperkaya dengan kisah nyata, hasil riset ilmiah, latihan praktis, hingga berbagai kerangka kerja dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Baca juga: Dorong Minat Baca, Mirae Asset Sumbang Buku Saung Kampung Berdaya Muhsinin
Salah satunya konsep “5-50-100”, sistem sederhana membantu pembaca memetakan, dan merawat hubungan profesional secara berkelanjutan. Berbeda dari banyak buku networking yang menitikberatkan pada teknik memperluas jaringan, Agung justru mengajak pembaca membangun hubungan autentik. Ia percaya kualitas hubungan jauh lebih penting dibanding jumlah koneksi.
“Kalau peluang itu saya ibaratkan kupu-kupu, banyak orang sibuk mengejarnya sehingga justru terbang menjauh. Namun, ketika kita membangun taman bunga yang indah melalui kebiasaan memberi nilai kepada orang lain, kupu-kupu itu akan datang dengan sendirinya,” kata Agung.
Baca juga: Kembangkan Kualitas SDM, BTN Gondol Penghargaan LinkedIn
Peluncuran buku itu, telah berlangsung di Gramedia Grand Indonesia pada 1 Agustus 2026 dalam format talkshow interaktif dihadiri puluhan peserta dari berbagai latar belakang profesional. Acara tersebut dikemas santai sehingga mendorong diskusi dan sesi tanya jawab berlangsung aktif, sebelum ditutup dengan sesi penandatanganan buku oleh penulis.
Buku ditujukan bagi profesional, manajer, pengusaha, konsultan, mahasiswa tingkat akhir, hingga siapa pun yang ingin membangun modal sosial sebagai fondasi pertumbuhan karier, dan kehidupan jangka panjang. Dengan pendekatan ringan namun aplikatif, The Wealth You Can’t Lose menawarkan perspektif kekayaan terbesar tidak selalu berbentuk materi, melainkan hubungan yang mampu membuka berbagai kesempatan baru. (abg)



























