• Redaksi
Jumat, Oktober 23, 2026
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
No Result
View All Result
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
Home Headline Utama

Ujung Dansa Imlek

abu by abu
24 Januari 2023 05:27
Ujung Dansa Imlek

Petugas menjaga China Town lokasi penembakan. FOTO - ISTIMEWA

Share on FacebookShare on Twitter

indoposnews.co.id – INI tidak akan terjadi di Indonesia: hura-hura di malam tahun baru Imlek. Tapi ini di Amerika Serikat (AS): begitu banyak orang berpesta di ballroom, nyanyi-nyanyi, dansa-dansi, dan…. DOR! DOR! DOR! Tidak ada yang meleset: 10 orang tewas di lantai dansa, 10 lainnya dilarikan ke rumah sakit. Yang tewas itu 5 perempuan, 5 laki-laki. Anda sudah tahu kejadiannya di mana: Monterey Park. Anda sudah pernah ke sana: 

Itu kota hampir 2/3 berpenduduk Tionghoa, Vietnam, dan Jepang. Saya pernah makan mie di dekat ballroom itu. Diajak drg Irawan, sahabat Disway yang tinggal di Arcadia, kota tetangga. Berbeda dengan China Town yang padat, ini China Town modern AS. Sekitar 30 tahun lalu orang Tionghoa yang punya uang pindah dari China Town ke sini. China Town di pusat kota Los Angeles. Monterey Park sedikit di luarnya. Jaraknya hanya sekitar 20 Km. 

Dalam peta kota metropolitan Los Angeles ini mirip Alam Sutera-nya Jakarta. Orang menyebut Monterey Park sebagai Beverly Hill-nya China Town. Inilah China Town pertama di luar pusat kota besar AS. Begitu terjadi penembakan itu, kesan pertama yang muncul: ini pasti ada hubungannya dengan kebencian pada orang Asia. Khususnya terhadap Tionghoa. Terutama sejak Presiden Donald Trump berkoar orang AS menderita akibat Covid dari Tiongkok. 

Baca Juga

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5

Transformasi Underwriting Berbasis Data

Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif

Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN

Baca juga: Bohong Sempurna

Sejak itu begitu banyak orang Asia tewas ditembak atau jadi sasaran kebencian lainnya. Isu anti-Asia seperti itu tidak muncul di lantai dansa. Mereka melihat sendiri, aktor penembakan berwajah Asia. Wajah beneran. Buka wajah bertopeng motif Asia. Keesokan harinya pelaku ditemukan tewas dalam sebuah mobil di satu tempat: Torrance. Lokasi ini sebelah barat pusat kota Los Angeles. Pelaku kabur ke arah barat, melewati Los Angeles, dan bermalam di situ. 

Di dalam mobil. Atau keliling-keliling dulu. Yang jelas ia punya kesempatan memikirkan apa yang baru ia lakukan selama lebih 10 jam. Mobil can warna putih itu memang sedang dicari polisi. Informasi akan kecurigaan pada mobil itu sudah menyebar ke polisi di mana pun. Begitu ditemukan di Torrance, polisi memberi peringatan: agar pengemudi keluar mobil dengan tangan diangkat. Mobil sudah terkepung SWAT. Pukul 11.00 waktu setempat. 

Ini sekitar 13 jam setelah penembakan di ballroom. Pun setelah peringatan diulangi. Tidak ada yang keluar dari mobil. Polisi mendekat dengan cara yang aman. Harus hati-hati. Belakangan banyak kejadian polisi ditembak justru ketika akan menangkap tersangka. Si wajah Asia melihat dirinya terkepung. Lalu terdengar suara tembakan dari mobil itu. Ketika polisi membuka paksa pintu mobil pengemudinya sudah terkulai mati. 

Baca juga: Konsistensi Ardern

Kelihatannya ia bunuh diri. Baru saja. Ada lubang di mobil akibat peluru dari si wajah Asia itu sendiri. Namanya: Huu Can Tran. Umur: 72 tahun. Biasanya nama seperti itu orang Vietnam. Ketika masih disebut: berwajah Asia, banyak yang mengira ia orang Jepang. Apalagi kalau dilihat foto yang disiarkan polisi. Wajah berkaca mata dan bertopi kethu itu mirip wajah Jepang. Ternyata dari ballroom tadi si wajah Asia tidak langsung ke Torrance. 

Ia mampir dulu ke pesta dansa lainnya di Alhambra. Jarak Monterey Park ke Alhambra sekitar 12 km. Alhambra juga didominasi penduduk Tionghoa. Juga lagi ada pesta malam tahun baru Imlek. Ada dansa. Ia mau masuk ruang dansa. Tapi langsung dikeroyok. Lari. Menuju mobil putih. Kabur. Informasi mobil van putih bertambah kuat dari laporan di Alhambra. Beberapa kota kecil seputar Monterey Park mirip: juga didominasi warga Tionghoa. 

Yakni mereka yang ingin pindah dari China Town di pusat kota tapi tidak bisa pindah ke Monterey Park: sudah terlalu mahal. Persaingan bisnis juga sudah sangat ketat. Yang penting masih sekitar Monterey Park. Polisi ”kabupaten” Los Angeles (luar batas kota Los Angeles) segera menyiarkan foto pelaku. Maka spekulasi ras apa yang melakukan penembakan tidak jadi isu rasialis. Beberapa wali kota sekitar Monterey Park berada di ”kabupaten” Los Angeles.

Baca juga: Blusukan

Tapi ”kabupaten” Los Angeles tidak punya bupati. Yang ada sheriff ”kabupaten” Los Angeles. Para wali kota itu langsung di bawah koordinasi gubernur California. Para wali kota di situ umumnya juga keturunan Tionghoa. Pemilik ballroom itu sendiri juga pengusaha Tionghoa. Itulah lantai dansa terbesar di ”Beverly Hill”- nya Monterey Park. Siang hari banyak orang tua berdansa di situ. Oma dan Opa. Malam hari giliran yang lebih muda. 

Orang-orang tua itu punya pelatih khusus. Bule keturunan Spanyol. Ia melatih orang-orang tua yang mengisi hari akhirnya dengan dansa. “Yang saya latih umumnya berumur 70 sampai 90 tahun,” ujar pelatih di situ seperti ditulis The Los Angeles Times. “Generasi mudanya berumur 60-an tahun,” tambahnya. Tentu tidak perlu ada penembakan di arena pengisi hari tua seperti itu. Si wajah Asia perlu sasaran yang lebih bersifat hura-hura.

Tahun 1980-an, kota Monterey Park juga disebut sebagai ”Little Taipei”. Itu ketika mayoritas penduduknya berasal atau keturunan Taiwan. Budaya Taiwan dominan di situ. Lalu belakangan tercampur dengan pendatang berdarah Vietnam. Belakangan lagi membanjir yang dari Tiongkok daratan. Istilah ”Little Taiwan” pun tidak disebut-sebut lagi. Acara malam tahun baru Imlek itu sendiri rencananya dua malam. Saking banyaknya peminat.

Baca juga: Suratan Takdir Wagiman  

Juga lantaran acara seperti itu sudah mentradisi: setiap tahun meriah. Setiap tahun mengesankan. Baru kali ini pesta malam kedua dibatalkan. Terlalu sedih apa yang terjadi di malam pertama. Imlek begitu berbeda di Amerika. Di Asia malam Imlek adalah malam spiritual: malam sungkem kepada orang tua. Atau yang dituakan. Lalu makan bersama sekeluarga. Juga bagi-bagi hong bao. Keesokan harinya masih acara spiritual: 

Makan mie panjang umur, dan mendatangi rumah famili yang dituakan. Sambil mengajak anak-anak untuk dididik: dijelaskan siapa mereka dan mengapa harus datang ke rumah mereka. Anak-anak juga senang diajak unjung-unjung seperti itu: dapat banyak hong bao. Para “Perusuh” Disway hari ini bisa dapat hong bao: secara elektronik. Di pesta dansa itu tidak ada hong bao. Setelah diketahui pelaku berdarah Vietnam, motif tidak sensitif. 

Pasti bukan kebencian ras. Kemungkinan besar akibat kebencian lain: istri barunya suka dansa di situ. Atau dansa di Alhambra yang gagal ia masuki tadi. Penembak sendiri sering sekali ke Star Ballroom. Berdansa. Sejak masih bersama istri pertama. Mereka sudah cerai di tahun 2005, tapi masih sering bertemu di situ. Pun dengan istri sekarang. Sering ke ballroom tersebut. Cemburu tidak mengenal umur –tapi siapa tahu umur istrinya pantas dicemburui. (Dahlan Iskan)

Tags: 10 TewasASDansaimlekPelakuPetakatewasVietnam

Berita Terkait

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5
Ekonomi

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5

2026/10/21
Transformasi Underwriting Berbasis Data
Ekonomi

Transformasi Underwriting Berbasis Data

2026/09/29
Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif
Ekonomi

Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif

2026/09/25
Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN
Ekonomi

Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN

2026/09/25
Luxpawn Buka Lounge Kedua, Jajakan Pembiayaan Aset Bernilai Prestisius
Ekonomi

Luxpawn Buka Lounge Kedua, Jajakan Pembiayaan Aset Bernilai Prestisius

2026/09/17
SNADA Indonesia 2026 Perkenalkan “Suara dan Nada dari Indonesia Timur”
Ekonomi

SNADA Indonesia 2026 Perkenalkan “Suara dan Nada dari Indonesia Timur”

2026/09/04

Populer

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

6 Januari 2022 15:59
Ade Jona Prasetyo

Sosok Ayah Inspirasi Ade Jona Prasetyo Raih Kesuksesan

25 Oktober 2021 13:24
Karnaval SCTV

Karnaval SCTV Digelar di Bogor, Catat Tanggal, dan Intip Para Bintangnya

15 Juli 2022 11:11
Lucy In The Sky

Kendalikan Lucy In The Sky, Ini Bisnis yang Digeluti Delta Wibawa Bersama

23 April 2022 13:27
Jumpa pers PT.HDI menyingkapi kasus hukum yang menimpa JE di kantor PT. HDI di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/7)I

Langgar Kode Etik, HDI Hentikan Keanggotaan JE

8 Juli 2022 19:10
we Tv (Foto : ist)

WeTV Rilis Fitur Sewa Konten WeTV Original

30 April 2022 00:16
istimewa

Dari Game Mobile Legend, Zeva Christian Buktikan Gen Z Bisa Hasilkan Cuan Miliaran

26 September 2023 16:27
Kertas Basuki Rachmat

Kejagung Sita Aset Kertas Basuki Rachmat Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen 

22 Maret 2022 12:00
HOTS Championship

Waw, Transaksi HOTS Championship Season IV Mirae Asset Sekuritas Rp19 Triliun

7 Juli 2021 21:36 - Updated on 8 Juli 2021 19:40
King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

2 Desember 2022 15:06

Pilihan Redaksi

Mitratel

Surplus 17 Persen, Laba Mitratel Terakumulasi Rp1,43 Triliun

2 November 2023 15:57
Bank Panin Syariah

Utang Susut, Bank Panin Syariah Tabulasi Laba Rp138 Miliar

27 Juli 2023 15:27
Latinusa

Cair 28 April, Latinusa Distribusikan Dividen USD1,75 Juta

12 April 2022 18:27
Maharaksa Biru Energi

Private Placement Ditelanjangi, Emiten Cinta Laura Berdalih Begini

31 Mei 2023 12:27
Pefindo

Teguhkan Komitmen! Pefindo dan S&P Global Ratings Majukan Pasar Modal Indonesia 

31 Mei 2023 19:27
Visions of Peace Initiative Suguhkan Peace International Summit

Visions of Peace Initiative Suguhkan Peace International Summit

8 November 2022 07:12
Bank Mandiri

Bantah Caplok Prima Bank, Bank Mandiri Bilang Begini

15 Agustus 2022 15:27
Resmi IPO, Emiten Putra Sulung Try Sutrisno Dukung Program Jargas

Resmi IPO, Emiten Putra Sulung Try Sutrisno Dukung Program Jargas

8 November 2023 17:27
Air Asia Airbus A320 di bandara Jakarta (CGK) Indonesia

AirAsia Indonesia Operasikan Kembali Rute Surabaya-Lombok

21 Januari 2022 21:25
Wisma Atlet

127.292 Pasien di RS Wisma Atlet Sembuh

22 November 2021 01:27

About

indoposnews.co.id

“Berita Terbaru Indonesia”
Alamat :
Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta.
Telepon : 02174773761
Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Follow us

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
indoposnews.co.idLogo Header Menu