• Redaksi
Jumat, Oktober 23, 2026
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
No Result
View All Result
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
Home Headline Utama

Tentara Makan Tuan

abu by abu
27 Juni 2023 05:27
Pam Swakarsa

LOCKDOWN - Tentara bayaran berbalik menyerang Kota Moskow, Rusia. FOTO - ISTIMEWA

Share on FacebookShare on Twitter

indoposnews.co.id – INILAH yang disebut kudeta setengah hati. Bahkan seperempat. Dunia sempat tertegun. Moskow Lakoni lockdown. Kembali jadi kota mati, kali ini menegangkan. Yang mau kudeta sudah berbaris bersenjata: tinggal 200 km dari ibu kota Rusia. Mereka, tentara lagi kecewa. Tentara swakarsa. Harapan untuk segera menguasai seluruh Ukraina tidak kunjung terlaksana. Padahal, sudah 14 bulan berperang di sana. Mereka menilai, menteri pertahanan di ibu kota sana setengah hati. 

Menhan Sergei Shoygu dinilai kurang mendukung penuh pasukan swakarsa di garis depan. Puncak kekecewaan itu terjadi mengikuti satu tragedi: roket tentara Rusia ditembakkan ke wilayah dikuasai tentara swaskarsa. Akibatnya banyak pejuang swakarsa tewas. Kecurigaan pun muncul: Menteri Pertahanan Shoygu sengaja memperlemah pasukan tentara swakarsa. Maka mereka meninggalkan garis depan di Ukraina: berkumpul di kota pelabuhan dekat perbatasan. Di kota Rostov-on-Don. 

Praktis kota di muara sungai Don ini dikuasai tentara swakarsa. Di kota berpenduduk 1 juta jiwa itu mereka melampiaskan ketidakpuasan pada pusat. Emosi mereka tercampur dengan gosip politik dan kekuasaan. Mereka pun menyusun kekuatan: konvoi menuju Rusia. Kekuatan mereka antara 20.000 sampai 50.000 orang bersenjata. Termasuk senjata berat. Panser. Tank. Semua ikut menuju Moskow. Mereka akan mengambil alih kekuasaan. Agar perang di Ukraina cepat selesai. 

Baca Juga

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5

Transformasi Underwriting Berbasis Data

Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif

Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN

Baca juga: Bulan Bung Kusno 

Ukraina segera dikuasai. Panglima mereka, Yevgeny Prigozhin, tidak tahan lagi melihat pasukannya jadi sasaran roket negaranya sendiri. Presiden Ukraina Zelenzkyy mendadak senang: Rusia yang menyerang negaranya ternyata kacau sendiri. Pikir Zelenskyy: Ukraina bisa tiba-tiba menang. Barat harus memanfaatkan momentum ini. Ia minta negara Nato meningkatkan pengiriman senjata ke garis depan. Tapi konvoi bersenjata tentara swakarsa itu mendadak berhenti. 

Presiden Belarus Aleksander Lukashenko, terus berbicara dengan panglima mereka. Keduanya bersahabat sejak lama. Lukashenko merayu Prigozhin untuk jangan meneruskan kudetanya. Presiden Rusia Vladimir Putin, rupanya curhat soal Prigozhin ke Lukashenko. Tiga orang ini sebenarnya memang satu gang. Tiga sekawan. Beda tugas. Putin sebagai ketua. Lukashenko sebagai ujung tombak. Prigozhin tukang terobos. Tidak mungkin sahabat mengudeta sahabat. 

Sasaran Prigozhin bukan Putin. Yang mau mereka tumbangkan adalah menhan. Tapi kalau menhan tumbang, Putin bisa ikut tumbang. Menhan membawahkan pasukan resmi negara. Dengan kekuatan jauh lebih besar. Tentara resmi itulah yang selama ini juga tidak puas. Putin terlalu memberi angin kepada tentara swakarsa. Pasukan swakarsa pun kian besar. Senjatanya kian lengkap. Polanya mirip dengan yang terjadi di Sudan. Dan di mana saja.

Baca juga: Gratis! Mau Nyoba?

Selama ini tentara swakarsa Rusia dianggap banyak berjasa. Untuk bidang tugas yang tidak bisa dilakukan tentara resmi, Putin menggunakan pasukan swakarsanya Prigozhin. Kalau mereka tertangkap di medan perang tidak ada identitas tentara resmi. Maka keberhasilan Rusia mencaplok semenanjung Crimea dari Ukraina berkat militansi tentara swakarsa ini. Demikian juga pencaplokan beberapa wilayah Ukraina di bagian timur. Biaya operasi tentara swakarsa itu ditanggung Prigozhin. 

Ia seorang pengusaha besar. Awalnya dari perusahaan katering yang dapat fasilitas khusus. Lalu bisnis ke mana-mana. Karena itu Prigozhin juga dapat julukan ”Juru masaknya Putin”. Walhasil kudeta itu tidak jadi. Tentara swakarsa dikirim kembali ke medan perang di Ukraina. Prigozhin sendiri diterbangkan ke Belarusia. Disembunyikan di sana. Belarusia adalah negara yang dipakai Rusia untuk menggempur Ukraina. Secara formal Prigozhin sudah melanggar hukum negara. Harus diadili. 

Tapi ia tidak akan ditangkap. Prigozhin akan aman di bawah naungan Lukashenko di Belarusia. Itu bagian dari hasil negosiasi untuk menggagalkan kudeta setengah hati. Kota Moskow kembali hidup kemarin. Tapi gejolak politik internal masih harus terus diamati. Putin belum mengeluarkan pernyataan. Tiongkok menyebut itu urusan dalam negeri Rusia. Siapa tentara swakarsa itu? Mereka para nasionalis garis keras. Mereka sangat patriotik membela tanah air.

Baca juga: Tol Mahakarya 

Semboyan mereka: darah, kehormatan, kebanggaan dan tanah air. Mereka inilah yang paling menghendaki Ukraina kembali menjadi bagian dari Rusia. Karena itu target mereka adalah menguasai ibu kota Kiev dan membunuh Zelenskyy. Barat juga tidak suka dengan gerakan Prigozhin ini. Kalau pun Prigozhin berhasil kudetanya justru bahaya. Nuklir bisa di tangan mereka. Maka Prigozhin sendiri adalah salah satu tokoh Rusia yang diincar Amerika Serikat. Termasuk yang sudah dijatuhi sanksi.

Pembangunan tentara swakarsa itu akhirnya menyulitkan Putin sendiri. Kian besar kekuatannya, berpotensi menimbulkan masalah keseimbangan kekuatan militer dalam negeri. Pasukan swakarsa seperti itu, kita juga pernah punya. Kecil-kecilan. Belum sampai bersenjata. Pada 1998-1999. Di awal reformasi. Sempat pula jadi isu politik di antara para elite jenderal saat itu. Siapa pun pemimpin yang merasa sulit menggerakkan tentara cenderung membangun pasukan swakarsa. 

Baca juga: Vier Melipat Badai

Pun ketika menjelang G30S/PKI dulu. Akhirnya membubarkan tentara swakarsa sering sulit. Resminya bisa saja sudah dibubarkan tapi kekecewaannya panjang. Lalu menimbulkan masalah sosial. Itu karena latar belakang mereka banyak yang preman, residivis, dan tentara desersi. Di Rusia, pasukan swakarsa itu, Anda sudah tahu: diberi nama Wagner. Latar belakang Prigozhin, juga preman besar. Pencuri, perampok, penjahat, dan segala macam kepremanan lainnya. 

Lalu dipakai penguasa. Dijadikan pengusaha besar –sebagai sumber pembiayaan non-APBN. Maka Prigozhin punya peran baru sambil tetap sebagai preman yang diakui dan dipakai penguasa. Umurnya kini sudah 62 tahun, tapi preman kan tidak mengenal umur. Tidak ada istilah preman tua kian bijaksana. Kian tua ia justru kian mengancam tuannya. (Dahlan Iskan)

Tags: LockdownmoskowPam SwakarsaRusiaSerang BalikTentara BayaranUkrainaVladimir PutinWagner

Berita Terkait

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5
Ekonomi

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5

2026/10/21
Transformasi Underwriting Berbasis Data
Ekonomi

Transformasi Underwriting Berbasis Data

2026/09/29
Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif
Ekonomi

Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif

2026/09/25
Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN
Ekonomi

Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN

2026/09/25
Luxpawn Buka Lounge Kedua, Jajakan Pembiayaan Aset Bernilai Prestisius
Ekonomi

Luxpawn Buka Lounge Kedua, Jajakan Pembiayaan Aset Bernilai Prestisius

2026/09/17
SNADA Indonesia 2026 Perkenalkan “Suara dan Nada dari Indonesia Timur”
Ekonomi

SNADA Indonesia 2026 Perkenalkan “Suara dan Nada dari Indonesia Timur”

2026/09/04

Populer

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

6 Januari 2022 15:59
Ade Jona Prasetyo

Sosok Ayah Inspirasi Ade Jona Prasetyo Raih Kesuksesan

25 Oktober 2021 13:24
Karnaval SCTV

Karnaval SCTV Digelar di Bogor, Catat Tanggal, dan Intip Para Bintangnya

15 Juli 2022 11:11
Lucy In The Sky

Kendalikan Lucy In The Sky, Ini Bisnis yang Digeluti Delta Wibawa Bersama

23 April 2022 13:27
Jumpa pers PT.HDI menyingkapi kasus hukum yang menimpa JE di kantor PT. HDI di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/7)I

Langgar Kode Etik, HDI Hentikan Keanggotaan JE

8 Juli 2022 19:10
we Tv (Foto : ist)

WeTV Rilis Fitur Sewa Konten WeTV Original

30 April 2022 00:16
istimewa

Dari Game Mobile Legend, Zeva Christian Buktikan Gen Z Bisa Hasilkan Cuan Miliaran

26 September 2023 16:27
Kertas Basuki Rachmat

Kejagung Sita Aset Kertas Basuki Rachmat Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen 

22 Maret 2022 12:00
HOTS Championship

Waw, Transaksi HOTS Championship Season IV Mirae Asset Sekuritas Rp19 Triliun

7 Juli 2021 21:36 - Updated on 8 Juli 2021 19:40
King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

2 Desember 2022 15:06

Pilihan Redaksi

Medikaloka

Dirikan Sejumlah Rumah Sakit, Medikaloka Gulirkan Belanja Modal Rp1,5 Triliun

21 Januari 2022 13:27
Tangkapan Layar love story The Series (ist)

Anita Sebut Safira pelakor, Berikut Keseruan Love Story The Series Episode Senin 31 Mei 2021

31 Mei 2021 17:16
Menteri BUMN Erick Thohir.

Karyawan BUMN WFH

18 Juni 2021 10:00
Mural bertuliskan "Paris 2024" mewarnai penutupan Paralimpiade Tokyo 2020 di Olympic Stadium, Tokyo, Jepang (5/9/2021).

Paralimpiade Tokyo 2020 Resmi Ditutup

6 September 2021 06:31
Gandeng Bank DBS, Mirae Asset Sodorkan M-STOCK Online Retail Bond

Gandeng Bank DBS, Mirae Asset Sodorkan M-STOCK Online Retail Bond

28 Februari 2025 18:13
Diam-Diam, Suami Puan Maharani Jual 7,5 Juta Saham RAJA

Diam-Diam, Suami Puan Maharani Jual 7,5 Juta Saham RAJA

16 Desember 2025 13:04
Gedung KPK.

KPK Panggil Dua Saksi Dugaan Suap Pinjaman Dana PEN

4 April 2022 12:26
Wall Street

Investor Percaya Diri, Borong Saham-Saham Ini

15 Oktober 2021 08:29
Tangkapan layar Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyampaikan tausiyah dalam Takbir Akbar Nasional Virtual dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1442 H dari kediaman resmi wapres di Jakarta, Senin (19/7/2021).

Wapres : Pembubaran MUI Tidak Rasional

23 November 2021 18:36
Akhirnya! Waskita Karya Tertatih-tatih Antre Delisting

Aksi Senyap! Maybank Sekuritas Serok 1,6 Miliar Saham Ultrajaya Milk

23 November 2023 07:27

About

indoposnews.co.id

“Berita Terbaru Indonesia”
Alamat :
Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta.
Telepon : 02174773761
Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Follow us

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
indoposnews.co.idLogo Header Menu