indoposnews.co.id – Waskita Beton Precast (WSBP) per 30 Juni 2025 tekor Rp236,88 miliar. Menipis 49 persen dari episode sama paruh pertama tahun lalu minus Rp468,55 miliar. Dengan hasil itu, rugi per saham dasar turun menjadi Rp3,46 dari sebelumnya Rp10,12.
Pendapatan usaha Rp732,65 miliar, merosot 17,86 persen dari periode sama tahun lalu Rp892 miliar. Beban pokok pendapatan Rp601,14 miliar, mengalami penciutan dari fase sama tahun sebelumnya sebesar Rp720,3 miliar. Laba kotor tercatat Rp131,5 miliar, terkoreksi dari Rp171,69 miliar.
Beban penjualan Rp46,95 miliar, berkurang dari Rp66,56 miliar. Beban umum dan administrasi Rp191,84 miliar, mengalami penyusutan dari posisi sama tahun lalu Rp236,58 miliar. Beban non-contributing plant Rp17,74 miliar, berkurang signifikan dibanding edisi sama tahun lalu Rp45,84 miliar.
Baca juga: Bobol Brankas, Staf Teknisi Bank BJB Gondol Rp2,1 Miliar
Beban pajak penghasilan final Rp4,65 miliar, bengkak dari episode sama tahun lalu Rp540,05 juta. Keuntungan selisih kurs nihil dari Rp44,77 juta. Pendapatan bunga Rp1,53 miliar, melejit dari Rp750,51 juta. Pendapatan lain-lain Rp34,09 miliar, melesat dari minus Rp151,14 miliar.
Jumlah beban usaha Rp225,57 miliar, mengalami penyusutan dari episode sama tahun sebelumnya Rp459,32 miliar. Rugi sebelum beban keuangan dan pajak Rp94,07 miliar, menciut dari periode sama tahun lalu Rp328,19 miliar. Beban keuangan Rp142,81 miliar, bengkak dari Rp140,36 miliar.
Jumlah defisiensi modal Rp1,75 triliun, bengkak dari akhir 2024 senilai Rp1,55 triliun. Defisit Rp9,68 triliun, bengkak dari akhir tahun lalu Rp9,45 triliun. Total liabilitas Rp5,05 triliun, mengalami perosotan dari akhir tahun sebelumnya Rp5,17 triliun. Jumlah aset Rp3,29 triliun, berkurang dari Rp3,61 triliun. (*)



























