• Redaksi
Jumat, Oktober 23, 2026
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
No Result
View All Result
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
Home Headline Utama

Terbanglah Pelangi!

abu by abu
10 Juni 2023 05:27
Bu Muslimah

SEDIH - Bu Muslimah ikut sedih kasus bintang Laskar Pelangi. FOTO - ISTIMEWA

Share on FacebookShare on Twitter

indoposnews.co.id – Laskar Pelangi lagi berduka –sedih, gundah, masygul, malu, dan haru. Itu saya rasakan ketika berada di Belitong, Selasa-Rabu lalu (lihat Disway kemarin). Saya tiba-tiba ingin menemui Bu Muslimah. Saya bayangkan betapa sedih ibu guru asli di Laskar Pelangi itu. Maka saya selesaikan cepat-cepat tugas utama saya ke Belitong. Agar tidak terlalu sore ke rumah Bu Muslimah yang jauh. Di Gantung. Saya juga masih harus ke Manggar. Semua itu di Belitong Timur. 

Lalu harus balik lagi ke Tanjung Pandan: makan malam dengan teman-teman di Belitong Ekspres, di ujung barat pulau. Di Gantung, tentu, saya harus mampir ke lokasi replika SD Muhammadiyah yang menjadi fokus di film Laskar Pelangi. Yang dindingnya kayu. Yang dibuat seperti aslinya: reyot. Meski jauh, jalan raya timur-barat Belitong mulus sekali. Orang di sana menyebutnya jalan tol Belitong. Lalu-lintas sedikit. Lengang. Menjelang senja saya sudah tiba di rumah Bu Muslimah. Ada halaman. Rumput di halaman itu terawat rapi. 

Saya pilih duduk-duduk di atas rumput itu. Santai. Apalagi menjelang senja. Bu Mus muncul. Ikut duduk di atas rumput. Sambil membawa album foto. Dia hanya ingin mengingatkan bahwa kami pernah bertemu. Tahun 2011 lalu. Dia tunjukkan fotonya. Syukurlah. Bu Muslimah sudah bisa menyembunyikan kesedihan. Tentu Bu Mus sangat gundah. Sampai menangis. Mengapa Zulfani terlibat tindak kriminal seperti itu. Tepat di Hari Pendidikan Nasional pula. 

Baca Juga

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5

Transformasi Underwriting Berbasis Data

Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif

Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN

Baca juga: Kabut Pelangi

Padahal hari itu, 2 Mei lalu, Bu Mus menerima penghargaan lagi. Untuk kesekian kalinya. Berkat novel Laskar Pelangi yang ditulis Andrea Hirata. Malamnya Bu Mus menerima kabar: pemeran utama film itu ditangkap polisi. “Kami semua ingin sekali menangis,” ujar Bu Mus. Dialah yang dulu menjadi guru SD Muhammadiyah yang nyaris ditutup karena kekurangan murid dan kekurangan dana itu. Begitu novel dan film Laskar Pelangi sukses, nama Bu Mus ikut melambung. 

Dia pahlawan pendidikan. Begitu gigih dia terus mengajar dalam suasana sesulit apa pun. Sampai sudah seperti ibu sendiri bagi para murid. Begitu banyak penghargaan dia terima. Begitu banyak orang penting menemuinyi. Termasuk Presiden SBY. Bulan lalu Bu Mus masih menerima penghargaan. Ironis sekali: tepat di Hardiknas itulah polisi menangkap Zulfani –sosok begitu diidolakan anak-anak sekolah Belitong. Pemain film Laskar  Pelangi itu sudah bukan anak-anak seperti 17 tahun lalu.

Waktu itu, 2006, mereka anak-anak SD dan SMP pulau Belitong nan jauh. Mereka sudah patut bangga sejak proses seleksi calon bintang film itu. Lebih 3.000 anak diseleksi. Hanya 12 orang terpilih. Dan Zulfani luar biasa: terpilih sebagai bintang utama. Pantas mereka jadi legenda hidup Belitong. Apalagi Laskar Pelangi menjadi film terlaris di Indonesia. Sepanjang masa. Ahok dan Yusril Ihza Mahendra juga membuat Belitong dibicarakan di peta nasional, tapi Laskar Pelangilah ”dinas pariwisata” sesungguhnya bagi pulau itu.

Baca juga: Efek Jack Poltak

Novelnya sukses besar: kini cetakan ke 50 lebih. Filmnya sukses. Film serinya sukses. Dan drama musikal Laskar Pelangi juga hebat sekali. Anak-anak pulau Belitong ternyata mampu menjadi narasi nasional. Maka banyak lembaga ingin membuat anak-anak itu punya masa depan yang lebih cerah. Mereka pun menawarkan beasiswa. Dari 12 pemain Laskar Pelangi hanya 1 yang tidak mendapat beasiswa. Yakni Jeffry Yanuar. Yang memerankan Harun, murid Bu Mus yang menyandang disabilitas itu. 

Yanuar sendiri memang penyandang disabilitas. Dari banyak instansi yang berebut memberi beasiswa akhirnya Pertamina Foundation yang menang. Semua bea siswa datang dari Pertamina. Zulfani Pasa, mendapat beasiswa kuliah di Institut Kesenian Jakarta, IKJ. Ada yang ke UIN Syarif Hidayatullah Ciputat. Ada juga yang di Unsri. Kelak, dari 11 penerima bea siswa itu hanya satu yang meneruskan karir di jalur film: Zulfani.

Setelah lulus IKJ ia tetap di Jakarta. Bekerja di industri film. Pernah mencapai karir sebagai asisten sutradara. Laskar Pelangi adalah film tersukses di Indonesia sepanjang masa. Mulai diputar tahun 2008 film itu baru surut oleh film Warkop versi tahun 2016. Laskar Pelangi ditonton hampir 5 juta orang. Hasilnya sekitar Rp60 miliar –dengan biaya Rp 8 miliar. Ketika kuliah di Jakarta, Zul mengawini pacarnya sejak masih SMP di Tanjung Pandan, Belitung. Ayah Zul menyebut mereka sudah saling dekat sejak SD.

Baca juga: Perang Bintang 

Punya anak satu. Wanita. Kini kelas 1 SD. Zul diketahui kawin lagi. Juga dengan gadis Belitong. Amat cantik –i nya lima. Punya anak satu orang juga. Umur sekitar 1,5 tahun. Berarti istri yang kini di tahanan polisi itu adalah istri ketiga. Umur 26 tahun Zul sudah kawin tiga kali. Ketika kawin yang ketiga itu statusnya sudah duda. Dua yang pertama cerai di tahun 2022. Itulah tahun paling gelap dalam perjalanan hidup mudanya. Sejak akhir tahun 2020, Zul sudah tidak punya penghasilan. 

Industri film di Jakarta hancur akibat Covid-19. Zul pulang ke Belitong. Tanpa penghasilan. Tanpa pekerjaan. Ia belum punya rumah. Istrinya tinggal di kampung, di luar kota Tanjung Pandan, bersama orang tua. Nama Zul begitu besar, tapi penghasilannya begitu kecil. Sampai jadi kuli bangunan. Itu pun tidak menentu. Zul telah ikut membesarkan nama Belitong sampai mencapai langit tertinggi. Tapi Belitong tidak tahu kalau Zul lagi dalam kesulitan terbesarnya.

Pariwisata Belitong terpromosikan luar biasa, tapi dana sektor pariwisata hanya lebih banyak untuk menggaji pegawai yang tidak membuat pariwisata maju. Zul itu muda. Ganteng. Terkenal. Jadi idola. Sarjana sinematografi dari perguruan tinggi paling hebat di Jakarta. Tapi semua itu kalah dengan kenyataan hidup yang pahit. (Dahlan Iskan)

 

Tags: BerdukaBu MuslimahIkalLaskar PelangiPelangi TerbanglahPemain UtamaTersandung Kasus

Berita Terkait

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5
Ekonomi

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5

2026/10/21
Transformasi Underwriting Berbasis Data
Ekonomi

Transformasi Underwriting Berbasis Data

2026/09/29
Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif
Ekonomi

Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif

2026/09/25
Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN
Ekonomi

Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN

2026/09/25
Luxpawn Buka Lounge Kedua, Jajakan Pembiayaan Aset Bernilai Prestisius
Ekonomi

Luxpawn Buka Lounge Kedua, Jajakan Pembiayaan Aset Bernilai Prestisius

2026/09/17
SNADA Indonesia 2026 Perkenalkan “Suara dan Nada dari Indonesia Timur”
Ekonomi

SNADA Indonesia 2026 Perkenalkan “Suara dan Nada dari Indonesia Timur”

2026/09/04

Populer

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

6 Januari 2022 15:59
Ade Jona Prasetyo

Sosok Ayah Inspirasi Ade Jona Prasetyo Raih Kesuksesan

25 Oktober 2021 13:24
Karnaval SCTV

Karnaval SCTV Digelar di Bogor, Catat Tanggal, dan Intip Para Bintangnya

15 Juli 2022 11:11
Lucy In The Sky

Kendalikan Lucy In The Sky, Ini Bisnis yang Digeluti Delta Wibawa Bersama

23 April 2022 13:27
Jumpa pers PT.HDI menyingkapi kasus hukum yang menimpa JE di kantor PT. HDI di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/7)I

Langgar Kode Etik, HDI Hentikan Keanggotaan JE

8 Juli 2022 19:10
we Tv (Foto : ist)

WeTV Rilis Fitur Sewa Konten WeTV Original

30 April 2022 00:16
istimewa

Dari Game Mobile Legend, Zeva Christian Buktikan Gen Z Bisa Hasilkan Cuan Miliaran

26 September 2023 16:27
Kertas Basuki Rachmat

Kejagung Sita Aset Kertas Basuki Rachmat Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen 

22 Maret 2022 12:00
HOTS Championship

Waw, Transaksi HOTS Championship Season IV Mirae Asset Sekuritas Rp19 Triliun

7 Juli 2021 21:36 - Updated on 8 Juli 2021 19:40
King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

2 Desember 2022 15:06

Pilihan Redaksi

Terdaftar di Kemenag, Berikut Kelebihan Travel Jala Bhakti Tours

Terdaftar di Kemenag, Berikut Kelebihan Travel Jala Bhakti Tours

15 Februari 2023 18:58
Musisi asal Indonesia NIKI Zefanya tampil di Festival Coachella Valley Music and Art Festival 2022. (foto : indoposnews/ist/instagram @nikizefanya)

NIKI Zefanya Tampil di Festival Coachella Valley Music and Art Festival 2022

18 April 2022 06:29
Susut 30 Persen, Laba Dharma Satya Sisa Rp842 Miliar

Susut 30 Persen, Laba Dharma Satya Sisa Rp842 Miliar

2 Maret 2024 14:27
RSD Covid-19

Siapkan Rp2,75 Triliun Sulap Asrama Haji jadi RSD Covid-19

18 Juli 2021 22:07
Waskita Karya

Lanjut! Waskita Karya Restrukturisasi Utang Rp149,62 Miliar

18 September 2023 13:27
Nyungsep 38 Persen, Laba Sumber Tani Sisa Rp681,88 Miliar

Nyungsep 38 Persen, Laba Sumber Tani Sisa Rp681,88 Miliar

27 Maret 2024 08:27
Wall Street

Pasar Semringah, Serbu Saham Sumber Alfaria Trijaya 

19 November 2021 06:27
Mark NCT (Twitter.com/NCTsmtown)

NCT Siap Luncurkan Lagu Baru

29 Januari 2022 12:25
Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika (keempat kanan) didampingi Direktur Industri Makanan, Hasil Laut, dan Perikanan, Emil Satria (ketiga kanan) saat melakukan kunjungan kerja di PT Fruit Ing Indonesia di Gresik, Jawa Timur.

Kemenperin Apresiasi Buah Tembus Ke Pasar AS

27 Februari 2022 17:47
Bintraco Dharma

Dibantu Broker Boy Thohir, Komisaris Ini Divestasi 55 Juta Saham Bintraco Dharma

14 Agustus 2023 22:54

About

indoposnews.co.id

“Berita Terbaru Indonesia”
Alamat :
Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta.
Telepon : 02174773761
Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Follow us

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
indoposnews.co.idLogo Header Menu