Terkait target, Emil meminta agar proses pembelajaran bisa berjalan terus seperti ini, karena berharap bahwa kondisi pandemi akan bisa dijaga dan bahkan turun ke depannya.
“Dan yang paling penting tantangannya adalah bahwa pembelajaran tidak hanya di 30 menit per jam pelajaran yang ada di sekolah, maka sesi-sesi ini harus dilakukan juga secara daring,” katanya.
Baca juga : Penuhi Kebutuhan Gas Jawa Timur, Proyek Gas JTB jadi Andalan
Emil juga menekankan bahwa pembelajaran juga dilangsungkan secara hybrid, atau kombinasi antara tatap muka terbatas dengan pembelajaran secara daring.
“Kalau tidak dilakukan secara hybrid tentu tidak bisa maksimal dalam memberikan pendidikan dan kurikulum yang dibutuhkan oleh peserta didik,” katanya. (mid)




























