Indoposonline.NET – PT Jasa Marga (JSMR) menjalankan operasional dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM) selama PPKM Darurat 3-20 Juli 2021. Itu penting untuk melayani pengguna jalan tol Jasa Marga Group. Baik layanan transaksi Gerbang Tol (GT), layanan lalu lintas, layanan konstruksi baik pengerjaan proyek jalan tol, upaya perbaikan perkerasan jalan tol hingga layanan rest area.
Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru menyebut periode PPKM Darurat, mobilitas masyarakat menurun. Itu berakibat pada aktivitas ruas jalan tol Jasa Marga Group. ”Kebijakan pemerintah itu, sangat efektif menekan mobilitas masyarakat, termasuk dalam melakukan perjalanan darat dengan menggunakan jalan tol,” tutur Heru.
Baca juga: Simak, Ini Jadwal Rights Issue Bank Rakyat Indonesia 28,67 Miliar Saham
PPKM Darurat periode 3-20 Juli 2021, Jasa Marga mencatat penurunan volume kendaraan melintasi ruas jalan tol Jasa Marga Group dibanding lalu lintas harian rata-rata (LHR) normal. Tren penurunan lalu lintas kumulatif sejumlah GT Utama (barrier) berbatasan Jabotabek yaitu dari GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta Cikampek (akses arah Timur), GT Cikupa Exit Jalan Tol Jakarta-Merak (akses arah barat), dan GT Ciawi 2 Jalan Tol Jagorawi (akses arah Selatan), dengan rincian sebagai berikut.
Sepanjang 18 hari masa PPKM Darurat, tercatat total penurunan volume lalu lintas meninggalkan Jabotabek turun 40,97 persen. Tepatnya, menuju arah timur melalui GT Cikampek Utama turun 38,40 persen, dan GT Kalihurip Utama menukik 45,96 persen. Menuju arah barat melalui GT Cikupa minus 35,73 persen, dan menuju arah selatan melalui GT Ciawi anjlok 46,73 persen.
Baca juga: Sorong ESG, Insan Pasar Modal Gelar Ini
Selanjutnya, total volume lalu lintas masuk Jabotabek turun 42,67 persen. Rinciannya dari arah timur melalui GT Cikampek Utama merosot 53,61 persen, dan GT Kalihurip Utama anjlok 40,80 persen. Lalu, dari arah barat melalui GT Cikupa turun 36,28 persen, dan dari arah selatan melalui GT Ciawi melorot 42,95 persen.
Selanjutnya, Jasa Marga mengimbau pengguna jalan terus mendukung PPKM hingga 2 Agustus 2021 mendatang dengan tetap di rumah, menghindari ruang publik dan kerumunan, menerapkan pola hidup bersih, tetap memperketat protokol kesehatan jika harus keluar rumah untuk keperluan mendesak, guna menekan penyebaran Covid-19.
Baca juga: Garuda-Bank Ina Masuk Radar Pansus BEI
”Kami mengimbau sebelum memasuki jalan tol, pastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima, mematuhi protokol kesehatan (menggunakan masker, cuci tangan, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan) saat berada di Tempat Istirahat, isi BBM, saldo uang elektronik cukup, mematuhi rambu-rambu, arahan petugas, dan istirahat jika lelah berkendara,” imbaunya. (abg)



























