indoposnews.co.id – Salah satu perusahaan konstruksi, investasi terkemuka, terbesar, dan terdepan Indonesia PTPP telah membangun banyak karya bersejarah dan monumental di tanah air. Sebut misalnya, hotel pertama di Indonesia yaitu Hotel Indonesia. Lalu, jembatan cable-stayed pertama Indonesia yaitu Jembatan Barelang menjadi icon kota Batam.
Selanjutnya, Yogyakarta International Airport sebagai bandara dengan pembangunan tercepat. Diikuti Terminal Peti Kemas Kalibaru. sebagai pelabuhan dengan kapasitas terbesar Indonesia, dan serangkaian karya prestigious lain. Seluruh karya itu, lahir dari generasi ke generasi, lahir dari tangan Insan andalan, dan anak-anak muda PTPP. Kini, 64 persen milenial mendominasi komposisi Insan PTPP. ”Saat ini, tercatat 1.424 inovasi, 129 teknologi, dan 11 inovasi berhasil dipatenkan Insan PP. Tahun ini, 1.100 ide, dan karya gemilang Insan PP lain melengkapi legacy perusahaan tercinta,” tutur Novel Arsyad, Direktur Utama PTPP, Sabtu (28/8).
Baca juga: Perkuat Modal, Panorama Sentrawisata Gelar Rights Issue 1,2 Miliar Saham
Menyusul inovasi, dan kreasi itu, PTPP mendapat lima penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Itu didapat dari pelaksanaan pembangunan tiga proyek garapan perseroan. Yaitu proyek Yogyakarta International Airport, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggondol piagam penghargaan MURI dengan kategori Bandara Pertama yang Memperoleh Sertifikat Greenship. Selanjutnya, proyek renovasi Gedung Kitawaya menjadi tempat rujukan penanganan Covid-19 di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) merengkuh piagam penghargaan MURI, kategori alih fungsi gedung serbaguna menjadi RS Covid-10 tercepat. Proyek ketiga, yaitu proyek renovasi venue utama, dan lapangan latihan Piala Dunia U-20 di Provinsi Bali meraih tiga piagam penghargaan MURI.
Pertama kategori penanaman rumput Zoysia Matrella di lapangan sepak bola secara serentak pada lokasi terbanyak dalam satu provinsi. Kedua, stadion pertama dengan penerangan 2.400 lux menggunakan lampu pencahayaan tinggi dengan tiang tunggal (Single pole high mast) tinggi 48 m, dan ketiga pemasangan 5.000 kursi tercepat pada tribun stadion. Istimewanya, apresiasi itu didapat PP bertepatan dengan HUT ke-68 pada 26 Agustus 2021. Mengusung tema “Agility in Harmony, PTPP harus selalu adaptif dan agile dengan perubahan cepat. Ketangkasan, kecerdikan, dan kegesitan menjadi energi utama untuk harmonisasi menghadapi tantangan dalam segala lini.
Baca juga: Bumi Resources Cetak Laba Bersih USD90,9 Juta
Selain acara puncak, sebelumnya PTPP telah melaksanakan beberapa kegiatan. Antara lain pembagian paket sembako kepada para pekerja, masyarakat sekitar lingkungan perusahaan, donor darah, donor plasma konvalesen, pemberian vaksinasi Covid-19 kepada keluarga karyawan, dan masyarakat sekitar, peresmian tempat pelayanan kesehatan karyawan bertitel First Aid Station, PP Awards, PP Idol, CEO Talks, webinar, dan sebagainya. Pada acara puncak itu, PTPP memberi piagam penghargaan para karyawan telah mencapai masa kerja tertentu, telah bekerja terus menerus, bersungguh-sungguh, setia, dan berkelakuan baik. Penghargaan Lencana Satya Jasa Tahun 2021 itu, diberikan kepada delapan karyawan untuk penghargaan kelas I emas, dan tiga karyawan untuk penghargaan kelas II perak. (abg)



























