Indoposonline.net – Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD mengutuk keras aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3).
Dia menyebutkan, aksi ini menewaskan 2 orang pelaku dan melukai 20 orang korban lainnya, termasuk petugas keamanan tempat ibadah tersebut. Itu diketahui dari hasil koordinasi antara pihaknya dengan Kepala BIN, Kapolri, Kepala BNPT, Pimpinan TNI, Kapolda, dan Kadensus.
“Peristiwa ini sampai sekarang tercatat mengakibatkan dua orang yang diduga pelaku bom bunuh diri tewas, serta sampai berita terakhir sekitar 20 orang masyarakat dan petugas keamanan Gereja Katedral luka sehingga mereka itu dirawat di berbagai rumah sakit,” kata Mahfud saat konferensi pers lewat kanal YouTube, Minggu (28/3).
Baca juga : Bom Meledak di Areal Gereja Katedral
Mahfud mengatakan, aksi ledakan bom Bunuh diri itu terjadi setelah misa kedua di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan. Dimana sebagian masyarakat yang mengikuti ibadah tersebut sudah pulang.
Meski begitu, ia memperkirakan masih ada korban luka lainnya yang belum tercatat. Karenanya ia meminta kepada masyarakat yang turut menjadi korban segera melaporkan diri. “Mungkin masih akan bertambah kalau nanti ditemukan lagi orang-orang yang melapor karena terluka dari ledakan tersebut,” ujarnya. (hmd)
Baca juga : Bom Bunuh Diri Gegerkan kota Makassar