• Redaksi
Kamis, Oktober 22, 2026
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
No Result
View All Result
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
Home Headline Utama

Durian Lokal

abu by abu
19 Juli 2023 05:27
Andi Tanri Abeng

Kakanwil BPN Kalbar Andi Tanri Abang dengan baret baru.

Share on FacebookShare on Twitter

indoposnews.co.id – DUA MINGGU ini lidah seperti dimanja: ketika ke Jambi lagi awal musim durian di sana. Ketika ke Pontianak juga awal musim durian Punggur. Mungkin saya juga harus ke Bangka. Ditunggu durian Tupaikong di sana. Satu pohon lagi penuh dengan durian. Ratusan buah. Itu pohon durian berumur 101 tahun –tahun lalu disebut 100 tahun. Di Pontianak saya diajak berkampanye politik durian. Temanya: selamatkan durian lokal. 

Rupanya pohon durian lagi terancam: oleh perumahan dan perkebunan sawit. Saya mengulang-ulang jargon baru saya: durian lokal itu beda rasa enak semua. Itu untuk menandai perubahan pandangan saya pada durian musangking: enak semua tapi rasanya sama. Durian lokal Pontianak harus diselamatkan. Dengan cara banyak memakannya. Jangan sampai seperti di Jawa tidak terjaga. Dalam perjalanan udara ke Pontianak kali ini, saya bertemu teman baru: Dede. 

Pengusaha muda. Ganteng. Asli Pontianak. Ia bertanya: ada acara apa kok saya ke Pontianak. Saya jawab singkat: ingin makan durian! Itulah jawaban kelas sapu jagat. Dede langsung terbius dengan kata ”makan durian”. Saya pun selamat: tidak harus menceritakan apa saja agenda saya di Kalbar. “Pas. Sekarang lagi musim durian Punggur,” katanya. “Makan durian dengan saya saja. Saya sediakan sebanyak Pak Dahlan kuat memakannya,” tambahnya.

Baca Juga

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5

Transformasi Underwriting Berbasis Data

Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif

Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN

Baca juga: MUI Dokter

Alhamdulilah. Puji Tuhan. Amitofo. Rahayu. Nikmat mana lagi yang masih harus saya dustakan. Durian Punggur adalah durian dari kecamatan Punggur. Lokasinya sekitar 15 km Tenggara Pontianak. Mulai banyak tanam sawit di sana. Di mana-mana terjaga durian Punggur. Murah sekali: tidak sampai Rp30 ribu per biji. Waktu Wali Kota Pontianak dijabat Sutarmiji –sekarang Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar)– harga durian Punggur pernah dilambungkan sampai Rp50 ribu.

Wali Kota Miji ngamuk. Kios-kios durian diperintahkan ditutup. Akhirnya harga kembali normal. Saya seperti tidak sabar saja menunggu malam. Maka segala macam urusan saya selesaikan cepat: ngopi di A Siang, bubur ikan di A Heng, ngopi lagi di A Ming. Sampai pukul 14.00 masih juga dapat tawaran dari satu A ke A yang lain. Tapi saya putuskan tegas: stop. Tidak boleh lagi ada makanan masuk perut. Pun tidak mau diajak makan malam. Harus cukup ruang di perut ini untuk Punggur bersama Dede.

Saya ingin tahu seberapa sukses usahanya –akan terlihat dari sebanyak apa durian yang mampu ia pesan. Saya ingin menguras dompetnya. Sore itu saya tidak hanya tidak makan. Saya juga harus  mengosongkan perut dan energi. Maka pada pukul 16.00 saya melatih senam-dansa. Kuras tenaga. Yang saya latih: dua pelatih senam Pontianak. Tentu mereka mampu senam lebih hebat dari saya. Tapi ini senam dansa. Senam Disway. Beda. Mereka belum kenal gerakan Senam Disway. 

Baca juga: Karma IDI

Latihan itu diperlukan karena Selasa pagi saya diminta senam bersama masyarakat Tionghoa di mal seberang Golden Tulip. Sekaligus menandai berdirinya Disway Kalbar, yang dipimpin anak umur 25 tahun: Adhitya. Ia alumnus Universitas Profesor Surya. Yang bikin saya grogi: seorang Kakanwil di Kalbar mau gabung di senam itu. Wanita. Cantik. Lima i. Modis: Andi Tenri Abeng. Apalagi si cantik akan mengerahkan pegawai BPN Kalbar untuk ikut sehat.

Maka saya telepon Nicky dan Pipit –sahabat Perusuh Disway. Harus ke Pontianak. Ikut jadi pelatih. Cari pesawat apa saja. Lewat mana saja. Yang penting dalam 8 jam harus tiba di Pontianak. Semua pesawat penuh. Yang lewat Jakarta penuh. Yang lewat Yogyakarta penuh. Yang lewat Solo penuh. Berarti saya sendiri yang akan jadi pelatih senam itu. Maka saya cari pelatih senam lokal yang bisa dijadikan korban. Ketemu. Dua wanita muda. Cantik semua. 

Mereka siap jadi korban. Mereka hanya minta dilatih dulu. Selama 1 jam. Gak masalah. Mereka cerdas-cerdas. Langsung bisa. Seorang pelatih senam memang bisa langsung menirukan gerakan baru seperti apa pun. Pun dengan hanya melirik gerak kaki saya sesapuan. Mereka langsung tahu akan ke mana gerak berikutnya. Apalagi dirangsang dengan irama lagu yang ngebit: Xiao Ping Guo, Nehi Nehi, Mati Lampu, Kereta Malam, Twist Again, dan lain-lain.

Baca juga: Mobil Listrik Madura

Ternyata Pipit bisa tiba di Pontianak. Ia nyanggong di bandara menunggu ada penumpang yang batal ke Pontianak. Senam pun semarak. Satu jam penuh. Setelah itu mereka saling minta foto bersama dengan Kakanwil. Sesi foto itu rasanya lebih lama dari senamnya. BPN lagi mengenalkan seragam baru: baret hitam. Baret itu sebagai pengganti peci miring. Menteri Pertanahan dan Agraria yang baru ingin membuat seluruh pegawai BPN lebih sigap. Sang menteri jenderal bintang empat: Hadi Tjahjanto.

Dengan seragam baru itu semua pegawai juga harus apel lagi. Tiga kali seminggu: Senin, Selasa, Rabu. Karena masih baru, banyak pegawai kurang pas mengenakan baret hitamnya. Kakanwil Andi Tenri Abeng keliling ke barisan apel: membetulkan posisi baret yang masih kurang presisi. “Lain kali waktu memakai baret sambil becermin ya,” pintanyi. Urusan pertanahan kelihatannya memerlukan pegawai yang semakin sigap. 

Tidak boleh ada pegawai miring seperti topi lama. Urusan pertanahan terlalu ruwet. Peci sebenarnya boleh miring tapi hukum tanah harus tegak. Kini topi pun tidak boleh miring. Selamanya. Sudah diganti baret. Siapa tahu baret hitam itu bisa meresap sampai ke dalam kepala: tegas, disiplin, tidak luntur, enak dilihat –terutama karena kinerja barunya. (Dahlan Iskan)

 

Tags: Andi Tanri AbengBaret AnyarDedeDurian BaretDurian LokalDurian PunggurKakanwil BPNPengusaha Mudapontianak

Berita Terkait

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5
Ekonomi

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5

2026/10/21
Transformasi Underwriting Berbasis Data
Ekonomi

Transformasi Underwriting Berbasis Data

2026/09/29
Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif
Ekonomi

Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif

2026/09/25
Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN
Ekonomi

Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN

2026/09/25
Luxpawn Buka Lounge Kedua, Jajakan Pembiayaan Aset Bernilai Prestisius
Ekonomi

Luxpawn Buka Lounge Kedua, Jajakan Pembiayaan Aset Bernilai Prestisius

2026/09/17
SNADA Indonesia 2026 Perkenalkan “Suara dan Nada dari Indonesia Timur”
Ekonomi

SNADA Indonesia 2026 Perkenalkan “Suara dan Nada dari Indonesia Timur”

2026/09/04

Populer

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

6 Januari 2022 15:59
Ade Jona Prasetyo

Sosok Ayah Inspirasi Ade Jona Prasetyo Raih Kesuksesan

25 Oktober 2021 13:24
Karnaval SCTV

Karnaval SCTV Digelar di Bogor, Catat Tanggal, dan Intip Para Bintangnya

15 Juli 2022 11:11
Lucy In The Sky

Kendalikan Lucy In The Sky, Ini Bisnis yang Digeluti Delta Wibawa Bersama

23 April 2022 13:27
Jumpa pers PT.HDI menyingkapi kasus hukum yang menimpa JE di kantor PT. HDI di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/7)I

Langgar Kode Etik, HDI Hentikan Keanggotaan JE

8 Juli 2022 19:10
we Tv (Foto : ist)

WeTV Rilis Fitur Sewa Konten WeTV Original

30 April 2022 00:16
istimewa

Dari Game Mobile Legend, Zeva Christian Buktikan Gen Z Bisa Hasilkan Cuan Miliaran

26 September 2023 16:27
Kertas Basuki Rachmat

Kejagung Sita Aset Kertas Basuki Rachmat Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen 

22 Maret 2022 12:00
HOTS Championship

Waw, Transaksi HOTS Championship Season IV Mirae Asset Sekuritas Rp19 Triliun

7 Juli 2021 21:36 - Updated on 8 Juli 2021 19:40
King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

2 Desember 2022 15:06

Pilihan Redaksi

Scarlett Johansson (indoposonline.NET/net)

Hadapi Scarlett Johansson, Disney Tempuh Arbitrase

22 Agustus 2021 20:14
Meroket 2.571 Persen, Timah Serok Laba Rp434 Miliar

Meroket 2.571 Persen, Timah Serok Laba Rp434 Miliar

1 Agustus 2024 18:27
dahlan iskan

Serba Bersama

26 Juli 2021 10:42 - Updated on 29 Juli 2021 00:47
Daya Output 22.5W, Ini Keunggulan PowerBank Mini ANKER 

Daya Output 22.5W, Ini Keunggulan PowerBank Mini ANKER 

3 Oktober 2024 17:27
Kemendag RI

Mendag: Dihadiri Presiden Joko Widodo, Indonesia Gelar National Day di World Expo 2020 Dubai

31 Oktober 2021 12:07
Universitas indonesia - indoposnews

Dua Tim FEB UI Raih Juara di Ajang ICAEW Indonesia Business Challenge 2022

21 April 2022 06:23
True Beauty

Lima Rekomendasi Drama Korea yang Bisa Membuat Anda Percaya Diri

9 Juni 2022 15:34
jokowi

Presiden Jokowi Minta Masukan Video Pradesain Istana Negara Ibu Kota Baru Lewat Instagram

2 April 2021 22:13
Trimitra Goldland

Simak! Berikuti Tabel Dividen Trimitra Goldland Rp813 Juta

31 Juli 2022 08:10
Bumi Minerals

Pendapatan Melejit 300 Persen, Bumi Minerals Defisit USD784 Juta

3 April 2024 19:27

About

indoposnews.co.id

“Berita Terbaru Indonesia”
Alamat :
Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta.
Telepon : 02174773761
Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Follow us

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
indoposnews.co.idLogo Header Menu