• Redaksi
Kamis, Oktober 22, 2026
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
No Result
View All Result
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
Home Opini

Kenyataan Baru

Sandy H by Sandy H
24 Mei 2021 07:19
dahlan iskan
Share on FacebookShare on Twitter

oleh Dahlan Iskan

indoposonline.net – Dahlan Iskan – SIAPA yang bisa menasihati Amerika? Mungkin tidak ada. Tapi guru besar ini mencobanya. Ia juga seorang diplomat hebat. Namanya: Prof Dr Kishore Mahbubani. Ia pernah menjabat ketua Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Ia duta besar Singapura untuk PBB –selama dua periode yang panjang. Ia lantas menjabat dekan kebijakan publik Lee Kuan Yew School di Singapore National University.

Baca Juga

Ujung Tombak Apple

Amarah Beliung

Akhirnya Prabowo!

Emas Crazy

Dan Mahbubani adalah juga penggemar lagu-lagu India. Khususnya yang dinyanyikan oleh Mohamad Rafi –yang lagunya menghiasi ribuan film India. Rafi sampai mendapat gelar ”Penyanyi Abad Ini” – -meninggal tahun 1980. Di umurnya yang relatif muda: 55 tahun. Sambil menulis ini pun saya mendengarkan lagu-lagunya Rafi itu.

Mahbubani lahir di Singapura. Orang tuanya mengungsi dari India. Yakni saat terjadi kerusuhan masal yang hebat di India. Yakni saat tiba-tiba Inggris memisahkan Pakistan dari India. Tanggal 14 Agustus 1947. Penduduk yang Islam harus mengungsi ke wilayah yang disebut Pakistan. Yang Hindu harus pindah ke tanah yang disebut India. Dalam waktu satu hari. Sangat berdarah.

Profesor Mahbubani kini berumur 74 tahun. Masih sangat sehat dan segar. Sudah pula menulis 8 buku. Mengenai Amerika, Asia, Tiongkok, dan Singapura. Semuanya laris. Semuanya jadi pegangan para pengambil kebijakan di banyak negara.

“Kita harus membantu Presiden Joe Biden agar Amerika sukses,” ujarnya dalam suatu Webinar internasional belum lama ini. Sampai sekarang video Webinar itu terus beredar luas. “Kita” yang ia maksud adalah para pemimpin Asia.

“Kalau sampai Biden gagal Donald Trump akan kembali,” kata Mahbubani. Dan itu bencana bagi dunia.

Ia pun menasihati Amerika agar realistis. “Menghalangi Tiongkok menjadi kekuatan nomor 1 di dunia akan gagal. Pasti gagal,” ujar Mahbubani.

Untuk apa Amerika punya niat seperti itu. Seperti tidak senang melihat orang lain maju.

Tiongkok sendiri tidak punya tujuan untuk menjadi nomor 1 di dunia. Tujuan utama Tiongkok adalah mengentas kemiskinan rakyatnya. Lalu memakmurkannya. Dan memajukan negaranya

Hanya saja ketika tujuan itu tercapai secara otomatis Tiongkok menjadi kekuatan nomor 1 dunia.

Mahbubani juga menilai Amerika itu ingin komunisme lenyap dari Tiongkok.

“Itu juga tidak mungkin. PKC itu partai terkuat di dunia. Bahkan kini banyak universitas di Amerika mulai mengaji kesuksesannya,” ujar Mahbubani.

Amerika, katanya, harus menyadari bahwa abad ini tidak sama lagi dengan abad yang lalu. Abad yang lalu adalah abad yang bisa membuat Amerika menjadi negara paling hebat di dunia. Ia lantas menguraikan kehebatan Amerika di segala bidang kehidupan.

Tapi Amerika kini punya persoalan internal yang berat. Itu sudah terjadi sejak 30 tahun terakhir. Yakni, pendapatan 50 persen masyarakat Amerika terus menurun.

Menurut Mahbubani Amerika harus tahu kenyataan itu. Dan harus mengambil langkah mengatasinya. Tanpa pemikiran yang baru, pendapatan 50 persen masyarakatnya akan terus menurun.

Misalnya: mengapa Amerika menganggarkan USD 1,3 triliun untuk pertahanan. Yakni untuk menciptakan pesawat tempur tercanggih. Mengapa anggaran itu tidak untuk menaikkan ekonomi 50 persen masyarakatnya.

“Sebaliknya Tiongkok menganggarkan USD 1,7 triliun untuk membangun infrastruktur di banyak negara,” ujar Mahbubani.

Itu akan membuat Amerika semakin kehilangan pengaruh di dunia.

Maka profesor itu tegas sekali mengatakan: hentikan perang dagang, hentikan memojokkan Tiongkok, jangan mancing-mancing soal Taiwan dan segera bebaskan Meng Wanzhou –putri pendiri Huawei itu.

Untuk memperbaiki ekonomi 50 persen penduduk lapisan bawahnya itu, menurut Mahbubani, tidak ada jalan lain kecuali kerja sama dengan Tiongkok. “Pasar ritel Tiongkok itu besar sekali,” ujarnya.

Tahun 2019, pasar ritel Tiongkok sebesar USD 3 triliun. Pasar ritel Amerika memang masih USD 4 triliun. Tapi sekarang ini pasar ritel Tiongkok sudah USD 6 triliun. Sedang pasar ritel Amerika USD 5 triliun.

Jadi Tiongkok memang sedang dalam proses menuju menang. Kenyataan baru ini tidak bisa dihalangi. Apalagi lewat kebijakan pemisahan ekonomi Amerika dan ekonomi Tiongkok. Itu pula topik bahasan buku terbaru Mahbubani: Has China Won.

Biden sendiri, kata Mahbubani, sebenarnya pernah mengatakan Tiongkok memang akan menjadi nomor satu dunia. Pada saatnya. Biden sudah menyadari kenyataan baru itu. Bahkan Biden mengatakan itu akan terjadi di depan matanya sendiri. “Tapi rasanya tidak mungkin dalam empat tahun ini,” ujar Mahbubani. Yang mungkin adalah –saat itu nanti terjadi– Biden masih hidup dan mengalaminya.

Indonesia pun tidak akan bisa menolak kenyataan itu. Senang atau benci. Misalkan orang se Indonesia ramai-ramai kompak membenci Tiongkok. Pun tidak akan menghalangi negara itu menjadi nomor satu.

So what. Maka fokus kita baiknya terus menginventarisasi apa saja yang bisa kita manfaatkan dari Tiongkok. Terutama pasarnya yang sangat besar itu.

Tapi, sekarang ini, siapa yang berani bicara pro Tiongkok di Amerika? Pun di sini? Pembicaraan soal ini harus dibuka. Justru agar tahu apa yang harus kita lakukan atas kenyataan baru itu.

“Kalau di Washington DC ada yang usulkan kembali berhubungan baik dengan Tiongkok, ia bisa ditembak orang,” ujar Mahbubani. Juga di Indonesia? (*)

Sumber : Disway

Tags: bacaajaindoposonline.netdahlaniskandiswayindoposindoposonline

Berita Terkait

Ujung Tombak Apple
Headline Utama

Ujung Tombak Apple

2024/09/22
Amarah Beliung
Headline News

Amarah Beliung

2024/05/25
Akhirnya Prabowo!
Headline Utama

Akhirnya Prabowo!

2024/02/15
Fokus Eksplorasi Emas, Aneka Tambang Bakar Duit Rp38,90 Miliar 
Ekonomi

Emas Crazy

2024/01/20
Buya Syakur
Headline Utama

Buya Syakur

2024/01/19
Aneka Tambang
Headline Utama

Bara Emas Antam 

2023/12/15

Populer

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

6 Januari 2022 15:59
Ade Jona Prasetyo

Sosok Ayah Inspirasi Ade Jona Prasetyo Raih Kesuksesan

25 Oktober 2021 13:24
Karnaval SCTV

Karnaval SCTV Digelar di Bogor, Catat Tanggal, dan Intip Para Bintangnya

15 Juli 2022 11:11
Lucy In The Sky

Kendalikan Lucy In The Sky, Ini Bisnis yang Digeluti Delta Wibawa Bersama

23 April 2022 13:27
Jumpa pers PT.HDI menyingkapi kasus hukum yang menimpa JE di kantor PT. HDI di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/7)I

Langgar Kode Etik, HDI Hentikan Keanggotaan JE

8 Juli 2022 19:10
we Tv (Foto : ist)

WeTV Rilis Fitur Sewa Konten WeTV Original

30 April 2022 00:16
istimewa

Dari Game Mobile Legend, Zeva Christian Buktikan Gen Z Bisa Hasilkan Cuan Miliaran

26 September 2023 16:27
Kertas Basuki Rachmat

Kejagung Sita Aset Kertas Basuki Rachmat Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen 

22 Maret 2022 12:00
HOTS Championship

Waw, Transaksi HOTS Championship Season IV Mirae Asset Sekuritas Rp19 Triliun

7 Juli 2021 21:36 - Updated on 8 Juli 2021 19:40
King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

2 Desember 2022 15:06

Pilihan Redaksi

Galang Hendra Pratama di Seri 2 Estoril Portugal WSSP 2021

Galang Hendra Pratama Siap Lebih Baik di Seri Misano

2 Juni 2021 19:03
Respons PHK Massal, Gudang Garam Beber Fakta Ini

Respons PHK Massal, Gudang Garam Beber Fakta Ini

11 September 2025 15:27
Nusantara Infrastructure Siap Jadi Private Sector Terbesar dan Terkuat Jalan Tol 

Nusantara Infrastructure Siap Jadi Private Sector Terbesar dan Terkuat Jalan Tol 

13 Juni 2024 21:57
Zyrexindo

Zyrexindo Mandiri Kantongi Fasilitas Pinjaman USD13,5 Juta

30 Oktober 2021 14:27
Delta Dunia

Ekspansif, Delta Dunia Makmur Dirikan Bukit Teknologi Digital

24 Januari 2023 14:27
Tunas Ridean

17 Juni 2022 Tunas Ridean Salurkan Dividen Final Rp106,02 Miliar

23 Mei 2022 11:57
Rapper Young Thug (indoposnews/instagram/thuggerthugger1)

Terlibat Kasus Geng Kriminal, Rapper Young Thug Ditangkap

11 Mei 2022 11:34
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy (tengah) saat menghadiri acara vaksinasi COVID-19 untuk pendamping korban dan penyintas kekerasan perempuan dan anak di Gedung Perpustakaan Nasional Salemba, Jakarta, Senin (24/5/2021) (dok.antara)

Menko PMK Minta Tidak Tanggapi Berlebihan isu Palestina

24 Mei 2021 14:00
Bank Saudara

Gacor! Bank Saudara Sepanjang 2022 Bungkus Laba Bersih Rp860,57 Miliar

5 Maret 2023 15:15
Aktor Gaspard Ulliel

Aktor Prancis Gaspard Ulliel Meninggal Dunia

20 Januari 2022 06:27

About

indoposnews.co.id

“Berita Terbaru Indonesia”
Alamat :
Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta.
Telepon : 02174773761
Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Follow us

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
indoposnews.co.idLogo Header Menu