indoposnews.co.id – Bukalapak (BUKA) sepanjang 2022 membukukan laba bersih Rp1,98 triliun. Melesat 218 persen dari periode sama 2021 dengan tabulasi rugi Rp1,67 triliun. Walhasil, laba bersih per saham dasar menjadi Rp19,25 dari periode sama tahun sebelumnya minus Rp16,23.
Pendapatan sebesar Rp3,61 triliun, naik 93,59 persen dibanding 2021 senilai Rp1,86 triliun. Pendapatan itu, didorong pendapatan mitra Rp1,96 triliun, surplus 157,24 persen dari edisi sama 2021 sejumlah Rp764 miliar. Pendapatan juga didukung marketplace melejit 53,33 persen menjadi Rp1,51 triliun dari periode sama 2021 sebesar Rp990 miliar.
Baca juga: Private Placement Rp3,9 Triliun, Bukalapak Tawarkan 5,06 Miliar Lembar
Pendapatan Buka Pengadaan melesat menjadi Rp133 miliar dari Rp114 miliar. Laba nilai investasi belum, dan sudah terealisasi Rp3,93 triliun. Beban pokok pendapatan bengkak 479,92 persen menjadi Rp2,55 triliun dari edisi sama 2021 sejumlah Rp441 miliar. Beban umum dan administrasi bengkak 75,23 persen menjadi Rp2,54 triliun dari espione sama 2021 sejumlah Rp1,45 triliun.
Beban penjualan dan pemasaran turun 37,31 persen menjadi Rp1,02 triliun dari fase sama 2021 sejumlah Rp1,63 triliun. Laba usaha Rp1,75 triliun, berbalik dari rugi usaha edisi 2021 sebesar Rp1,7 triliun. Total aset Rp27,4 triliun, naik dari akhir 2021 sebesar Rp26,6 triliun. Total liabilitas turun menjadi Rp907 miliar dari akhir 2021 sejumlah Rp3,11 triliun. Total ekuitas naik menjadi Rp26,4 triliun dibanding akhir 2021 senilai Rp23,4 triliun. (abg)



























