• Redaksi
Minggu, April 19, 2026
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
No Result
View All Result
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
Home Opini

Ganti Kru

Sandy H by Sandy H
9 November 2021 09:19
dahlan iskan - indoposnews

Dahlan Iskan -- indoposnews

Share on FacebookShare on Twitter

oleh Dahlan Iskan

Istri: Nanti malam makan apa?

Suami: Hmmmm.

Baca Juga

Ujung Tombak Apple

Amarah Beliung

Akhirnya Prabowo!

Emas Crazy

Istri: Tadi ada tamu tiga orang.

Suami: Hmmm.

Istri: Besok saya tidak senam.

Suami: Hmmm.

Ketika sang istri bicara, sang suami terus memandangi layar HP. Kadang sambil mengerutkan dahi. Kadang tersenyum. Ganti-ganti.

Sang istri duduk di lantai –sambil melipat baju dan celana yang baru diambil dari tempat jemuran. Sudah hampir dua tahun baju-baju itu tidak pernah disetrika. Ups… Selalu disetrika kok. Disetrika pakai tangan, sekalian sambil melipatnya.

Dia terus mengajak suaminya bicara.

Sang suami juga terus mendengarkan dengan baik –sambil terus memandangi layar HP dengan baik. Juga masih sempat terus memberikan komentar ”hmm”. Apa pun kalimat sang istri, jawabnya ”hmm” itu.

Sang istri sudah tahu: apa yang lagi dipelototi suaminya –komentar pembaca di Disway. Yang kian banyak itu.

Saya pun mencomot salah satu celana dalam yang baru saja disetrika-tangan oleh istri. Juga kaus dalam. Saya bawa ke kamar mandi.

”Saya mau ke Jakarta,” kata saya.

”Kapan?”

”Sekarang.”

”Naik apa?”

”Hmmm….”

”Jalan darat lagi?”

”Kali ini naik kereta api. Berangkat dari Stasiun Pasar Turi jam 21.05,” jawab saya.

Saya tidak tahu istri saya makan apa malam kemarin. Saya harus segera ke stasiun. Perlu perjalanan satu jam.

Dua jam sebelumnya saya sudah tes antigen. Di ruko dekat rumah –hanya satu lemparan apa pun: Rp80.000. Dapat bonus masker satu lembar.

Teman rombongan saya tes antigen di drive-through: Rp90.000. Satunya lagi tes di dekat rumahnya: Rp60.000. Ada yang tidak sempat tes. Pilih melakukannya di stasiun: Rp45.000.

Malam itu saya harus naik kereta api. Saya hanya akan satu hari di Jakarta. Kalau pakai mobil, terlalu lelah mengemudi Surabaya–Jakarta PP (Pulang Pergi). Sekalian ingin tahu: sudah seberapa maju kereta kita.

Sebenarnya saya ingin mencoba kelas luxury. Yang kursinya besar. Yang bisa disandarkan. Pasti nyaman. Ini kelas baru. Dulu tidak ada.

Gagal.

Kelas luxury itu tinggal satu kursi. Saya merasa tidak enak sendirian di kelas tersebut. Satu kursi itu pun terjual cepat. Padahal, saya akhirnya setuju sendirian di situ. Umur saya sudah 70 tahun. Harus bisa istirahat lebih baik di waktu tidur.

Kepala stasiun menyambut saya di depan stasiun. Tapi, saya sudah di ruang tunggu. Sambil meneruskan mengirim komentar terpilih.

Saya pun diminta pindah ke ruang tunggu VVIP. Sambil ngobrol soal kemajuan kereta api. ”Jumlah penumpang sudah pulih,” ujar Suharianto, sang kepala stasiun yang asal Yogyakarta itu.

Ternyata kelas luxury memang selalu penuh. Padahal, harga karcisnya lebih mahal daripada naik pesawat: Rp 1.050.000.

Saya memuji ide lahirnya kelas luxury tersebut. Itu bisa menaikkan brand KAI.

Ternyata, kelas itu, secara pendapatan, lebih rendah daripada kelas eksekutif. Di gerbong luxury, isinya hanya 18 tempat duduk. Hitung sendiri. Sedangkan untuk kelas eksekutif, bila penuh, menghasilkan Rp 28 juta/gerbong.

Sudah begitu lama saya tidak naik kereta api: enam tahun? Sekitar itu. Ternyata tetap terjaga baik. Tetap bersih sekali –pun toiletnya.

Bahkan, tempat duduk eksekutif itu sudah berubah: bukan lagi kain khusus. Sudah diubah jadi semacam plastik khusus. Atau kulit sintetis. Itu lebih baik. Lebih sehat. Tidak menyerap debu.

Saya lihat ada dua tempat duduk kosong di depan saya. Saya pindah ke situ: bisa tidur mlungker. Yang penting, punggung bisa ditaruh terbaring. Lumayan.

Kalau toh malam itu saya kurang bisa tidur, mungkin ada penyebab lain: Liverpool kalah. Atau karena wifi saya kurang kuat. Pertandingan tengah malam itu sering putus. Saya coba pindah ke wifi gratis yang disediakan KAI –lebih parah lagi. ”Wifi gratis ini buang-buang uang. Tidak ada penumpang yang pakai. Lemot sekali,” ujar penumpang di belakang saya.

Pukul 05.00 kereta sudah tiba di Jakarta-Gambir: 7 jam 55 menit. Rasanya sulit lebih cepat dari itu: biarpun relnya sudah ganda. Atau, jangan-jangan ditemukan ide baru lagi: agar investasi rel ganda itu lebih bermakna.

”Kenapa harus berhenti di Bojonegoro?” tanya saya.

”Bu bupatinya minta terus. Kan ada minyak bumi di sana,” ujar Suharianto.

”Kenapa berhenti di Semarang?”

”Cukup banyak penumpang dari Semarang.”

Mungkin itu dulu. Sebelum ada jalan tol. Sekarang bisa beda. Saya lihat, di gerbong saya, hanya dua orang yang naik dari Semarang.

Saya setuju ada kereta yang berhenti di Bojonegoro, Semarang, dan di mana pun. Agar ada keadilan. Itu bisa diatur: kereta apa yang harus berhenti di mana. Tidak semua kereta berhenti di semua kota.

”Kenapa berhenti lagi di Pekalongan?”

”Harus ganti kru.”

”Kenapa harus ganti kru? Kan cuma delapan jam?”

”Peraturan menterinya begitu.”

”Saya paham. Itu demi keselamatan. Tapi, kenapa tidak membawa kru ganda saja? Gantian tidurnya?”

”Peraturannya yang harus diubah.”

Kereta masih berhenti lagi di Cirebon. Mungkin banyak penumpang yang turun di Cirebon. Saya tidak mengamati. Pertandingan baru saja selesai. Saya harus tidur. Tinggal ada waktu tidur tiga jam. (Dahlan Iskan)

Tags: dahlan iskan

Berita Terkait

Ujung Tombak Apple
Headline Utama

Ujung Tombak Apple

2024/09/22
Amarah Beliung
Headline News

Amarah Beliung

2024/05/25
Akhirnya Prabowo!
Headline Utama

Akhirnya Prabowo!

2024/02/15
Fokus Eksplorasi Emas, Aneka Tambang Bakar Duit Rp38,90 Miliar 
Ekonomi

Emas Crazy

2024/01/20
Buya Syakur
Headline Utama

Buya Syakur

2024/01/19
Aneka Tambang
Headline Utama

Bara Emas Antam 

2023/12/15

Populer

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

6 Januari 2022 15:59
Ade Jona Prasetyo

Sosok Ayah Inspirasi Ade Jona Prasetyo Raih Kesuksesan

25 Oktober 2021 13:24
Karnaval SCTV

Karnaval SCTV Digelar di Bogor, Catat Tanggal, dan Intip Para Bintangnya

15 Juli 2022 11:11
Lucy In The Sky

Kendalikan Lucy In The Sky, Ini Bisnis yang Digeluti Delta Wibawa Bersama

23 April 2022 13:27
Jumpa pers PT.HDI menyingkapi kasus hukum yang menimpa JE di kantor PT. HDI di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/7)I

Langgar Kode Etik, HDI Hentikan Keanggotaan JE

8 Juli 2022 19:10
we Tv (Foto : ist)

WeTV Rilis Fitur Sewa Konten WeTV Original

30 April 2022 00:16
istimewa

Dari Game Mobile Legend, Zeva Christian Buktikan Gen Z Bisa Hasilkan Cuan Miliaran

26 September 2023 16:27
Kertas Basuki Rachmat

Kejagung Sita Aset Kertas Basuki Rachmat Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen 

22 Maret 2022 12:00
King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

2 Desember 2022 15:06
Allo Bank

Gemar Transaksi, Ali Gunawan Koleksi 7,95 Juta Saham Bank Milik Chairul Tanjung

2 Februari 2022 18:27

Pilihan Redaksi

Pemkot Jakpus Siapkan Vaksin Moderna

Pemkot Jakpus Siapkan Vaksin Moderna untuk Penderita Komorbid Berat

19 Agustus 2021 15:50
Sandy PAS Band Dilarikan ke RS

Sandy PAS Band Dilarikan ke RS

2 Juni 2021 21:27
Gratifikasi IPO, Begini Reaksi Mantan CEO BEI 

Gratifikasi IPO, Begini Reaksi Mantan CEO BEI 

29 Agustus 2024 13:27
(tengah) Ketua Umum Gekrafs, Kawendra Lukistian. foto : indoposnews/ist

Gekrafs Usulkan Hari Ekonomi Kreatif Nasional

22 April 2022 21:35
Arsip foto - Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat Andi Arief, Jakarta, Rabu (6/3/2019). (ANTARA/Aprillio Akbar)

KPK Agendakan Pemeriksaan Andi Arief

5 April 2022 15:19
Music superstar JJ Lin dan Anne Marie berkolaborasi

Music Superstar JJ Lin dan Anne Marie Berkolaborasi

30 April 2021 17:08
Anak masuk Sekolah, Titi Kamal Sempat Galau

Anak masuk Sekolah, Titi Kamal Sempat Galau

14 Oktober 2021 20:55
Kegiatan jemput bola program vaksinasi COVID-19 di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (2/3/2022).

Polsek Kebon Jeruk Gelar Layanan Jemput Bola Vaksinasi COVID-19

2 Maret 2022 18:47
Waskita Karya

Waskita Karya Suntik Modal Pengelola Tol Bocimi Rp6,82 Miliar

30 Mei 2022 15:57
Bayar Utang, Inti Bangun Ngutang Bank Permata Rp600 Miliar

Bayar Utang, Inti Bangun Ngutang Bank Permata Rp600 Miliar

17 Oktober 2024 21:27 - Updated on 18 Oktober 2024 00:04

About

indoposnews.co.id

“Berita Terbaru Indonesia”
Alamat :
Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta.
Telepon : 02174773761
Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Follow us

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
indoposnews.co.idLogo Header Menu