• Redaksi
Kamis, Mei 7, 2026
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
No Result
View All Result
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
Home Gaya hidup

Isolasi Lima Hari Kasus Omicron Dianggap Kurang

Sandy H by Sandy H
21 Januari 2022 11:01
Ilustrasi (Pixabay)

Ilustrasi (Pixabay)

Share on FacebookShare on Twitter

indoposnews.co.id – Sebelum Omicron hadir, orang-orang khususnya di Inggris dengan gejala COVID-19 harus mengisolasi diri selama sepuluh hari. Tetapi ketika varian baru ini muncul, pejabat kesehatan mengubah periode isolasi diri.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) mengubah periode isolasi diri menjadi lima hari. Sementara di Inggris, mulai 17 Januari 2022, berlaku aturan orang-orang dapat meninggalkan isolasi setelah dua hasil menunjukkan negatif dari hari kelima. Aturannya sama terlepas dari status vaksin.

Baca Juga : Sejumlah negara pertimbangkan isolasi, pengujian saat Omicron menyebar

Baca Juga

Founder KPPB Meiline Tenardi Inisiasi Gerakan “1000 Hari Cinta: Ibu Sehat – Anak Cerdas” dalam Peringatan Hari Gizi Nasional

Ippho Santosa Bersamai Distributor Norway ke Norwegia

Ciptakan Lapangan Kerja, Kopdar KBM App Medan Kantongi Dukungan Kementerian Ekraf

Dokter Reza Gladys Dirikan Yayasan, 1000 Sembako Hingga Pengobatan Gratis Untuk Warga Cianjur

Melihat ini, pakar mikrobiologi medis di University of East London, Sally Cutler kepada The Conversation berpendapat, hanya ada sedikit bukti ilmiah untuk membenarkan mengurangi masa isolasi ini.

“Beberapa berpendapat Omicron ringan dan tidak mengakibatkan lonjakan rawat inap, tetapi harus diingat gelombang kasus menyapu populasi dengan tingkat perlindungan yang cukup besar dari kombinasi infeksi alami dan kekebalan yang diinduksi vaksinasi,” kata dia seperti dikutip dari Medical Daily, Jumat.

Culter menyebutkan, sebuah tinjauan sistematis komprehensif berbasis di Inggris terhadap 79 makalah dari seluruh dunia (tidak termasuk yang memiliki jumlah kasus sangat rendah) meninjau pelepasan virus dari 5.340 orang yang terinfeksi.

Tinjauan ini mengevaluasi tidak hanya viral load melalui pengujian PCR, yang dapat tetap positif untuk beberapa waktu setelah pemulihan klinis, tetapi juga kemampuan untuk bertumbuhnya virus.

Hasilnya, viral load ditemukan dalam jumlah yang rendah dalam beberapa hari pertama, tetapi kemudian mencapai puncaknya sekitar hari ketiga hingga enam. Kemudian, menurun pada hari ketujuh hingga sembilan sampai tidak ada virus yang dapat dipulihkan pada hari kesepuluh.

“Dengan kata lain, data mendukung periode isolasi sepuluh hari,” tutur Cutler.

Beberapa penelitian telah menyarankan periode pelepasan virus yang sedikit lebih pendek pada orang tanpa gejala, tetapi menurut Cutler, keputusan tentang kebijakan harus didasarkan pada semua infeksi bukan hanya sebagian.

Sebuah studi dari Jepang yang belum dipublikasikan dalam jurnal ilmiah memperlihatkan pelepasan virus yang dikaitkan dengan Omicron paling tinggi pada tiga hingga enam hari setelah dimulainya gejala.

Kemudian, satu penelitian kecil dari University of Exeter menemukan, satu dari tiga orang masih berpotensi menularkan setelah lima hari.

“Bukti menunjukkan pada hari kelima banyak orang masih akan mengeluarkan virus yang berpotensi mengakibatkan penyebaran COVID-19 selanjutnya,” tutur Cutler.

Dia menegaskan, pemberlakuan masa isolasi menjadi lima hari berisiko melepaskan orang terinfeksi kembali ke masyarakat pada waktu puncak penyebaran virus menular. Ini sangat berbahaya bagi orang-orang di sekitar mereka.

“Orang ingin merasa aman ketika mereka pergi keluar, mengetahui orang lain dites dengan benar dan mengisolasi diri sampai mereka tidak lagi menjadi risiko bagi orang lain,” demikian kata Cutler. (mid)

Tags: masa isolasi omicronOmicron

Berita Terkait

Dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional, Yayasan Komunitas Perempuan Peduli dan Berbagi (KPPB) menyelenggarakan Gerakan “1000 Hari Cinta: Ibu Sehat – Anak Cerdas” pada hari ini di Gedung Teater Besar Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Gerakan ini diinisiasi oleh Meiline Tenardi, selaku Ketua Penyelenggara sekaligus Founder KPPB.
Budaya

Founder KPPB Meiline Tenardi Inisiasi Gerakan “1000 Hari Cinta: Ibu Sehat – Anak Cerdas” dalam Peringatan Hari Gizi Nasional

2026/01/26
Ippho Santosa Bersamai Distributor Norway ke Norwegia
Budaya

Ippho Santosa Bersamai Distributor Norway ke Norwegia

2025/12/19
Ratusan peserta datang menghadiri Workshop Konten Digital Ekraf yang dirangkaikan dengan Kopdar KBM Medan
Gaya hidup

Ciptakan Lapangan Kerja, Kopdar KBM App Medan Kantongi Dukungan Kementerian Ekraf

2025/12/01
Pengusaha sekaligus pakar kecantikan dr. Reza Gladys dan sang suami, dr. Attaubah Mufid mendirikan yayasan, Glafidsya Foundation.
Beauty

Dokter Reza Gladys Dirikan Yayasan, 1000 Sembako Hingga Pengobatan Gratis Untuk Warga Cianjur

2025/11/30
Glafidsya Luncurkan Premium Ferment Barrier Supporting Set, Masker Collagen Langsung Menyerap di Kulit
Gaya hidup

Glafidsya Luncurkan Premium Ferment Barrier Supporting Set, Masker Collagen Langsung Menyerap di Kulit

2025/09/07
Baby Shark Digandeng Norway
Beauty

Baby Shark Digandeng Norway

2025/08/04

Populer

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

6 Januari 2022 15:59
Ade Jona Prasetyo

Sosok Ayah Inspirasi Ade Jona Prasetyo Raih Kesuksesan

25 Oktober 2021 13:24
Karnaval SCTV

Karnaval SCTV Digelar di Bogor, Catat Tanggal, dan Intip Para Bintangnya

15 Juli 2022 11:11
Lucy In The Sky

Kendalikan Lucy In The Sky, Ini Bisnis yang Digeluti Delta Wibawa Bersama

23 April 2022 13:27
Jumpa pers PT.HDI menyingkapi kasus hukum yang menimpa JE di kantor PT. HDI di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/7)I

Langgar Kode Etik, HDI Hentikan Keanggotaan JE

8 Juli 2022 19:10
we Tv (Foto : ist)

WeTV Rilis Fitur Sewa Konten WeTV Original

30 April 2022 00:16
istimewa

Dari Game Mobile Legend, Zeva Christian Buktikan Gen Z Bisa Hasilkan Cuan Miliaran

26 September 2023 16:27
Kertas Basuki Rachmat

Kejagung Sita Aset Kertas Basuki Rachmat Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen 

22 Maret 2022 12:00
King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

2 Desember 2022 15:06
HOTS Championship

Waw, Transaksi HOTS Championship Season IV Mirae Asset Sekuritas Rp19 Triliun

7 Juli 2021 21:36 - Updated on 8 Juli 2021 19:40

Pilihan Redaksi

Stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU).

Pemerintah Dorong Percepatan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai

26 Oktober 2021 23:20 - Updated on 27 Oktober 2021 00:51
Universitas indonesia - indoposnews

UI kantongi Predikat Perguruan Tinggi Terbaik di Indonesia versi SCImago Institutions Rankings

14 April 2022 00:37
Jadi Pasien Khusus, Bursa Bekukan Cowell Development 

Jadi Pasien Khusus, Bursa Bekukan Cowell Development 

14 Oktober 2023 15:27
Kerek Kualitas Pendidikan, Sampoerna University Gandeng JUFE

Kerek Kualitas Pendidikan, Sampoerna University Gandeng JUFE

12 Desember 2023 17:27
Gempa - indoposnews.co.id

Gempa Magnitude 3,0 Melanda Cianjur

5 Juni 2021 23:33
Gojek Tokopedia

Saham Perdana GoTo Gojek Melesat 14,8 Persen Jadi Rp388 per Lembar

11 April 2022 10:27
Jasa Armada

Lestarikan Ekosistem Laut, Jasa Armada Tanam 400 Bibit Terumbu Karang   

9 Oktober 2022 09:27
Tempo Scan Pacific

Cek Jadwalnya! Tempo Pacific Obral Dividen Rp450 Miliar

8 Juni 2023 15:17
Film Cinta Subuh

Ungkap Film Cinta Subuh, ini Deretan Bintang yang Dihadirkan Falcon Pictures

12 April 2021 06:48
Protech Mitra

Lego 16,60 Juta Saham Protech Mitra, Charnic Keruk Dana Segar Rp10,57 Miliar

30 Januari 2022 14:27

About

indoposnews.co.id

“Berita Terbaru Indonesia”
Alamat :
Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta.
Telepon : 02174773761
Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Follow us

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
indoposnews.co.idLogo Header Menu