• Redaksi
Kamis, Oktober 22, 2026
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
No Result
View All Result
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Manuver Lion

abu by abu
8 Maret 2023 05:27 - Updated on 9 Maret 2023 16:38
Lion Air

Lion Air menyalip di tikungan kompetitor sempoyongan. FOTO - ISTIMEWA

Share on FacebookShare on Twitter

indoposnews.co.id – Covid-19 itu bisa ibarat tikungan maut di dunia bisnis. Lion Air salah satunya bisa memanfaatkan tikungan itu untuk menyalip. Begitu mendarat di Jeddah, kemarin, saya melihat empat pesawat Lion parkir. Mencolok sekali dominasinya. Apalagi semua pesawat Lion berbadan lebar: A330. Pun di bandara internasional Juanda dekat Surabaya. Tiap hari empat pesawat besar grup Lion terbang ke Arab Saudi: dua jurusan Jeddah (untuk ke Makkah), dua jurusan Madinah. 

Berarti, dari Juanda tiap hari Lion mengangkut 1.760 jemaah umrah. Sebulan kalikan sendiri. Belum lagi yang terbang langsung dari Makassar-Jeddah/Madinah dan Medan-Jeddah/Madinah. Apalagi kalau memasukkan jurusan Jakarta-Jeddah/Madinah. Lion boleh dibilang sikat habis angkutan jemaah umrah. Ia ibarat vacuum cleaner untuk jurusan itu. Tidak seperti itu sebelum Covid-19. Industri umrah seperti meledak setelah pandemi. Sebelum Covid jumlah perusahaan haji umrah 1.200. Sekarang menjadi 1.500.

Sejak ada UU Cipta Kerja izin mendirikan usaha haji umrah dipermudah. Pun masa berlaku izin seumur hidup. Dulu, izin itu tiga tahun mati. Sekarang hanya perlu memperpanjang tiap lima tahun sekali. Meski banyak yang pingsan selama Covid, banyak juga yang muncul baru. Garuda tergelincir di tikungan itu. Garuda tidak sampai masuk jurang tapi sempat sempoyongan. Garuda berhasil terhindar dari kebangkrutan tapi tidak bisa lagi berdiri tegap. Apalagi lari adu cepat.

Baca Juga

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5

Transformasi Underwriting Berbasis Data

Superbrands Indonesia Apresiasi 64 Merek dalam Gala Award 2026

Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif

Baca juga: Tuah F1 Danau Toba

Salip-salipan di tikungan itu harusnya juga terjadi di perusahaan penyelenggara umrah. Tapi hasilnya belum kelihatan. Misalnya: belum terlihat siapa yang sebelum Covid masih kecil sekarang menjadi lebih besar dari yang besar. Sudah banyak bangkit dari pingsan akibat Covid. Tapi masih banyak juga belum berhasil jalan kembali. “Saya Alhamdulillah. Sejak izin umrah dibuka sudah enam kali memberangkatkan jemaah,” ujar Ahmad Bajuri, pemilik biro perjalanan Bakkah di Surabaya.

Bajuri dulu wartawan. Karier jurnalistiknya mencapai puncak: pemimpin redaksi (Pemred) mingguan Nurani. Itu media khusus untuk pembaca Muslim perkotaan. Ketika media cetak kian sulit, Nurani stop terbit. Bajuri membuat keputusan itu justru ketika masih bisa punya uang. Masih bisa membayar pesangon. Punya aset bisa dijual. Banyak media terlambat berhenti, ketika sudah tidak punya apa-apa lagi selain utang. Sebagai mantan pemred Nurani, Bajuri punya hubungan luas dengan komunitas. 

Ia juga sarjana syariah dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel yang terkenal itu. Ia pun memenuhi syarat jadi pembimbing haji atau umrah. Sejak 2012 itu, Bajuri menjadi profesional bidang bimbingan haji dan umrah. Kian dalam pula keterlibatannya di dunia bisnis dengan Tuhan, dan Arab ini. Maka ia dirikan usaha biro perjalanan haji dan umrah. Bakkah, namanya. “Bakkah itu nama lama Makkah. Kan ada di Quran surah Ali Imron,” ujar anak desa asal Lamongan itu.

Baca juga: Budaya Korporasi

Tentu Bajuri harus merangkak dulu. Akibat pandemi Bajuri sempat mati suri. Dua tahun penuh tanpa aktivitas. Kantornya di gedung tinggi tutup. “Mobil saya jual,” katanya. Sekarang, sudah 6 kali memberangkatkan jemaah ke Makkah, Bajuri bisa bernapas lagi. Berarti tiap dua bulan sekali Bajuri ke Makkah. Ia pimpin sendiri rombongan itu. Ia alumni pondok pesantren Tambakberas, Jombang. Supaya ekonomis ia batasi satu kali berangkat satu bus saja. Asal penuh: 40 sampai 45 orang.

Sebenarnya, Bajuri berharap Garuda buka lagi. Biar sedikit lebih mahal tapi ada pilihan. Ia sempat gembira ketika diberi tahu Garuda membuka penerbangan umrah lagi dari Surabaya. Transit di Jakarta. “Tapi setiap kali kami mendaftarkan penumpang disusul pemberitahuan batal. Itu beberapa kali,” ujar Bajuri. Pemain travel umrah, dan haji besar bergantian. Pernah dikuasai Linda Jaya. Lalu muncul meteor baru Tiga Utama. Banyak juga yang muncul, meroket, lalu menimbulkan perkara: First Travel, dan Abu Tour. 

Yang tetap besar, dan masih stabil Maktour, Ebad Wisata, Shafira, dan beberapa lagi. Saya sangat terkesan dengan Tiga Utama kala itu. Terutama dengan pemiliknya: Haji Latief asal Makassar. Pejabat tinggi siapa pun, artis terkenal bidang apa pun naik hajinya lewat Tiga Utama. Pun keluarga Presiden Soeharto. Saya sempat dipinjami fasilitas kantor Tiga Utama di Makkah. Di situ kami bikin koran berbahasa Indonesia di Makkah. Kami bekerja sama dengan koran Makkah: AnNadwa.

Baca juga: Bahasa Penyandera

Salah satu redaktur kami, Anda sudah tahu: Said Aqil Siroj. Ketika beliau masih mahasiswa S2 atau S3 di Makkah. Kalau saja tahu kelak beliau jadi ketua umum PBNU yang hebat, kami tidak akan berani mem-bully begitu seringnya. Haji Latief punya banyak humor. Terutama ketika memimpin manasik (latihan apa yang harus dilakukan di Makkah dan Madinah selama naik haji). Paling sulit tentu menghafalkan doa-doa panjang. Dalam bahasa Arab pula. Padahal, zaman itu banyak naik haji belum bisa membaca doanya.

Haji Latief punya jalan keluar jenaka. “Nanti waktu mengelilingi Kakbah 7 kali, kalian pasti lupa doa-doa yang sudah diajarkan. Tidak masalah. Itu tidak menggagalkan haji. Yang penting kalian memuji saja nama Tuhan. Tuhan punya 99 nama. Sebut saja salah satunya. Ucapkan nama itu terus menerus. Misalnya: Ya Latief….Ya Latief… Ya Latief….”. Di usaha haji dan umrah, tikungan baru menghasilkan banyak jatuh terguling. Belum terlihat siapa menyalip siapa. (Dahlan Iskan)

 

Tags: BertumbanganBisnis TuhancovidJemaah UmrahLion AirManuvertravel

Berita Terkait

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5
Ekonomi

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5

2026/10/21
Transformasi Underwriting Berbasis Data
Ekonomi

Transformasi Underwriting Berbasis Data

2026/09/29
Superbrands Indonesia kembali memberikan apresiasi kepada merek-merek unggulan melalui ajang Gala Award Superbrands Indonesia’s Choice 2026 yang digelar di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel, Jakarta Selatan, Kamis (25/9/2026)
Headline Ekonomi

Superbrands Indonesia Apresiasi 64 Merek dalam Gala Award 2026

2026/09/27
Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif
Ekonomi

Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif

2026/09/25
Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN
Ekonomi

Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN

2026/09/25
Luxpawn Buka Lounge Kedua, Jajakan Pembiayaan Aset Bernilai Prestisius
Ekonomi

Luxpawn Buka Lounge Kedua, Jajakan Pembiayaan Aset Bernilai Prestisius

2026/09/17

Populer

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

6 Januari 2022 15:59
Ade Jona Prasetyo

Sosok Ayah Inspirasi Ade Jona Prasetyo Raih Kesuksesan

25 Oktober 2021 13:24
Karnaval SCTV

Karnaval SCTV Digelar di Bogor, Catat Tanggal, dan Intip Para Bintangnya

15 Juli 2022 11:11
Lucy In The Sky

Kendalikan Lucy In The Sky, Ini Bisnis yang Digeluti Delta Wibawa Bersama

23 April 2022 13:27
Jumpa pers PT.HDI menyingkapi kasus hukum yang menimpa JE di kantor PT. HDI di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/7)I

Langgar Kode Etik, HDI Hentikan Keanggotaan JE

8 Juli 2022 19:10
we Tv (Foto : ist)

WeTV Rilis Fitur Sewa Konten WeTV Original

30 April 2022 00:16
istimewa

Dari Game Mobile Legend, Zeva Christian Buktikan Gen Z Bisa Hasilkan Cuan Miliaran

26 September 2023 16:27
Kertas Basuki Rachmat

Kejagung Sita Aset Kertas Basuki Rachmat Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen 

22 Maret 2022 12:00
HOTS Championship

Waw, Transaksi HOTS Championship Season IV Mirae Asset Sekuritas Rp19 Triliun

7 Juli 2021 21:36 - Updated on 8 Juli 2021 19:40
King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

2 Desember 2022 15:06

Pilihan Redaksi

DSSA

Akomodasi Kaum Ritel, Dian Swastatika Retas Saham dengan Rasio 1:10

16 November 2021 09:27
Laba Anjlok! Unilever Guyur Sisa Dividen Rp2,93 Triliun

Laba Anjlok! Unilever Guyur Sisa Dividen Rp2,93 Triliun

25 Juni 2024 10:57
Chandra Asri

Ingat Tanggalnya! Emiten Milik Prajogo Pangestu Gulirkan Dividen USD30 Juta

3 Juni 2023 18:27 - Updated on 4 Juni 2023 08:03
CASH

Serok 20,34 Juta Saham Cashlez, Hasim Sutiono Gelontorkan Kocek Rp3,25 Miliar

1 September 2022 11:27
Perayaan HUT Ke-76 RI Ditiadakan

Perayaan HUT Ke-76 RI Ditiadakan

16 Agustus 2021 20:44
IHSG

Dow Jones Melejit, IHSG Cenderung Menguat

17 November 2021 08:27
ilustrasi ; Hujan lebat diprakirakan terjadi di beberapa wilayah Indonesia. (foto : indoposnews/dok)

BMKG Prakirakan Hujan Menguyur Kota Besar di Indonesia

27 Juni 2022 08:50
Festival musik Synchronize Fest. (indoposnews)

Festival Musik Synchronize Fest Dipastikan Digelar Secara Offline

26 April 2022 19:37
Penulis Serial Lupus ‘Hilman Hariwijaya’ Meninggal Dunia

Penulis Serial Lupus ‘Hilman Hariwijaya’ Meninggal Dunia

9 Maret 2022 10:02
Silmy Karim

Bos Krakatau Steel Tambah Saham Lagi, Lihat Nilai Belianya

14 November 2021 06:27

About

indoposnews.co.id

“Berita Terbaru Indonesia”
Alamat :
Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta.
Telepon : 02174773761
Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Follow us

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
indoposnews.co.idLogo Header Menu