• Redaksi
Sabtu, Oktober 24, 2026
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
No Result
View All Result
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Pantas Nyungsep, Belasan Tahun Garuda Indonesia Jalani Sederet Tradisi Buruk

Achmad Sukarno by Achmad Sukarno
26 Mei 2021 19:39
Garuda Indonesia

Garuda Indonesia tengah menghadapi persoalan tidak enteng. FOTO - ISTIMEWA

Share on FacebookShare on Twitter

Indoposonline.NET – PT Garuda Indonesia (GIAA) tengah menghadapi persoalan tidak ringan. Program pensiun dini tidak terelakkan. Itu dilakukan menyusul kinerja operasional menukik tajam akibat pandemi Covid-19.

”Opsi berat namun harus kami ambil untuk bertahan di tengah ketidakseimbangan industri,” tutur Direktur Utama Garuda Irfan Setiaputra, kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (24/5).

Baca Juga: Terbang Rendah, Utang Jerat Sayap Garuda Indonesia

Baca Juga

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5

Transformasi Underwriting Berbasis Data

Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif

Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN

Berdasar rekaman suara berisi pidato Irfan Setiaputra, Garuda Indonesia memiliki utang Rp70 triliun. Jumlah itu terus membengkak setiap bulan lebih dari Rp1 triliun. Pasalnya, pendapatan perusahaan tidak mampu menutup seluruh pengeluaran.

Pendapatan pada Mei lalu, hanya sekitar USD56 juta. Sedang pada saat bersamaan, masih ada biaya sewa pesawat USD56 juta, maintenance USD20 juta, avtur USD20 juta, dan belanja pegawai USD20 juta. Efeknya, arus kas perusahaan negatif, dan modal sudah tekor Rp41 triliun.

Baca Juga: Ini Alasan Forbes Nobatkan Bank Syariah Indonesia sebagai The World’s Best Banks 2021

Dia menambahkan, perusahaan terpaksa melakukan sejumlah upaya restrukturisasi. Salah satunya pemangkasan jumlah pesawat beroperasi dari 142 menjadi 70 pesawat. Sejatinya, kondisi terkini Garuda Indonesia itu, tidak perlu dirisaukan. Pasalnya, ada sederet kebiasaan buruk Garuda sejak Emirsyah berkuasa hingga sekarang tetap terpelihara. 

Menurut pengamat penerbangan AIAC Aviation Arista Atmadjati, kebiasaan jelek itu, antara lain selalu melakukan window dressing alias mempercantik atau menyulap laporan keuangan, maupun portofolio bisnis untuk memikat hati para investor. 

Baca juga: Perkuat Layanan, Bank Banten Akselerasi Penerapan Sistem Digital  

Selanjutnya, bilang Arista, Garuda melakukan accounting treatment dengan beragam dalih. Dan, parahnya, laba operasional sepanjang 11 tahun terakhir hanya karena jualan a.c, aset, gedung, dan lain-lain. ”Jadi, tidak pernah ada laba operasional yang real profit karena usaha. Semu belaka,” tegas Arista.

Selain itu, tidak ada rasa sense of crisis para pejabat VP ke atas. Lihat saja, parkiran mobil pejabat Garuda Indonesia penuh Alphard dan Fortuner. Sewa pesawat lebih mahal 25 persen dari harga pasar dunia bahkan lebih tinggi dari Singapore airline. 

Baca Juga: PTPP Optimistis Koleksi Kontrak Baru Rp30,1 Triliun

Tidak kalah penting organisasi pusat dan perwakilan sangat jumbo. Lalu, tidak pernah dilakukan survei analisa beban kerja karyawan. Sudah optimal atau hanya nebeng makan. Pressure atau tekanan organisasi non struktural terhadap Board of Director (BOD). Efeknya, banyak pejabat karbitan dan tidak kompeten menambah runyam karena output pejabat afiliasi dengan organisasi non struktural tidak kompeten. ”Assessment tidak terbuka dan calon tunggal,” ucapnya.

Parahnya, sikap pejabat sangat birokratis. Seharusnya, bertindak sales force di lapangan dengan semangat melayani. Saat ini, Garuda Indonesia butuh figur tegas seperti Robby Djohan dan Abdul Gani. ”CEO tegas dan tidak populer sangat dibutuhkan Garuda saat ini,” harapnya. (abg)

 

Tags: Garuda IndonesiaGIAAKinerja JeblokLilitan UtangPensiun DiniTradisi Buruk

Berita Terkait

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5
Ekonomi

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5

2026/10/21
Transformasi Underwriting Berbasis Data
Ekonomi

Transformasi Underwriting Berbasis Data

2026/09/29
Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif
Ekonomi

Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif

2026/09/25
Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN
Ekonomi

Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN

2026/09/25
Luxpawn Buka Lounge Kedua, Jajakan Pembiayaan Aset Bernilai Prestisius
Ekonomi

Luxpawn Buka Lounge Kedua, Jajakan Pembiayaan Aset Bernilai Prestisius

2026/09/17
SNADA Indonesia 2026 Perkenalkan “Suara dan Nada dari Indonesia Timur”
Ekonomi

SNADA Indonesia 2026 Perkenalkan “Suara dan Nada dari Indonesia Timur”

2026/09/04

Populer

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

6 Januari 2022 15:59
Ade Jona Prasetyo

Sosok Ayah Inspirasi Ade Jona Prasetyo Raih Kesuksesan

25 Oktober 2021 13:24
Karnaval SCTV

Karnaval SCTV Digelar di Bogor, Catat Tanggal, dan Intip Para Bintangnya

15 Juli 2022 11:11
Lucy In The Sky

Kendalikan Lucy In The Sky, Ini Bisnis yang Digeluti Delta Wibawa Bersama

23 April 2022 13:27
Jumpa pers PT.HDI menyingkapi kasus hukum yang menimpa JE di kantor PT. HDI di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/7)I

Langgar Kode Etik, HDI Hentikan Keanggotaan JE

8 Juli 2022 19:10
we Tv (Foto : ist)

WeTV Rilis Fitur Sewa Konten WeTV Original

30 April 2022 00:16
istimewa

Dari Game Mobile Legend, Zeva Christian Buktikan Gen Z Bisa Hasilkan Cuan Miliaran

26 September 2023 16:27
Kertas Basuki Rachmat

Kejagung Sita Aset Kertas Basuki Rachmat Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen 

22 Maret 2022 12:00
HOTS Championship

Waw, Transaksi HOTS Championship Season IV Mirae Asset Sekuritas Rp19 Triliun

7 Juli 2021 21:36 - Updated on 8 Juli 2021 19:40
King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

2 Desember 2022 15:06

Pilihan Redaksi

Tangkapan Layar Dari Jendela SMP (indoposonline.net/achmad sukarno)

Rafi Patah Hati, Berikut Sinopsis Dari Jendela SMP Kamis 17 Juni 2021

17 Juni 2021 01:44
RedDoorz memperkenalkan hotel premium pertamanya di kawasan Asia Tenggara, yang hadir di Indonesia, yakni Sunerra Hotels, pada Rabu (2/6).

RedDoorz Luncurkan Hotel Premium, Sunerra Hotels, intip Yuk

2 Juni 2021 16:07
Teddy Minahasa

Teddy Sambo

7 Maret 2023 05:27
IHSG

Lompatan Harga Komoditas Bakal Kerek IHSG

6 Juli 2021 08:57
Ashmore

Lewati Tahun Menantang, Ashmore Asset Usulkan Dividen Final Rp25 per Lembar

7 September 2023 21:27 - Updated on 8 September 2023 06:06
Transcoal Pacific

Jangan Lupa! Ini Skema Gelontoran Dividen Transcoal Pacific Rp15 Miliar

5 Agustus 2022 09:27
Sekolah

Unicef Mendesak Negara Pandemi Membuka Kembali Sekolah

17 September 2021 10:49
Sunat Porsi, Laut Biru Lepas 13,58 Juta Saham Wir Asia

Sunat Porsi, Laut Biru Lepas 13,58 Juta Saham Wir Asia

31 Januari 2025 07:27
Kioson

Kioson Komersial Right Issue Rp107,58 Miliar, Ini Jadwalnya

14 Juli 2022 14:27
sajadah panjang

MAXstream Rilis Sajadah Panjang

5 Mei 2021 22:13 - Updated on 6 Mei 2021 05:17

About

indoposnews.co.id

“Berita Terbaru Indonesia”
Alamat :
Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta.
Telepon : 02174773761
Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Follow us

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
indoposnews.co.idLogo Header Menu