• Redaksi
Jumat, Februari 13, 2026
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
No Result
View All Result
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Pantas Nyungsep, Belasan Tahun Garuda Indonesia Jalani Sederet Tradisi Buruk

Achmad Sukarno by Achmad Sukarno
26 Mei 2021 19:39
Garuda Indonesia

Garuda Indonesia tengah menghadapi persoalan tidak enteng. FOTO - ISTIMEWA

Share on FacebookShare on Twitter

Indoposonline.NET – PT Garuda Indonesia (GIAA) tengah menghadapi persoalan tidak ringan. Program pensiun dini tidak terelakkan. Itu dilakukan menyusul kinerja operasional menukik tajam akibat pandemi Covid-19.

”Opsi berat namun harus kami ambil untuk bertahan di tengah ketidakseimbangan industri,” tutur Direktur Utama Garuda Irfan Setiaputra, kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (24/5).

Baca Juga: Terbang Rendah, Utang Jerat Sayap Garuda Indonesia

Baca Juga

Bertansformasi, BTN Menjadi Bank Lebih Modern

Simak! Ini Alasan Indonet Cabut dari Pasar Modal Indonesia

Maksimalkan Emas Pani, Merdeka Gold Eksekusi Transaksi Rp9,84 Triliun

Memburuk, Fajar Surya Tekor Rp1,13 Triliun

Berdasar rekaman suara berisi pidato Irfan Setiaputra, Garuda Indonesia memiliki utang Rp70 triliun. Jumlah itu terus membengkak setiap bulan lebih dari Rp1 triliun. Pasalnya, pendapatan perusahaan tidak mampu menutup seluruh pengeluaran.

Pendapatan pada Mei lalu, hanya sekitar USD56 juta. Sedang pada saat bersamaan, masih ada biaya sewa pesawat USD56 juta, maintenance USD20 juta, avtur USD20 juta, dan belanja pegawai USD20 juta. Efeknya, arus kas perusahaan negatif, dan modal sudah tekor Rp41 triliun.

Baca Juga: Ini Alasan Forbes Nobatkan Bank Syariah Indonesia sebagai The World’s Best Banks 2021

Dia menambahkan, perusahaan terpaksa melakukan sejumlah upaya restrukturisasi. Salah satunya pemangkasan jumlah pesawat beroperasi dari 142 menjadi 70 pesawat. Sejatinya, kondisi terkini Garuda Indonesia itu, tidak perlu dirisaukan. Pasalnya, ada sederet kebiasaan buruk Garuda sejak Emirsyah berkuasa hingga sekarang tetap terpelihara. 

Menurut pengamat penerbangan AIAC Aviation Arista Atmadjati, kebiasaan jelek itu, antara lain selalu melakukan window dressing alias mempercantik atau menyulap laporan keuangan, maupun portofolio bisnis untuk memikat hati para investor. 

Baca juga: Perkuat Layanan, Bank Banten Akselerasi Penerapan Sistem Digital  

Selanjutnya, bilang Arista, Garuda melakukan accounting treatment dengan beragam dalih. Dan, parahnya, laba operasional sepanjang 11 tahun terakhir hanya karena jualan a.c, aset, gedung, dan lain-lain. ”Jadi, tidak pernah ada laba operasional yang real profit karena usaha. Semu belaka,” tegas Arista.

Selain itu, tidak ada rasa sense of crisis para pejabat VP ke atas. Lihat saja, parkiran mobil pejabat Garuda Indonesia penuh Alphard dan Fortuner. Sewa pesawat lebih mahal 25 persen dari harga pasar dunia bahkan lebih tinggi dari Singapore airline. 

Baca Juga: PTPP Optimistis Koleksi Kontrak Baru Rp30,1 Triliun

Tidak kalah penting organisasi pusat dan perwakilan sangat jumbo. Lalu, tidak pernah dilakukan survei analisa beban kerja karyawan. Sudah optimal atau hanya nebeng makan. Pressure atau tekanan organisasi non struktural terhadap Board of Director (BOD). Efeknya, banyak pejabat karbitan dan tidak kompeten menambah runyam karena output pejabat afiliasi dengan organisasi non struktural tidak kompeten. ”Assessment tidak terbuka dan calon tunggal,” ucapnya.

Parahnya, sikap pejabat sangat birokratis. Seharusnya, bertindak sales force di lapangan dengan semangat melayani. Saat ini, Garuda Indonesia butuh figur tegas seperti Robby Djohan dan Abdul Gani. ”CEO tegas dan tidak populer sangat dibutuhkan Garuda saat ini,” harapnya. (abg)

 

Tags: Garuda IndonesiaGIAAKinerja JeblokLilitan UtangPensiun DiniTradisi Buruk

Berita Terkait

Bertansformasi, BTN Menjadi Bank Lebih Modern
Ekonomi

Bertansformasi, BTN Menjadi Bank Lebih Modern

2026/02/11
Simak! Ini Alasan Indonet Cabut dari Pasar Modal Indonesia
Ekonomi

Simak! Ini Alasan Indonet Cabut dari Pasar Modal Indonesia

2026/02/11
Maksimalkan Emas Pani, Merdeka Gold Eksekusi Transaksi Rp9,84 Triliun
Ekonomi

Maksimalkan Emas Pani, Merdeka Gold Eksekusi Transaksi Rp9,84 Triliun

2026/02/11
Memburuk, Fajar Surya Tekor Rp1,13 Triliun
Ekonomi

Memburuk, Fajar Surya Tekor Rp1,13 Triliun

2026/02/11
Kapok Rugi, Laba Latinusa Melangit 5.263 Persen
Ekonomi

Kapok Rugi, Laba Latinusa Melangit 5.263 Persen

2026/02/11
Genap Berusia 76 Tahun, Laba Bersih BTN Tembus Rp3,5 Triliun
Ekonomi

Genap Berusia 76 Tahun, Laba Bersih BTN Tembus Rp3,5 Triliun

2026/02/09

Populer

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

6 Januari 2022 15:59
Ade Jona Prasetyo

Sosok Ayah Inspirasi Ade Jona Prasetyo Raih Kesuksesan

25 Oktober 2021 13:24
Karnaval SCTV

Karnaval SCTV Digelar di Bogor, Catat Tanggal, dan Intip Para Bintangnya

15 Juli 2022 11:11
Lucy In The Sky

Kendalikan Lucy In The Sky, Ini Bisnis yang Digeluti Delta Wibawa Bersama

23 April 2022 13:27
Jumpa pers PT.HDI menyingkapi kasus hukum yang menimpa JE di kantor PT. HDI di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/7)I

Langgar Kode Etik, HDI Hentikan Keanggotaan JE

8 Juli 2022 19:10
we Tv (Foto : ist)

WeTV Rilis Fitur Sewa Konten WeTV Original

30 April 2022 00:16
istimewa

Dari Game Mobile Legend, Zeva Christian Buktikan Gen Z Bisa Hasilkan Cuan Miliaran

26 September 2023 16:27
Kertas Basuki Rachmat

Kejagung Sita Aset Kertas Basuki Rachmat Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen 

22 Maret 2022 12:00
King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

2 Desember 2022 15:06
Allo Bank

Gemar Transaksi, Ali Gunawan Koleksi 7,95 Juta Saham Bank Milik Chairul Tanjung

2 Februari 2022 18:27

Pilihan Redaksi

Jisoo- indoposnews

Jisoo Bocorkan Karya Terbaru Blackpink

14 Mei 2022 15:53
Pengguna jalan melintas genangan banjir di ruas jalan nasional di Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh. (FOTO ANTARA/Teuku Dedi Iskandar)

Tujuh Kabupaten di Provinsi Aceh Status Siaga Banjir

6 Mei 2022 19:07
Wijaya Karya Beton

Wijaya Karya Beton, Borong Peralatan Milik Wika Konstruksi Rp69,13 Miliar

20 Desember 2021 07:37
Multitrend

Lego 719,96 Juta Lembar, Pengendali Multitrend Raup Rp268 Miliar

15 September 2023 11:27
Garuda Indonesia

Garuda-Bank Ina Masuk Radar Pansus BEI

27 Juli 2021 13:07
Film "Hotel Transylvania: Transformania" (Sony Pictures Animation)

Film Hotel Transylvania: Transformania Ditunda Hingga Oktober

20 Juni 2021 15:47
Buru Restu Investor, Bank CIMB Niaga Geber RUPSLB Kedua 19 Oktober 2023

Buru Restu Investor, Bank CIMB Niaga Geber RUPSLB Kedua 19 Oktober 2023

12 Oktober 2023 19:27
Rapper Korea Selatan Psy-indoposnews

Psy Rilis Album ke Sembilan

29 April 2022 17:16
VICO

Victoria Investama Private Placement 915 Juta Lembar

25 November 2021 07:40
Peraih medali Olimpiade Angelique Kerber mundur dari Olimpiade Tokyo yang digelar 23 Juli-8 Agustus (indoposonline.NET/net)

Petenis Jerman Angelique Kerber Mundur dari Olimpiade Tokyo

15 Juli 2021 23:01

About

indoposnews.co.id

“Berita Terbaru Indonesia”
Alamat :
Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta.
Telepon : 02174773761
Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Follow us

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
indoposnews.co.idLogo Header Menu