indoposnews.co.id – Bank Rakyat Indonesia (BBRI) menyuntik modal Bank Raya (AGRO) Rp990,81 miliar. Itu setelah perseroan mengeksekusi seluruh hak dalam right issue Bank Raya yaitu 1,98 miliar helai. Transaksi right issue terjadi pada harga Rp500 per lembar.
Menyusul transaksi itu, tabungan saham BRI menjadi 21,41 miliar lembar alias 86,55 persen. Bertambah dari sebelum transaksi dengan donasi 19,42 miliar eksemplar selevel dengan porsi 85,40 persen.
Baca juga: Saham Nyungsep 21,33 Persen, Bank Raya Indonesia Berdalih Begini
Transaksi itu, diklaim manajemen BRI untuk memperkuat modal Bank Raya, terutama sebagai modal kerja dalam penyaluran dana berbasis digital, mempertahankan kepemilikan saham perseroan agar terdilusi dengan melaksanakan seluruh hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD).
”Kami telah mengantongi restu dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam menjalankan transaksi tersebut. Selain suntikan modal, kami juga mendukung sisi pengembangan bisnis Bank Raya,” tulis Aestika Oryza Gunarto, Corporate Secretary BRI.
Baca juga: Bank Raya Right Issue 3,5 Miliar Lembar, Ini Jadwalnya
Dengan pelaksanaan transaksi itu, komposisi pemegang saham Bank Raya sebagai berikut. BRI 21,48 miliar lembar setara 86,85 persen, publik 3,25 miliar helai setara 13,15 persen, dan saham dalam portepel 35,25 miliar eksemplar. (*)



























