• Redaksi
Minggu, April 12, 2026
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
No Result
View All Result
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
Home Headline

Ada Prestasi dan Kehebatan Indonesia di Balik Krisis Covid-19

Sandy H by Sandy H
28 Juni 2021 10:18
dahlan iskan
Share on FacebookShare on Twitter

oleh Dahlan Iskan

 

indoposonline.net – SELALU ada sisi prestasi di tengah keadaan yang sulit. Rumah sakit memang kewalahan. Dokternya sendiri ikut jadi korban. Pun perawat dan sejawat mereka.

Baca Juga

Ujung Tombak Apple

Amarah Beliung

Akhirnya Prabowo!

Emas Crazy

Yang tidak sampai memperburuk keadaan adalah: oksigen cukup. Ventilator sudah lebih banyak.

Memang ada pasien yang sampai diperiksa di atas bak mobil pikap. Di Bekasi. Juga ada yang ditempatkan di kasur di lantai rumah sakit. Di Surabaya.

Itu karena jumlah yang terkena Covid-19 memang luar biasa. Justru lebih tinggi sekarang ini dibanding tahun lalu. Memburuk. Data Worldometer, Sabtu, menunjukkan, pasien kita nomor dua terbanyak di dunia (21.900). Hanya kalah dari India (49.000).

Tapi setidaknya tidak sampai terjadi kepanikan seperti yang terjadi di India: akibat krisis oksigen. Atau banyak pasien yang tidak kebagian ventilator.

Sebenarnya hebat lagi kalau saja ketersediaan plasma konvalesen cukup.

Memang sempat ada berita kekurangan oksigen di Jawa Tengah. Lalu dibantah oleh instansi setempat: oksigen ada, botol yang tidak cukup.

Maka orang pun mulai membayangkan apa yang pernah terjadi di India: orang antre tabung oksigen sambil marah-marah. Pemandangan penderitaan pasien yang kekurangan oksigen memang sangat mengetuk hati. Juga di India. Ketika pasien Covid-19 mencapai 400.000/hari di sana.

Berita kekurangan oksigen dan tabungnya itu menggelitik saya. Setahu saya kemampuan Indonesia memproduksi oksigen sangat besar. Mestinya cukup.

Dan lagi, setahu saya, rumah-rumah sakit tidak lagi pakai tabung. Mereka sudah menggunakan tangki besar. Oksigen disalurkan ke ruang pasien lewat pipa yang tersentral.

Saya pun sibuk telepon sana-sini. Ternyata saya menemukan jawaban mengapa. Listrik ke pabrik oksigen di Jateng itu sempat trip (berkedip). Juga di beberapa pabrik lainnya.

Tapi saya tidak mudah percaya pada info itu. Setahu saya, problem listrik berkedip sudah lama teratasi.

Dulu memang seperti itu. Tapi sudah dulu sekali. Begitu banyak pabrik yang mengeluhkan kedipan seperti itu. Juga pemadaman.

Tapi itu sudah masa lalu. Tidak masuk akal ada kedipan listrik lagi sekarang ini.

Ternyata ada. Banyak. Bagi pabrik oksigen, kedipan seperti itu membuat produksi berhenti. Untuk bisa memulai lagi memerlukan waktu delapan jam.

Bahkan di pabrik kertas saya dulu, kalau terjadi kedipan seperti itu, perlu 12 jam untuk bisa produksi lagi.

Rupanya problem kedipan di pabrik oksigen itu cepat teratasi. Sudah ada pertemuan antara pemerintah dan PLN. Di saat gawat seperti ini, please, listrik tidak boleh pun sekadar berkedip. Syukurlah tidak ada lagi berita kekurangan oksigen.

Di Jawa, produksi listrik sekarang ini cukup. Bahkan kelebihan banyak sekali. Sampai menyulitkan PLN. Kesulitan itu sampai membuat biaya pemeliharaan harus diketatkan. Banyak daun dan pohon di sepanjang jaringan 20 kv sampai semampai menyenggol kabel. Kedipan itu terjadi –umumnya– karena itu. Bukan lagi oleh benang layang-layang. Atau binatang.

Kabel-kabel kita masih telanjang. Begitu kena senggol ia terangsang: berkedip.

Kita bangga dengan ITB –lewat masjid Salmannya. Lewat tim Vent-I nya: yang diketuai oleh Dr Ir Syarif Hidayat. Sampai hari ini tim itu sudah memproduksi 6.500 ventilator non ICU. Yang sudah disebarkan ke seluruh Indonesia.

Di bidang oksigen putra Indonesia juga boleh dibanggakan: Arief Harsono. Ia pemilik PT Samator (Samarinda-Toraja).

Berkat kegigihannya kita sudah mandiri di bidang oksigen. Sudah menjadi raja di negeri sendiri. Beberapa perusahaan asing justru kalah: tidak mampu bersaing dengan oksigen Samator. Bahkan ada perusahaan asing yang memilih tutup.

Tentu ada yang masih bertahan tapi tidak bisa besar: dari Amerika, Prancis, dan Italia.

Sekarang ini Samator punya 48 pabrik oksigen di seluruh Indonesia. Termasuk di daerah yang secara komersial tidak menguntungkan, seperti Lombok.

Kemampuan produksinya mencapai 800 juta ton/tahun. Masih akan naik lagi kalau pabrik barunya di Surabaya beroperasi dua bulan lagi.

Saya tidak perlu lagi mengupas siapa putra Toli-toli, Sulteng ini. Sudah ada di Disway (12 September 2020: Samarinda Toraja). Juga sudah ada di podcast Energi Disway (11 September 2020).

 

Bahkan belakangan Samator membangun tangki-tangki penampung oksigen di rumah-rumah sakit. Oksigen tinggal dikirim dalam bentuk cair, dari pabrik ke tangki-tangki di RS itu.

Itulah sebabnya tidak sampai terjadi ”drama” tabung oksigen seperti di India.

Saya belum tahu seberapa mandiri kita di bidang disinfektan. Rasanya kita sudah mandiri. Membuatnya tidak sulit. Bahkan, saya perhatikan, pengusaha-pengusaha kecil mampu memproduksinya. Sampai punya merek yang ratusan jumlahnya.

Tentu kita juga mandiri di bidang masker. Apa pun bentuknya, coraknya maupun kualitasnya.

Di bidang vaksin kita sebenarnya juga bisa –kalau mau. Baik yang ITU (JANGAN DIKLIK), maupun yang merah putih.

Walhasil, ada sisi hebatnya di balik krisis Covid yang berulang ini. Semua ada. Kecuali uangnya.(Dahlan Iskan)

Tags: dahlan iskandiswayindoposindoposonlineIndoposonline.net

Berita Terkait

Ujung Tombak Apple
Headline Utama

Ujung Tombak Apple

2024/09/22
Amarah Beliung
Headline News

Amarah Beliung

2024/05/25
Akhirnya Prabowo!
Headline Utama

Akhirnya Prabowo!

2024/02/15
Fokus Eksplorasi Emas, Aneka Tambang Bakar Duit Rp38,90 Miliar 
Ekonomi

Emas Crazy

2024/01/20
Buya Syakur
Headline Utama

Buya Syakur

2024/01/19
Aneka Tambang
Headline Utama

Bara Emas Antam 

2023/12/15

Populer

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

6 Januari 2022 15:59
Ade Jona Prasetyo

Sosok Ayah Inspirasi Ade Jona Prasetyo Raih Kesuksesan

25 Oktober 2021 13:24
Karnaval SCTV

Karnaval SCTV Digelar di Bogor, Catat Tanggal, dan Intip Para Bintangnya

15 Juli 2022 11:11
Lucy In The Sky

Kendalikan Lucy In The Sky, Ini Bisnis yang Digeluti Delta Wibawa Bersama

23 April 2022 13:27
Jumpa pers PT.HDI menyingkapi kasus hukum yang menimpa JE di kantor PT. HDI di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/7)I

Langgar Kode Etik, HDI Hentikan Keanggotaan JE

8 Juli 2022 19:10
we Tv (Foto : ist)

WeTV Rilis Fitur Sewa Konten WeTV Original

30 April 2022 00:16
istimewa

Dari Game Mobile Legend, Zeva Christian Buktikan Gen Z Bisa Hasilkan Cuan Miliaran

26 September 2023 16:27
Kertas Basuki Rachmat

Kejagung Sita Aset Kertas Basuki Rachmat Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen 

22 Maret 2022 12:00
King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

2 Desember 2022 15:06
Allo Bank

Gemar Transaksi, Ali Gunawan Koleksi 7,95 Juta Saham Bank Milik Chairul Tanjung

2 Februari 2022 18:27

Pilihan Redaksi

PSAB

BEI Telisik Transaksi Entitas Usaha, Ini Penjelasan J Resources Asia

8 Oktober 2021 17:27
Bank BRI

Buyback, BRI Siapkan Alokasi Belanja Rp3 Triliun

4 Februari 2025 16:27
Grup K-Pop ITZY

Grup K-Pop ITZY Debut di Jepang Lewat Album Digital

1 September 2021 16:20
Aktris Bollywood Urmila Matondkar . foto : indoposnews.co.id / instagram

Aktris Urmila Matondkar Positif Covid-19

31 Oktober 2021 17:27
Grup band asal Korea Selatan, DAY6.

DAY6, grup idola atau musisi?

11 Juli 2021 14:41
Poster film Black Pink (indoposonline.net /net)

Film BLACKPINK THE MOVIE Tayang di Indonesia

3 Juli 2021 08:07
Aneka Tambang

Tahun Ini Aneka Tambang Kebut Penjualan Emas 28 Kilogram 

7 Juni 2022 14:00
Krakatau Steel

Krakatau Steel Respons Positif Penerapan Bea Masuk Anti Dumping HRC Alloy RRT

15 Maret 2022 09:45
Sampoerna Agro Tabur Dividen Rp220 Miliar, Intip jadwalnya

Sampoerna Agro Tabur Dividen Rp220 Miliar, Intip jadwalnya

30 Mei 2024 09:27
Cristian Sugiono-indoposnews

Hadirkan Hunia Smart Home, Aktor Christian Sugiono Makin Nyaman Beraktivitas

24 Mei 2022 22:27

About

indoposnews.co.id

“Berita Terbaru Indonesia”
Alamat :
Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta.
Telepon : 02174773761
Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Follow us

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
indoposnews.co.idLogo Header Menu