• Redaksi
Kamis, Oktober 22, 2026
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
No Result
View All Result
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
Home Headline Utama

Dari Li ke Li

abu by abu
25 Oktober 2022 05:30
Li Qiang

Presiden Tiongkok Xi Jinping. FOTO - ISTIMEWA

Share on FacebookShare on Twitter

indoposnews.co.id – PIMPINAN kolektif Tiongkok tidak jadi dirampingkan: tetap tujuh orang. Wacana dari 9 orang menjadi 7 orang, dan akhirnya akan menjadi 5 orang berhenti di 7 orang. Dari 7 orang inti politbiro lama, empat pensiun. Di antara 4 yang baru ada nama ini: Li Qiang. Yang fotonya di sebelah Presiden Xi Jinping. Ia menarik bukan hanya karena agak paling muda (63 tahun), juga jabatan barunya kelak di pemerintahan.

Bisa jadi Li Qiang inilah perdana menteri Tiongkok yang baru. Mulai Maret tahun depan. Menggantikan Li Ke Qiang. Dari Li ke Li. Dari Qiang ke Qiang. Dari nama tiga kata ke dua kata. Tulisan Li nya sama. Tulisan Qiang-nya juga sama –-dalam huruf Mandarin. Qiang-nya Li Ke Qiang adalah 李克强. Qiang-nya Li Qiang adalah 李强. Qiang artinya: kuat. Kampung kelahirannya berbeda. Perdana menteri sekarang, Li Ke Qiang, orang Hefei, provinsi Anhui. Calon penggantinya, Li Qiang, orang Rui An, provinsi Zhejiang. Dua provinsi ini bertetangga.

Baca juga: Pembaca Disway : Entahlan

Baca Juga

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5

Transformasi Underwriting Berbasis Data

Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif

Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN

Yang menarik, bagi saya, Li Qiang itu orang Wenzhou –Yahudi-nya Tiongkok. Rui An berada di Kabupaten Wenzhou –satu daerah dengan investor nikel terbesar kita di Morowali, Sulawesi Timur itu. Tempat kelahiran Li Qiang dikenal sebagai tempat kelahiran ekonomi baru bagi Tiongkok. Sampai disebut dengan istilah ”Ekonomi Model Wenzhou”. Saking fenomenalnya ekonomi ”model Wenzhou” sampai jadi kajian banyak universitas di Amerika. Tentu saya sudah beberapa kali ke Wenzhou. Sejak masih belum ada kereta cepat. Juga ke Ningbo, kota besar di sebelahnya –Sinar Mas punya bank di situ.

Dari Wenzhou saya pernah ke Hangzhou lewat kabupaten-kabupaten di pegunungan Zhejiang. Dari Wenzhou saya juga pernah ke arah selatan tembus ke Fuzhou di Fujian. Wenzhou dan sekitarnya adalah daerah yang pertama-tama tumbuh industrialisasinya. Pun di zaman sebelum ekonomi Tiongkok dibuka oleh Deng Xiaoping. Tahun 1970-an ekonomi Wenzhou sudah sangat hidup. Diam-diam. Takut-takut. Politik nasional masih sangat komunis. Pertanian masih pakai sistem komunal. Semua usaha masih harus BUMN. Termasuk sekecil restoran dan toko roti. Pun toko pakaian dan bengkel. Belum ada swastanisasi.

Baca juga: Harian Disway Adakan Donor Konvalesen

Tapi kesulitan hidup, kemiskinan, kekurangan pangan melanda seluruh negara. Orang Wenzhou, dengan bahasa lokal mereka, membuat rahasia bersama. Petugas partai dari pusat sebisa mungkin dikelabuhi. Yang penting mereka bisa makan. Bisa menabung. Biar pun sedikit. Salah satu kesepakatan itu, mereka tidak boleh tampak punya uang. Harus tetap tampil miskin. Agar tidak dicurigai. Kesepakatan lain, mereka membuat alat-alat rumah tangga secara individual. Di rumah masing-masing. Sembunyi-sembunyi. Kerja amat keras.

Dalam hal membuat sepatu, misalnya, satu kelompok desa, membagi tugas. RT mana bikin sol. Siapa bikin tali. Siapa bikin penutup. Siapa yang menjahit. Mereka bertukar bahan. Diam-diam. Kebutuhan alas kaki untuk kecamatan lain dipasok dari sini. Kelompok lain lagi membuat pakaian. Dengan cara yang sama. Pakaian pun dibagi. Ada kampung spesialis baju. Ada yang spesialis celana. Ada yang spesialis kancing baju. Maka kebutuhan orang hidup di seluruh Wenzhou dipenuhi dengan sistem kelompok per desa, dan per kecamatan.

Baca juga: Ginjal Duoria

Tentu mereka juga ketahuan petugas partai. Tapi mereka siap kompromi. Tidak menentang. Toh skalanya amat kecil. Tidak mencolok. Menurut hasil studi belakangan, orang Wenzhou saat itu selalu bisa merumuskan alasan: barang itu akan dipakai sendiri. Maka ketika Deng Xiaoping membuka ekonomi Tiongkok di tahun 1975, Wenzhou meledak. Keterampilan industrinya sudah merasuki semua orang di seluruh kabupaten. Etos kerjanya sudah membudaya. Pengelompokan jenis industrinya sudah terbentuk: tiap kecamatan punya keahlian industri sendiri-sendiri.

Masa kecil Li Qiang adalah masa-masa munculnya inisiatif perjuangan liberalisasi ekonomi di tingkat lokal. Saat itu Li Qiang berumur sekitar 12 sampai 17 tahun. Ia pasti jadi salah satu unsur pelaku ‘pemberontakan’ diam-diam orang Wenzhou. Yakni pemberontakan terhadap sistem ekonomi komunis yang gagal.

Baca juga: Pajak Roket

Kini ia justru menjadi orang kedua di hierarki pusat partai komunis Tiongkok. Calon perdana menteri pula. Ekonomi Tiongkok bakal di tangan Li Qiang. Setamat SMA di Wenzhou Li Qiang kuliah di jurusan mekanisasi pertanian. Yakni di Universitas Pertanian Zhejiang cabang Ningbo. Lalu sekolah sosiologi di Beijing dan Manajemen Teknologi di Hangzhou. Terakhir ia mengambil MBA di Universitas Politehnik di Hongkong. Karier partainya dimulai di Pemuda Rakyat Wenzhou. Lalu ketua partai di kabupaten itu. Naik lagi menjadi ketua partai di provinsinya, Zhejiang. Xi Jinping juga pernah menjadi ketua partai di provinsi itu. Saat itu pertumbuhan ekonominya mencapai 20 persen setahun selama lebih 10 tahun.

Dari Zhejiang Li Qiang pindah menjadi ketua partai di provinsi tetangganya: Jiangshu. Yang beribu kota di Nanjing. Dari sini Li Qiang naik lagi menjadi ketua partai di Shanghai. Siapa pun yang pernah menjadi ketua partai di Shanghai punya bintang yang amat terang. Xi Jinping pernah. Perdana Menteri Zhu Rongji juga. Saya benar-benar ingin tahu bagaimana Anak Wenzhou ini akan mengatur ekonomi Tiongkok. Kalau sukses, di tangan Li Qiang – lah sejarah terjadi: ekonomi Tiongkok mengalahkan Amerika Serikat.

Baca juga: Kerelaan Anda!

Begitu kuatnya ekonomi Wenzhou di tahun 1990-an, sampai pemerintah pusat kewalahan. Struktur ekonomi model Wenzhou sudah terbentuk begitu kuatnya. Mereka tidak memerlukan jasa kredit bank. Sistem keuangannya  menggunakan sistem bawah tanah. Pinjam-meminjam uang sudah sangat membudaya. Biar pun dengan bunga tinggi tapi bisa ditutup dengan laba yang lebih tinggi.

Pinjam-meminjam modal itu pakai penjamin. Muncullah profesi penjamin pinjaman. Bunga tinggi termasuk untuk fee penjamin itu. Suatu saat bank-bank pemerintah mengeluh di Wenzhou: sulit berkembang. Kalah dengan sistem keuangan model Wenzhou yang di bawah tanah. Kini transportasi dari Wenzhou ke Shanghai sudah mudah. Ada jembatan di atas laut sepanjang 35 Km. Tidak perlu lagi muter lewat Hangzhou. Itu ibarat dari Situbondo mau ke Sumenep, harus muter lewat Surabaya. Li Ke Qiang pensiun. Li Qiang bersinar. Siapa pun perdana menterinya Xi Jinping presidennya. (Dahlan Iskan)

 

Tags: dahlan iskandiswayKomunisLi QiangPerdana MenteriTiongkokXi Jinping

Berita Terkait

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5
Ekonomi

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5

2026/10/21
Transformasi Underwriting Berbasis Data
Ekonomi

Transformasi Underwriting Berbasis Data

2026/09/29
Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif
Ekonomi

Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif

2026/09/25
Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN
Ekonomi

Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN

2026/09/25
Luxpawn Buka Lounge Kedua, Jajakan Pembiayaan Aset Bernilai Prestisius
Ekonomi

Luxpawn Buka Lounge Kedua, Jajakan Pembiayaan Aset Bernilai Prestisius

2026/09/17
SNADA Indonesia 2026 Perkenalkan “Suara dan Nada dari Indonesia Timur”
Ekonomi

SNADA Indonesia 2026 Perkenalkan “Suara dan Nada dari Indonesia Timur”

2026/09/04

Populer

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

6 Januari 2022 15:59
Ade Jona Prasetyo

Sosok Ayah Inspirasi Ade Jona Prasetyo Raih Kesuksesan

25 Oktober 2021 13:24
Karnaval SCTV

Karnaval SCTV Digelar di Bogor, Catat Tanggal, dan Intip Para Bintangnya

15 Juli 2022 11:11
Lucy In The Sky

Kendalikan Lucy In The Sky, Ini Bisnis yang Digeluti Delta Wibawa Bersama

23 April 2022 13:27
Jumpa pers PT.HDI menyingkapi kasus hukum yang menimpa JE di kantor PT. HDI di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/7)I

Langgar Kode Etik, HDI Hentikan Keanggotaan JE

8 Juli 2022 19:10
we Tv (Foto : ist)

WeTV Rilis Fitur Sewa Konten WeTV Original

30 April 2022 00:16
istimewa

Dari Game Mobile Legend, Zeva Christian Buktikan Gen Z Bisa Hasilkan Cuan Miliaran

26 September 2023 16:27
Kertas Basuki Rachmat

Kejagung Sita Aset Kertas Basuki Rachmat Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen 

22 Maret 2022 12:00
HOTS Championship

Waw, Transaksi HOTS Championship Season IV Mirae Asset Sekuritas Rp19 Triliun

7 Juli 2021 21:36 - Updated on 8 Juli 2021 19:40
King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

2 Desember 2022 15:06

Pilihan Redaksi

Kudeta Myanmar

Dakwaan Berlapis-lapis, Karier Politik Suu Kyi Bisa Tamat

12 April 2021 17:56
MESOP Emtek 75 Juta Lembar Tuntas, Cek Detailnya

Timbun 97,71 Juta Saham Surya Media, Emtek SEdot Rp16,54 Miliar

22 Desember 2024 13:27
Agresif! Putra Pendiri Astra Serok Saham Saratoga Rp5,63 Miliar

Agresif! Putra Pendiri Astra Serok Saham Saratoga Rp5,63 Miliar

21 Februari 2024 11:27
Mitra Pinasthika

Transaksi Beres! Saham Treasuri Mitra Pinasthika Sisa 88,78 Juta Lembar

14 Juli 2024 08:27
Delta Dunia Makmur

Batu Bara Membara, Laba Bersih Delta Dunia Meroket 10.108 Persen

15 Maret 2023 17:27
Garbarata

Emiten Besutan JK Eksploitasi Market India, Ini Garapan Proyeknya 

9 November 2021 16:27
terry Putri

Update, Berikut Perampokan Kediaman Artis Terry Putri

3 Mei 2021 22:06
Diam-Diam! IIF Divestasi 12,65 Juta Saham Nusantara Infrastructure

Diam-Diam! IIF Divestasi 12,65 Juta Saham Nusantara Infrastructure

12 Oktober 2023 16:27
Aktor Tom Cruise dalam film "Top Gun: Maverick" (2022). (Scott Garfield/Paramount Pictures)

Paramount Pictures Digugat Hak Cipta Sekuel Top Gun

8 Juni 2022 13:14
Michael Soeryadjaya

Ambrol 248 Persen, Emiten Andalan Sandiaga Uno Rugi Rp10,6 Triliun

2 November 2023 17:57

About

indoposnews.co.id

“Berita Terbaru Indonesia”
Alamat :
Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta.
Telepon : 02174773761
Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Follow us

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
indoposnews.co.idLogo Header Menu