• Redaksi
Kamis, Oktober 22, 2026
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
No Result
View All Result
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
Home Headline Utama

Elingpiade Antik

abu by abu
4 Juni 2023 05:27
Elingpiade

MERIAH - Suasana pembukaan Elingpiade di GOR Untung Suropati, Pasuruan, Jawa Timur (Jatim). FOTO - ISTIMEWA

Share on FacebookShare on Twitter

indoposnews.co.id – ADA Elingpiade di Kota Pasuruan. Hari Minggu lalu. Lebih dari 1.000 anak SD/SMP berkumpul di lapangan depan GOR Untung Suropati. Mereka dolanan –bermain-main gaya sebelum ada mainan modern. Saya pun lupa: pernah bisa bikin kodok-kodokan dari sarung. Waktu kecil. Saya pernah menulis tentang sarung sebagai pakaian paling fleksibel. Mulai bisa untuk salat, angkut kacang tanah, sampai untuk menghilangkan rasa lapar. Yakni dengan cara mengikatkan sarung ke perut. Kuat-kuat. 

Saya lupa menyebut sarung juga bisa jadi kodok. Elingpiade ini membuat saya eling (ingat) kemampuan lama itu: membuat sarung jadi katak. Pembukaan Elingpiade ini ditandai dengan mainan pula. Semua siswa diberi mainan ”kitiran berisik”: kincir bergagang. Putaran kincir itu bisa menggerakkan pemukul gendang kecil. Menimbulkan bunyi berisik. Lebih dari 1.000 siswa yang hadir dikomando. Komando pertama: mainkan hompimpah. Komando kedua: mainkan kitiran berisik. Tidak ada pidato.

Wali Kota Pasuruan Gus Ipul tidak mau pidato. Sekjen PB NU itu pilih membuka Elingpiade dengan cara ikut dolanan. Maka sang wali kota, wakilnya, kepala dinas pendidikan, tim senam saya, kembali menjadi anak-anak. Maka menggemalah kalimat bersama ini: “hompimpah alaihom gambreng” disusul dengan bunyi ribuan kitiran berisik dari berbagai sudut lapangan itu. Ternyata semua menikmati permainan ini. Yang tua pun jadi sulit dikendalikan. 

Baca Juga

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5

Transformasi Underwriting Berbasis Data

Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif

Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN

Baca juga: Rania Lindi

Mereka tidak mau berhenti mengayun-ayunkan kincir berisik di tangan. Maka lahirlah bunyi serentak seperti suara berjuta gareng-pung. Maka jadilah acara pembukaan Elingpiade ini liar. Itu pertanda tujuan acara ini berhasil: bisa membuat anak-anak lupa gadget. Mereka asyik dengan kitiran gareng pung. Penggagas acara ini Irfandi dan Ridho Saiful. Berkolaborasi dengan Harian Disway dan Pemkot Pasuruan. Irfandi pendiri gerakan ”Lali Gadget”. Asal Mojokerto. 

Ia mendirikan kampung mainan di desanya. Tujuannya: agar anak bisa meninggalkan gadget biar pun sesaat. Di Kampung Lali Gadget itu disediakan banyak mainan tradisional. Juga diajari cara bermain. Lali artinya lupa. Saya sudah banyak lupa permainan masa kecil. Misalnya, ketika para siswa di Pasuruan itu diminta membuat lingkaran-lingkaran kecil. Satu lingkaran lima siswa. Mereka lalu menghadap ke luar lingkaran. Lima siswa itu diminta mengaitkan kaki ditekuk ke belakang. 

Lalu, dengan satu kaki, mereka berloncat-loncat sambil melakukan gerakan berputar. Serunya bukan main. Penuh gelak tawa. Penuh kebersamaan. Kalau mereka egois lingkaran itu bubar. Kalah. Gadget membuat anak individualis. Mainan lama ini membuat anak bekerja sama. Sekolah pengirim grup dolanan ke Elingpiade diwajibkan membawa sarung. Ada 12 permainan menggunakan sarung. Salah satunya tidak pernah saya lakukan di masa kecil: sarung sebagai kapal.

Baca juga: Jiada-Wanlong 10 Menit  

Dengan sarung itu seolah sedang di atas sebuah kapal. Lalu berlomba mencapai finis dengan berjalan seolah sedang terayun ombak. Mungkin ini asalnya dari anak-anak di daerah pesisir. Saya dari pedalaman. Kali pertama melihat laut setelah tamat Aliyah (SMA). Sekali melihat langsung mengarunginya: merantau ke Samarinda. Lalu Elingpiade ini mengingatkan saya ke ”kodok sarung” tadi. Nama permainannya estafet kodok. Sudah 60 tahun saya tidak melihat permainan ini. 

Tapi begitu melihat mereka mengubah sarung menjadi kodok, saya langsung bisa melakukannya: sarung dihampar di lantai, digulung dari dua sisinya. Gulungan dari kiri dan kanan bertemu di tengah. Lalu dilipat dua. Empat buncu sarung ditarik. Jadilah kodok-kodokan. Semacam kodok yang besar berkaki empat. Zaman itu bentuk tersebut seperti kodok beneran: dalam imajinasi. Imaji anak-anak memang harus dibangun. Agar bisa memiliki kemampuan membayangkan apa saja. 

Termasuk membayangkan masa depan mereka. Permainan berbentuk sesuai aslinya membuat pikiran anak menjadi dangkal. Ia seperti orang membaca pamlet. Tidak dalam seperti membaca puisi. Setelah kodoknya jadi, siswa diminta berbaris. Satu SD satu baris. Tiap baris 10 siswa. Siswa paling depan membawa kodok itu. Yang di belakangnya merunduk memegang pantat yang di depannya. Jadilah seperti ular panjang. SD yang lain melakukan hal sama di barisan sebelahnya.

Baca juga: Al-Zaytun Mandiri 

Mereka berlomba. SD mana yang juara. Setelah peluit berbunyi, paling depan menyerahkan kodok ke siswa di belakangnya. Cara menyerahkannya harus lewat selangkangan. Sambil agak menungging. Begitu berhasil menyerahkan kodok itu, ia lari ke paling belakang. Menempel di temannya paling belakang. Begitulah kodok secara estafet diserahkan lewat selangkangan ke siswa di belakangnya. Yang paling cepat mencapai finis merekalah juaranya.

Mainan apa yang paling diminati di kampung Lali Gadget? “Egrang,” ujar Irfandi. Di sana disediakan egrang setinggi hampir 2 meter. Banyak sekali yang mencoba bisa beregrang. Yakni berjalanan dengan ”sandal” bambu sepanjang 2 meter itu. Anda yang ingin merasa ukuran tubuh Anda tinggi sering-seringlah beregrang. Kalau di Olimpiade olahraga diawali dengan janji atlet, di Elingpiade ini diawali dengan Proklamasi Dolanan. Irfandi membacakan teks proklamasi itu. 

Siswa yang jadi peserta Elingpiade menirukannya: Proklamasi Bangsa Bermain “Kami bangsa bermain, dengan ini menyatakan kemerdekaan Negeri Keragaman Republik Dolanan” “Hal-hal yang mengenai alat mainan, lokasi bermain, siapa pemainnya, akan diselenggarakan dengan kegembiraan, dalam waktu seasyik-asyiknya dan dalam tempo yang selonggar-longgarnya”. (Dahlan Iskan)

 

Tags: EgrangElingpiadeKodokLali GadgetmainanMasa KecilSarung

Berita Terkait

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5
Ekonomi

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5

2026/10/21
Transformasi Underwriting Berbasis Data
Ekonomi

Transformasi Underwriting Berbasis Data

2026/09/29
Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif
Ekonomi

Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif

2026/09/25
Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN
Ekonomi

Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN

2026/09/25
Luxpawn Buka Lounge Kedua, Jajakan Pembiayaan Aset Bernilai Prestisius
Ekonomi

Luxpawn Buka Lounge Kedua, Jajakan Pembiayaan Aset Bernilai Prestisius

2026/09/17
SNADA Indonesia 2026 Perkenalkan “Suara dan Nada dari Indonesia Timur”
Ekonomi

SNADA Indonesia 2026 Perkenalkan “Suara dan Nada dari Indonesia Timur”

2026/09/04

Populer

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

6 Januari 2022 15:59
Ade Jona Prasetyo

Sosok Ayah Inspirasi Ade Jona Prasetyo Raih Kesuksesan

25 Oktober 2021 13:24
Karnaval SCTV

Karnaval SCTV Digelar di Bogor, Catat Tanggal, dan Intip Para Bintangnya

15 Juli 2022 11:11
Lucy In The Sky

Kendalikan Lucy In The Sky, Ini Bisnis yang Digeluti Delta Wibawa Bersama

23 April 2022 13:27
Jumpa pers PT.HDI menyingkapi kasus hukum yang menimpa JE di kantor PT. HDI di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/7)I

Langgar Kode Etik, HDI Hentikan Keanggotaan JE

8 Juli 2022 19:10
we Tv (Foto : ist)

WeTV Rilis Fitur Sewa Konten WeTV Original

30 April 2022 00:16
istimewa

Dari Game Mobile Legend, Zeva Christian Buktikan Gen Z Bisa Hasilkan Cuan Miliaran

26 September 2023 16:27
Kertas Basuki Rachmat

Kejagung Sita Aset Kertas Basuki Rachmat Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen 

22 Maret 2022 12:00
HOTS Championship

Waw, Transaksi HOTS Championship Season IV Mirae Asset Sekuritas Rp19 Triliun

7 Juli 2021 21:36 - Updated on 8 Juli 2021 19:40
King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

2 Desember 2022 15:06

Pilihan Redaksi

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan sambutan dalam acara “Malam Silaturahmi dan Kontemplasi” yang diselenggarakan di Golden Ballroom Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/4/2022). (foto : indoposnews/ antara /Putu Indah Savitri )

SBY : Hanya Ada Satu Matahari Dalam Partai Demokrat

17 April 2022 20:15
BEI

Penuh Tato, Lima dari 78 Emiten Hadapi Tuntutan PKPU

14 November 2021 20:27
Jagorawi

Tol Jagorawi Terpantau Padat

2 April 2021 12:49
Bank Central Asia

BCA Kucuri Kredit Indonesia Eximbank Rp3 Triliun

24 Juni 2021 10:27
Anjlok 71 Persen, Produsen Minuman Total Boncos Rp10,72 Miliar

Anjlok 71 Persen, Produsen Minuman Total Boncos Rp10,72 Miliar

19 Agustus 2024 10:27
Palma Serasih

Palma Serasih Garap Proyek KEK MBTK, Telisik Detailnya

24 Juli 2022 07:00
Garap Proyek The Monde City, 13 Bank Suntik Entitas Puri Global Rp200 Miliar

Garap Proyek The Monde City, 13 Bank Suntik Entitas Puri Global Rp200 Miliar

19 September 2024 08:57
Semen Indonesia

Kinerja Solid, SIG Perkuat Pemimpin Pasar, dan Praktikkan Bisnis Berkelanjutan

28 Juni 2022 17:11
KPK

Bupati Probolingo dan Suami Ditangkap KPK

31 Agustus 2021 07:03
Mahasiswa UGM kembangkan sistem deteksi kerumunan yang diberi nama "Syncrom" untuk mencegah penularan COVID-19.

Mahasiswa UGM Ciptakan Deteksi Keramaian

5 Agustus 2021 18:55

About

indoposnews.co.id

“Berita Terbaru Indonesia”
Alamat :
Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta.
Telepon : 02174773761
Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Follow us

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
indoposnews.co.idLogo Header Menu