• Redaksi
Jumat, Oktober 23, 2026
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
No Result
View All Result
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
Home Headline Utama

Komunis Damaikan Iran-Saudi

abu by abu
12 Maret 2023 05:27
Jalur Sutera Komunis

Tiongkok Damaikan Iran-Saudi. FOTO - ISTIMEWA

Share on FacebookShare on Twitter

indoposnews.co.id – JUMAT keramat dirayakan di Beijing Jumat lalu. Hari itu Tiongkok berhasil merukunkan kembali Arab Saudi dan Iran. Dua negara Islam itu pun sepakat menjalin hubungan diplomatik kembali. Pun siap membuka kedutaan masing-masing. Konkret sekali waktunya: paling lama dua bulan ke depan. Maka berita besar dari Beijing, minggu ini, tidak hanya soal lahirnya Mao Zedong baru di sana. Juga soal berakhirnya ketegangan antara Arab Saudi yang sunni dan Iran yang syiah.

Empat hari lamanya wakil Saudi dan Iran berunding di Beijing. Itu sebagai klimaks dari kunjungan Xi Jinping – -Si Mao Zedong baru– ke Arab Saudi beberapa bulan lalu. Disusul kunjungan Presiden Iran Ebrahim Raisi ke Beijing belum lama ini. Maka Tiongkok telah mulai menggeser Amerika Serikat pun di bidang diplomatik. Tiongkok memang sudah lama menjadi tempat curhat Iran. Yakni setelah negara itu dikucilkan Amerika dan Barat. Minyak Iran diam-diam mengalir ke Tiongkok, ketika sulit mendapat pasar internasional.

Negara seperti Indonesia pun takut membeli minyak Iran. Padahal murah sekali. Saya pernah ke Iran menjajaki kemungkinan itu. Pada akhirnya tidak bisa jadi kenyataan. Indonesia tidak mau ambil risiko. Tiongkok bukan tidak punya risiko di Iran. Anda sudah tahu: Putri Mahkota Huawei sampai disekap di Kanada dua tahun: Meng Wenzhou. Menderita sekali pun ketika disekap di rumah mewah. Risiko lain sudah terjadi: Huawei gagal lekas-lekas menjadi nomor satu di dunia. Tapi Tiongkok memang kuat. 

Baca Juga

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5

Transformasi Underwriting Berbasis Data

Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif

Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN

Baca juga: Gurun Berbisik

Termasuk nyalinya. Mendapat sanksi Amerika begitu bertubi-tubi tetap bisa tegak melebihi subuh. Misalkan itu menimpa Indonesia siapa bisa berani menanggung akibatnya. Kesepakatan rukun kembali dua negara Timteng itu sekaligus menandakan Arab Saudi tidak lagi sepenuhnya menjadi satelit Amerika. Di Beijing mereka sampai memutuskan nama duta besar masing-masing. Nama duta besar sudah harus siap  begitu Lebaran selesai. Setelah itu Xi Jinping akan berkunjung ke Iran. 

Saat ke Beijing, Ebrahim mengundang Presiden Xi. Dan undangan itu langsung diterima dan disanggupi. Bisa jadi Iran akan menjadi negara pertama yang dikunjungi Xi Jinping setelah berhasil mendapatkan periode ketiga jabatannya. Tiongkok bukan negara yang punya keterikatan sopan santun diplomatik. Ia tidak harus mengutamakan berkunjung ke negara mana dulu sebelum ke Iran. Beda dengan pemimpin baru Jepang. Ia belum berani ke negara lain sebelum ke Amerika. Pun Korea Selatan. Dan banyak negara lain.

Afrika kini juga hampir total beralih pandang ke Tiongkok. Bahkan dengan narasi emosional: Barat datang ke Afrika untuk menindas dan memiskinkannya, Tiongkok datang ke Afrika untuk membangunnya. Tentu juga akan lebih banyak lagi proyek Tiongkok di Iran. Lewat berbagai cara. Agar bisa berkelit dari sanksi Amerika. Atau mungkin justru kian terang-terangan menyiasati sanksi itu. Langkah kuda Tiongkok ini sangat bertepatan dengan langkah pion  Amerika.

Baca juga: Tuah F1 Danau Toba 

Minggu ini Amerika menerima kedatangan Presiden Taiwan Tsai Ing-wen. Ini akan memicu ketegangan baru antara Tiongkok dan Amerika. Padahal ketegangan lama belum sempat reda. Alasannya masih klasik. Ing-wen hanya transit di Amerika. Yakni dalam perjalanan yang pesawatnya harus isi BBM di sana. Itu pun tidak di ibu kota Washington DC. Kalau dulu mampir California kali ini mungkin di Tennessee. Yang akan menemui Ing-wen pun bukan pejabat tinggi eksekutif, tapi ketua DPR baru Amerika. 

Seolah ketua dari Republik ini tidak mau kalah dengan saat ketua masih dijabat Demokrat: Nancy Pelosi. Yang bikin heboh dengan cara mendarat tengah gelap malam di Taiwan tahun lalu. “Ternyata dialog dan diplomasi  bisa menyelesaikan ketegangan antara Iran dan Saudi. Kita harus percaya pada kekuatan dialog dan diplomasi. Bukan dengan ancaman dan perang,” tulis media di Beijing. Pendapat serupa juga diucapkan Wang Yi, pejabat tinggi Tiongkok yang mengomandani kerukunan kembali Iran-Saudi.

Kata-kata itu seperti sengaja dipilih untuk menyindir Amerika yang tidak mau mendialogkan ketegangan. “Dialog yang baik”, tulis media itu, “adalah dialog dalam posisi sejajar”. Bukan yang satu menempatkan diri lebih tinggi. Itu bukan dialog. Itu menekan. Iran-Saudi saling memutus hubungan akibat ketegangan 7 tahun lalu. Hari itu, di awal 2016, Saudi mengeksekusi ulama besar aliran syiah: Nimr Baqir Al Nimr. Kelas keulamaan Nimr sudah level ayatullah. Ia juga jadi pujaan anak muda wilayah timur Saudi Arabia.

Baca juga: Otak Yahudi

Pengaruhnya sampai Bahrain, Qatar dan Abu Dhabi. Ulama itu kelahiran Al Awamiyah, bagian timur Arab Saudi. Usianya 64 tahun. Pendidikannya di Iran dan Yaman. Ia memang gemar mengkritik Saudi Arabia. Dan penguasanya. “Harus ada Pemilu di sini,” ujarnya di berbagai pidatonya. Ayatullah Nimr juga dituduh di belakang maraknya demonstrasi anti pemerintah di wilayah timur Saudi. Gerakan Nimr ini marak bersamaan dengan munculnya gerakan serupa di berbagai negara Arab. Yakni di tahun 2010-2012.

Pada saat itu Nimr tertembak kakinya. Ia pun ditangkap. Dua sepupunya juga tewas. Salah satu sepupu lainnya ditangkap. Masih 17 tahun. Anak ini juga dijatuhi hukuman mati -belakangan dibebaskan. Istri Nimr sakit keras. Dibawa ke New York. Meninggal di sana saat Nimr masih di tahanan. Tuduhan untuk Nimr bertambah: memperjuangkan kemerdekaan wilayah timur Saudi. Ia dianggap separatis. Lalu ditambah lagi tuduhan lain: mengundang intervensi asing. Nimr pada 2014 dijatuhi hukuman mati. 

Ia dieksekusi pada 2016 bersama 47 orang lainnya. Iran marah besar. Hubungan diplomatik diputus. Kedubes Arab Saudi di Tehran didemo. Dirusak. Kepopuleran Nimr saat itu sudah seperti Nasrullah, pemimpin Hisbullah, di Lebanon. Kata-katanya fatwa diikuti umatnya. Setelah ketegangan 2016 itu banyak terjadi perubahan. Arab kian terbuka. Iran ganti presiden. Tiongkok bersitegang dengan Amerika. Xi Jinping jadi Mao baru. Dan si Pipi tembem sudah kembali ke Makkah. (Dahlan Iskan)

 

Tags: Arab SaudibeijingBerdamaiiranJalur KomunisKomunisSunniSyiahTiongkok

Berita Terkait

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5
Ekonomi

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5

2026/10/21
Transformasi Underwriting Berbasis Data
Ekonomi

Transformasi Underwriting Berbasis Data

2026/09/29
Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif
Ekonomi

Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif

2026/09/25
Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN
Ekonomi

Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN

2026/09/25
Luxpawn Buka Lounge Kedua, Jajakan Pembiayaan Aset Bernilai Prestisius
Ekonomi

Luxpawn Buka Lounge Kedua, Jajakan Pembiayaan Aset Bernilai Prestisius

2026/09/17
SNADA Indonesia 2026 Perkenalkan “Suara dan Nada dari Indonesia Timur”
Ekonomi

SNADA Indonesia 2026 Perkenalkan “Suara dan Nada dari Indonesia Timur”

2026/09/04

Populer

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

6 Januari 2022 15:59
Ade Jona Prasetyo

Sosok Ayah Inspirasi Ade Jona Prasetyo Raih Kesuksesan

25 Oktober 2021 13:24
Karnaval SCTV

Karnaval SCTV Digelar di Bogor, Catat Tanggal, dan Intip Para Bintangnya

15 Juli 2022 11:11
Lucy In The Sky

Kendalikan Lucy In The Sky, Ini Bisnis yang Digeluti Delta Wibawa Bersama

23 April 2022 13:27
Jumpa pers PT.HDI menyingkapi kasus hukum yang menimpa JE di kantor PT. HDI di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/7)I

Langgar Kode Etik, HDI Hentikan Keanggotaan JE

8 Juli 2022 19:10
we Tv (Foto : ist)

WeTV Rilis Fitur Sewa Konten WeTV Original

30 April 2022 00:16
istimewa

Dari Game Mobile Legend, Zeva Christian Buktikan Gen Z Bisa Hasilkan Cuan Miliaran

26 September 2023 16:27
Kertas Basuki Rachmat

Kejagung Sita Aset Kertas Basuki Rachmat Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen 

22 Maret 2022 12:00
HOTS Championship

Waw, Transaksi HOTS Championship Season IV Mirae Asset Sekuritas Rp19 Triliun

7 Juli 2021 21:36 - Updated on 8 Juli 2021 19:40
King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

2 Desember 2022 15:06

Pilihan Redaksi

Aktor Brad Pitt dan Angelina Jolie saat menghadiri Academy Awards ke-86 di Hollywood, California, AS, pada 2 Maret 2014. (REUTERS/Lucas Jackson)

Perang Dingin Brad Pitt dan Angelina Jolie Masuk Babak Baru

8 Juni 2022 09:59
nadiem

Pembelajaran Tatap Muka Dimulai Sekarang, Bukan Juli

1 April 2021 13:37
Uji Tipe Kendaraan Bermotor, Kemenhub Buka Peluang Kerja Sama

Uji Tipe Kendaraan Bermotor, Kemenhub Buka Peluang Kerja Sama

16 November 2021 23:04
Panca Budi Idaman

Kebut Ekspansi, Panca Budi Modali Anak Usaha Rp40 Miliar

30 Juni 2022 10:57
Cinta Subuh - indoposnews

Penampilan Penari Saman Hingga Band Hiro Warnai Gala Premier Film Cinta Subuh

15 Mei 2022 01:15
Beli Bahan Baku, Wijaya Timber Ngebound Eximbank Rp100 Miliar

Beli Bahan Baku, Wijaya Timber Ngebound Eximbank Rp100 Miliar

21 Oktober 2024 13:27
Aneka Tambang

Penjualan Emas Moncer, Antam Raup Laba Bersih Rp1,8 Triliun

2 September 2023 06:27
Yelooo Integra

Yelooo Integra Akuisisi 49 Persen Saham TKP, Cek Tujuannya

11 Januari 2022 16:27
Hadir di Palembang, Klinik Kecantikan Glafidsya Medika Banjir Promo

Hadir di Palembang, Klinik Kecantikan Glafidsya Medika Banjir Promo

11 Desember 2021 20:27
Pabrik

Pefindo Pertegas Rating Obligasi Barito Pacific Rp471 Miliar dengan idA+

21 Oktober 2022 14:27

About

indoposnews.co.id

“Berita Terbaru Indonesia”
Alamat :
Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta.
Telepon : 02174773761
Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Follow us

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
indoposnews.co.idLogo Header Menu