• Redaksi
Kamis, Oktober 22, 2026
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
No Result
View All Result
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
Home Headline Utama

Gratis! Mau Nyoba?

abu by abu
25 Juni 2023 05:27
Kereta Cepat
Share on FacebookShare on Twitter

indoposnews.co.id – SAYA ke Bandung kemarin. Masih lewat jalan tol. Kereta cepat Ya-Wan  sudah selesai diuji coba, tapi baru diresmikan dua presiden medio Agustus depan: Presiden Jokowi dan Xi Jinping. Di km 142 terlihat jalan layang kereta cepat mendekat jalan tol. Lalu berdiri sejajar mepet dengan jalan tol. Kalau kelak kereta cepat itu lewat seolah seperti berada di atas kepala kita. Rel layang itu terus di samping jalan tol sampai km 145. Lalu menyeberang di atas tol ke arah sisi kanan. 

Rel layang itu terus sejajar di kanan jalan tol sampai km 148. Lalu sedikit menjauh dari jalan tol. Melandai. Menurun. Di km 150 rel kereta cepat tidak lagi melayang di atas. Ia mendarat di tanah. Siap-siap memasuki stasiun terakhir Ya-Wan: stasiun Tegalluar. Dari stasiun pertama di Halim Jakarta, sampai stasiun terakhir Tegalluar, kereta cepat Ya-Wan berhenti dua kali: di stasiun Karawang dan Padalarang. Jarak totalnya Anda sudah tahu: 142,3 km.

Waktu tes terakhir dua hari lalu, jarak itu ditempuh hanya dalam 30 menit. Menko ”Teflon” Luhut Binsar Pandjaitan ikut dalam kereta itu. Kecepatan maksimalnya: 354 km per jam. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil juga ikut serta. Lalu menggunggah tulisannya di medsos. Menko Luhut hari itu berangkat dari kantornya di Jalan Thamrin Jakarta. Menko naik LRT ke stasiun Halim. Demikian juga Ridwan Kamil. Dari stasiun Halim ke Padalarang hanya 20 menit. 

Baca Juga

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5

Transformasi Underwriting Berbasis Data

Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif

Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN

Baca juga: Cingbing Gusdurian

Ke Bandung bagian barat bisa turun di sini: inilah perjalanan ke Bandung dalam 20 menit. Orang Bandung bagian timur bisa turun di stasiun terakhir Tegalluar. Jadi, tidak benar stasiun Bandungnya hanya di Padalarang. Begitulah yang dikesankan di medsos selama ini. Orang Bandung di pusat kota bisa merasa kurang praktis: masih jauh dari Padalarang maupun Tegalluar. Juga sama-sama ruwet. Apalagi pagi atau sore hari. Akhir pekan. Hujan. Macetnya tidak perlu ditulis lagi.

Untuk tujuan tengah kota Bandung pilihan utama kelihatannya tetap lewat jalan tol. Apalagi segera ada tol Jakarta-Bandung yang baru. Yakni Jakarta-Cikampek II. Kini sedang dikerjakan. Orang Jakarta bagian selatan bisa lewat tol baru itu. Dari tol Simatupang langsung ke arah timur. Tembus di jalan tol Cipularang. Dengan demikian tidak perlu lewat tol Cawang-Bekasi-Cikampek yang padat itu –meskipun sudah ada tol layang MBZ di sampingnya.

Bagi orang Jaksel, ke Bandung lewat tol baru itu bisa hemat waktu sekitar 30 menit. Ketika ke km 151 saya melihat stasiun Tegalluar itu belum selesai dibangun. Tapi sosok megahnya sudah kelihatan. Terlihat jelas dari jalan tol. Tidak sampai 200 meter dari km 151. Berarti begitu turun di stasiun Tegalluar nanti bisa langsung masuk tol Cipularang. Pun yang stasiun Halim. Bisa ke stasiun itu langsung dari jalan tol yang tidak jauh di timur Cawang. Koneksi stasiun dengan jalan tol sudah terpadu.

Baca juga: Tol Mahakarya

Dari km 151 itu saya ke Ibis Trans Studio. Exit di Buah Batu. Jaraknya tinggal 6 km lagi. Tapi, ini Jumat petang. Akhir pekan. Gerimis. Untuk jarak 6 km itu perlu waktu 1 jam. Dan itu tidak ada hubungannya dengan kereta cepat Yajiada-Wanlong. Kalau pun Anda ke Bandung lewat tol, lalu exit di Buah Batu, akan mengalami siksaan yang sama. Dan itu tidak ada yang perlu disalahkan. Siapa pun wali kotanya, Buah Batu tetap saja seperti kepala batu. Simpang empat itu abadi sekali –ruwetnya. 

Mungkin ada makam keramat di situ dulu. Tidak ada satu wali kota pun yang berani bikin jalan layang di atasnya. Perencanaannya ada. Sejak lebih 15 tahun lalu. Jalan layangnya tidak kepalang tanggung. Dari Cibeureum sampai Cibiru. Sepanjang 10 km. Melintasi lebih 10 buah simpang empat. Termasuk melintasi satu simpang lima. Hebat sekali. Kemacetan simpang empat Buah Batu terselesaikan. Kalau terlaksana. Kelihatannya Bandung perlu wali kota sekelas teflon. 

Agar bisa ”memaksa” pemerintah pusat dan gubernur Jabar untuk merealisasikan perencanaan lama itu. Apalagi dengan adanya stasiun baru Tegalluar itu kawasan Bandung timur akan lebih berkembang. Sudah ada stadion Bandung Lautan Api di seberangnya. Mapolda Jabar juga di situ. Masjid Al Jabbar juga di kawasan itu. Lalu, seperti ditulis Ridwan Kamil, dari Tegalluar ini kereta cepat akan diteruskan lebih ke timur. Ke arah Kertajati. Lalu ke timur lagi: sampai Surabaya.

Baca juga: Vier Melipat Badai

Kalau jalur kereta cepat itu sudah sampai Surabaya barulah terasa manfaat besarnya: Jakarta-Surabaya hanya 2 jam. Ya-Wan pun, siapa tahu, bisa mengikuti jejak sukses jalur rute terpendek di Tiongkok: Beijing-Tianjin. Itulah jalur kereta cepat pertama di Tiongkok. Antar dua kota besar yang berdekatan. Sukses besar. Kini jadwalnya tiap lima menit. Di sisi Beijing, stasiunnya juga sedikit di pinggir selatan kota. Disebut Stasiun Selatan (南站). Mirip-mirip posisi Halim di Jakarta Timur. 

Pun di sisi Tianjin. Juga mirip-mirip Padalarang. Di sana tidak ada satu kota yang sampai punya dua stasiun kereta cepat seperti Padalarang dan Tegalluar. Di seluruh kota di Tiongkok stasiun kereta cepatnya satu. Di pinggir kota. Kecuali Beijing. Di Beijing ada tiga stasiun kereta cepat. Tapi tidak terhubung di satu jalur seperti Padalarang-Tegalluar. Stasiun Selatan itu khusus untuk pemberangkatan dan ketibaan jurusan timur dan tenggara. Stasiun Barat untuk jurusan barat dan barat daya. 

Baca juga: Zaytun Tower

Stasiun Utara untuk jurusan utara dan timur laut. Lalu di berbagai kota itu saling berjejaring. Kelak pun, setelah kereta cepat sampai Surabaya dan jadwalnya tiap 30 menit, bisa diatur bergantian. Yang satu hanya berhenti di Padalarang tanpa berhenti di Tegalluar. Satunya lagi berhenti di Tegalluar tanpa berhenti di Padalarang. Agar tidak banyak berhenti. Kini Indonesia kembali masuk peta dunia. Sampai Singapura heboh. Malaysia heboh. Pun Thailand dan Vietnam. 

“Indonesia punya kereta cepat”. Baru Indonesia yang bisa. Mengalahkan negara mana pun di Asia Tenggara dan Asia Selatan. Maka seberapa molor pun pengerjaan kereta cepat ini akhirnya terwujud. Heboh kemahalan, heboh rute, heboh pinjaman, akan tertutup oleh suasana bulan madu. Setidaknya selama bulan madu. Apalagi bulan madunya panjang: tiga bulan. Selama 90 hari itu siapa pun boleh naik Ya-Wan secara gratis.

Bukan main. Sejak Agustus sampai Oktober. Begitulah keterangan Ridwan Kamil. Saya tidak akan mendaftar. Agar saya tidak mengambil jatah Anda. Toh saya sudah sering menjalani bulan madu seperti itu. Saya usul: beri prioritas untuk pengantin baru. Dan para veteran perang kemerdekaan. (Dahlan Iskan)

Tags: 3 Bulan354 KM per JambandungGratisjakartaKarawangkereta cepatTagalluar

Berita Terkait

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5
Ekonomi

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5

2026/10/21
Transformasi Underwriting Berbasis Data
Ekonomi

Transformasi Underwriting Berbasis Data

2026/09/29
Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif
Ekonomi

Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif

2026/09/25
Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN
Ekonomi

Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN

2026/09/25
Luxpawn Buka Lounge Kedua, Jajakan Pembiayaan Aset Bernilai Prestisius
Ekonomi

Luxpawn Buka Lounge Kedua, Jajakan Pembiayaan Aset Bernilai Prestisius

2026/09/17
SNADA Indonesia 2026 Perkenalkan “Suara dan Nada dari Indonesia Timur”
Ekonomi

SNADA Indonesia 2026 Perkenalkan “Suara dan Nada dari Indonesia Timur”

2026/09/04

Populer

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

6 Januari 2022 15:59
Ade Jona Prasetyo

Sosok Ayah Inspirasi Ade Jona Prasetyo Raih Kesuksesan

25 Oktober 2021 13:24
Karnaval SCTV

Karnaval SCTV Digelar di Bogor, Catat Tanggal, dan Intip Para Bintangnya

15 Juli 2022 11:11
Lucy In The Sky

Kendalikan Lucy In The Sky, Ini Bisnis yang Digeluti Delta Wibawa Bersama

23 April 2022 13:27
Jumpa pers PT.HDI menyingkapi kasus hukum yang menimpa JE di kantor PT. HDI di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/7)I

Langgar Kode Etik, HDI Hentikan Keanggotaan JE

8 Juli 2022 19:10
we Tv (Foto : ist)

WeTV Rilis Fitur Sewa Konten WeTV Original

30 April 2022 00:16
istimewa

Dari Game Mobile Legend, Zeva Christian Buktikan Gen Z Bisa Hasilkan Cuan Miliaran

26 September 2023 16:27
Kertas Basuki Rachmat

Kejagung Sita Aset Kertas Basuki Rachmat Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen 

22 Maret 2022 12:00
HOTS Championship

Waw, Transaksi HOTS Championship Season IV Mirae Asset Sekuritas Rp19 Triliun

7 Juli 2021 21:36 - Updated on 8 Juli 2021 19:40
King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

2 Desember 2022 15:06

Pilihan Redaksi

Duet Dengan  Ayah, Avila Bahar Bidik Seri pembuka Indonesian Sentul Series of Motorsport

Duet Dengan Ayah, Avila Bahar Bidik Seri pembuka Indonesian Sentul Series of Motorsport

27 Maret 2021 19:24
Naura dan Devandra

Kandas Berpacaran 3 Tahun, Naura dan Devano Kembali Satu Layar

1 Juli 2023 12:15
Kedoya

Makin Seksi, Emtek Group Pinang 66 Persen Saham Kedoya

9 September 2021 19:47
Michael Soeryadjaya

Michael Soeryadjaya Tinggalkan Emiten Milik Sandiaga, Kira-kira Ada Apa?

15 Desember 2021 19:27
Bank BTN

Bank BTN Siap Dukung REI Wujudkan Rumah Rakyat Berkualitas

20 Mei 2022 18:27
MD Pictures

Lepas 356,8 Juta Saham FILM, Bos MD Pictures Keruk Rp1,24 Triliun

25 April 2024 08:27
Perintis Triniti

Lakukan Ini, Perintis Triniti Catat Marketing Revenue Rp312,8 Miliar

22 Agustus 2021 20:15
Hasyakyla Utami

Berakting di Film “Sajadah Panjang”, Ini Tantangan Hasyakyla Utami

6 Mei 2021 08:57 - Updated on 8 Mei 2021 02:12
Karya Bersama

Lego 500 Juta Saham Karya Bersama, Pengendali Ini Serok Dana Rp25 Miliar

11 Februari 2022 16:30
Eximbank

Lunasi Surat Utang, Eximbank Siapkan Dana Rp3,55 Triliun

7 Mei 2021 14:30

About

indoposnews.co.id

“Berita Terbaru Indonesia”
Alamat :
Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta.
Telepon : 02174773761
Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Follow us

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
indoposnews.co.idLogo Header Menu