• Redaksi
Selasa, Mei 5, 2026
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
No Result
View All Result
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
Home Headline Utama

Karma IDI

abu by abu
17 Juli 2023 05:27
IDI

PROFESI - Seorang dokter tengah memeriksa pasien. FOTO - ISTIMEWA

Share on FacebookShare on Twitter

indoposnews.co.id – SEPERTI apakah organisasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) di masa mendatang? Apakah seperti Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) tidak bergigi –pun di mata anggotanya sendiri? Tugas utama organisasi profesi, menjaga dan menegakkan kode etik. IDI, menegakkan kode etik dokter. PWI, bertugas menegakkan kode etik jurnalistik. Tapi, PWI tidak mudah melaksanakan tugas itu. Menjadi wartawan tidak perlu rekomendasi PWI. 

Menerbitkan media tidak perlu izin siapa-siapa. Apalagi di zaman medsos ini. Semua orang bisa menjadi wartawan. Siapa saja bisa punya media. Maka organisasi PWI praktis lumpuh. Namun, tidak sedikit berambisi menjadi ketua PWI. Seolah PWI itu sangat penting. Tapi PWI sudah bukan apa-apa lagi. IDI tidak seperti PWI. Untuk menjadi dokter harus benar-benar tahu apa yang dikerjakan sebagai dokter. Pendidikan dokter pun sangat panjang. 

Pendidikan dokter sudah sangat cukup membekali dokter untuk mengerjakan pekerjaan dokter. Di wartawan tidak. Tanpa pendidikan wartawan bisa jadi wartawan. Dalam hal pendidikan berkenaan dengan pekerjaannya, profesi wartawan paling parah. Apakah ke depan IDI akan pecah seperti organisasi wartawan?Sampai hari ini IDI masih paling solid. Mungkin karena selama ini IDI dijamin UU Kesehatan. Tapi dengan pengesahan UU Kesehatan anyar, nama IDI tidak tercantum lagi.

Baca Juga

Mulai Untung, Pizza Hut Distribusikan Dividen Rp5 Miliar

ABM Investama Salurkan Dividen Rp267 Miliar, Lo Kheng Hong Dapat Jatah Segini

Cair 3 Juni, Emiten Grup Lippo Tabur Dividen Rp250,31 Miliar

Melejit 317 Persen, Perusahaan Aguan Raup Laba Rp542 Miliar

Baca juga: Jenderal Rambut Putih

Senjata untuk mengharuskan semua dokter menjadi anggota IDI juga tidak ada lagi. Organisasi profesi seperti PWI punya program banyak. Terutama berhubungan dengan peningkatan mutu wartawan. Di IDI pekerjaan seperti itu tidak ada. Dokter sudah dibekali pendidikan cukup. Kalau mau meningkat masih ada pendidikan spesialis. Di PWI malah ada pekerjaan tambahan: meningkatkan kesejahteraan wartawan. Sampai ada wakil ketua bidang kesejahteraan. 

Sampai mengurus fasilitas perumahan wartawan. Rasanya hanya PWI organisasi profesi mengurus kesejahteraan anggotanya. Seolah profesinya tidak bisa membuat sejahtera. Ke depan IDI mestinya tetap penting. Kepada siapa masyarakat mengadukan dokter yang melanggar kode etik. Ataukah langsung ke  pemerintah. Lalu pemerintah sendiri akan menindak. Pemerintah yang mengeluarkan izin praktik, pemerintah yang mengawasi. Soal dokter kode etik, dan peraturan berimpitan. 

Seorang dokter melanggar pasal tertentu dalam kode etik bisa jadi juga melanggar pasal tertentu dari sebuah peraturan negara. Dalam praktik sehari-hari organisasi profesi sangat sulit menindak anggotanya. Pemerintah lebih mudah menindak pegawainya. Ada contoh baik: Organisasi profesi pengacara kini sudah terbiasa tidak lagi satu. Profesi paling banyak organisasinya adalah pengacara. Tapi organisasi pengacara masih punya gigi:

Baca juga: Mobil Listrik Madura 

Calon pengacara harus  ikut ujian di masing-masing organisasi. Tanpa itu ia tidak bisa dapat izin beracara di pengadilan. Banyaknya organisasi di profesi pengacara sudah dianggap biasa. Pengacara sudah move on menghadapi kenyataan hidup baru. Setelah IDI tidak disebut lagi di UU Kesehatan baru, rasanya tinggal satu masih hebat: notaris. Organisasi notaris tetap satu: Ikatan Notaris Indonesia (INI). Nama INI ada dalam UU Jabatan Notaris. 

Izin notaris tidak akan keluar kalau tidak punya nomor keanggotaan di INI. Bahkan ikut ujian kode etik pun tidak bisa. Rasanya pemerintah masih perlu IDI seperti juga perlu INI. Dengan adanya IDI tugas pemerintah lebih ringan. Maka masih banyak peluang untuk membuat IDI bertaji. Yakni lewat peraturan-peraturan pelaksanaan UU Kesehatan yang baru. IDI jangan sampai seperti PWI. (Dahlan Iskan)

 

Tags: IDIIDI OmpongINIorganisasiPaling RapuhPaling SolidProfesiPWI

Berita Terkait

Mulai Untung, Pizza Hut Distribusikan Dividen Rp5 Miliar
Ekonomi

Mulai Untung, Pizza Hut Distribusikan Dividen Rp5 Miliar

2026/05/05
ABM Investama Salurkan Dividen Rp267 Miliar, Lo Kheng Hong Dapat Jatah Segini
Ekonomi

ABM Investama Salurkan Dividen Rp267 Miliar, Lo Kheng Hong Dapat Jatah Segini

2026/05/05
Cair 3 Juni, Emiten Grup Lippo Tabur Dividen Rp250,31 Miliar
Ekonomi

Cair 3 Juni, Emiten Grup Lippo Tabur Dividen Rp250,31 Miliar

2026/05/05
Melejit 317 Persen, Perusahaan Aguan Raup Laba Rp542 Miliar
Ekonomi

Melejit 317 Persen, Perusahaan Aguan Raup Laba Rp542 Miliar

2026/05/05
Asuransi Tugu Jadwalkan Dividen Rp355,53 Miliar
Ekonomi

Asuransi Tugu Jadwalkan Dividen Rp355,53 Miliar

2026/05/05
Turun Tipis, Emiten Menantu Megawati Cetak Laba USD25 Juta
Ekonomi

Laba RAJA Melesat 14 Persen, Ini Kuncinya

2026/05/05

Populer

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

6 Januari 2022 15:59
Ade Jona Prasetyo

Sosok Ayah Inspirasi Ade Jona Prasetyo Raih Kesuksesan

25 Oktober 2021 13:24
Karnaval SCTV

Karnaval SCTV Digelar di Bogor, Catat Tanggal, dan Intip Para Bintangnya

15 Juli 2022 11:11
Lucy In The Sky

Kendalikan Lucy In The Sky, Ini Bisnis yang Digeluti Delta Wibawa Bersama

23 April 2022 13:27
Jumpa pers PT.HDI menyingkapi kasus hukum yang menimpa JE di kantor PT. HDI di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/7)I

Langgar Kode Etik, HDI Hentikan Keanggotaan JE

8 Juli 2022 19:10
we Tv (Foto : ist)

WeTV Rilis Fitur Sewa Konten WeTV Original

30 April 2022 00:16
istimewa

Dari Game Mobile Legend, Zeva Christian Buktikan Gen Z Bisa Hasilkan Cuan Miliaran

26 September 2023 16:27
Kertas Basuki Rachmat

Kejagung Sita Aset Kertas Basuki Rachmat Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen 

22 Maret 2022 12:00
King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

2 Desember 2022 15:06
HOTS Championship

Waw, Transaksi HOTS Championship Season IV Mirae Asset Sekuritas Rp19 Triliun

7 Juli 2021 21:36 - Updated on 8 Juli 2021 19:40

Pilihan Redaksi

JIS

Empat Skenario JIS untuk Pembelajaran Tatap Muka

8 April 2021 10:10
Pengamanan di Kompleks Parlemen Diperketat

Pengamanan di Kompleks Parlemen Diperketat

16 Agustus 2021 07:34
Waskita Beton

Waskita Beton Sulap Buntung Jadi Untung Rp1,18 Triliun

3 Februari 2023 13:27
Bukaka Siapkan Bukti, Sidang PKPU Waskita Lanjut Pekan Depan

Bukaka Siapkan Bukti, Sidang PKPU Waskita Lanjut Pekan Depan

13 Januari 2024 22:27
wall of fades

Wall of Fades Digelar Online dan Offline

1 Maret 2022 22:57
Resources Alam Tabur Dividen Interim Rp15 per Lembar, Tengok Jadwalnya

Resources Alam Tabur Dividen Interim Rp15 per Lembar, Tengok Jadwalnya

22 Desember 2024 08:27
Mitratel

Lanjut! Citibank Kembali Lego 35,76 Juta Saham Mitratel

1 Oktober 2023 00:27
Pengendali Triniti Guyur Keponakan Prabowo 45,51 Juta Lembar

Pengendali Triniti Guyur Keponakan Prabowo 45,51 Juta Lembar

17 Desember 2025 11:27
Universitas Negeri Semarang

Gandeng Turnitin, UNNES Meningkatkan Integritas Akademik di Indonesia

4 Juni 2022 08:27
kendaraan

Pentingnya Membawa Kendaraan dengan Akal Sehat

5 November 2021 09:03

About

indoposnews.co.id

“Berita Terbaru Indonesia”
Alamat :
Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta.
Telepon : 02174773761
Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Follow us

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
indoposnews.co.idLogo Header Menu