Indoposonline.NET – PT MD Pictures (FILM) bakal membagikan dividen untuk tahun buku 2020 sejumlah Rp100 miliar. Pembagian dividen setara Rp11 per lembar itu, diambil dari laba ditahan. Selain itu, perseroan menyisihkan Rp5 miliar dari laba ditahan untuk dana cadangan. ”Sebagai komitmen MD Pictures dalam menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham, kami akan membayar dividen tahun ini Rp100 miliar. Kami berharap para pemegang saham akan terus memberi dukungan,” tutur Direktur Utama MD Pictures, Manoj Punjabi.
Nah, berdasar keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan, Kamis, 19 Agustus 2021 lalu, jadwal guyuran dividen sebagai berikut. Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada Jumat, 27 Agustus 2021. Cum dividen di pasar tunai pada Selasa, 31 Agustus 2021. Sedang ex dividen di pasar reguler, dan negosiasi Pada Senin, 30 Agustus 2021. Kemudian, ex dividen di pasar tunai pada Rabu, 1 September 2021. Selanjutnya, masa recording date pemegang saham berhak atas dividen tunai pada Selasa, 31 Agustus 2021. Terakhir tanggal pembayaran dividen pada Rabu, 22 September 2021.
Baca juga: Ini Modal BI Lawan Tapering Off AS
Sekadar informasi, sepanjang 2020, MD Pictures mengoleksi kerugian Rp56,95 miliar dari periode sama tahun sebelumnya dengan untung Rp60,95 miliar. Selain itu, juga mencatat penjualan Rp122,36 miliar, turun 51,10 persen dari periode sama 2019 senilai Rp250,24 miliar. Beban pokok penjualan turun 1,6 persen menjadi Rp102,83 miliar dari periode sama 2019 di kisaran Rp104,59 miliar.
Meriview kinerja pada semester pertama 2021, MD Pictures mencatat penjualan Rp126,4 miliar. Melesat 123 persen dari periode sama 2020 di kisaran Rp56,8 miliar. Menyusul kinerja positif itu, perseroan membukukan laba bersih Rp34,6 miliar dari periode sama 2020 dengan rugi Rp33,9 miliar. Kontributor utama penjualan itu, kategori film menyumbang 89,3 persen dari total penjualan, tercatat Rp112,8 miliar atau tumbuh 165,4 persen dibanding periode sama 2020 di kisaran Rp42,5 miliar. Kategori film terdiri dari pendapatan digital, film bioskop, dan televisi. Kontributor penjualan lain sewa gedung, dan sewa perlengkapan syuting.
Baca juga: Lakukan Ini, Perintis Triniti Catat Marketing Revenue Rp312,8 Miliar
Sebagai bagian dari strategi pivot, MD Pictures penjualan digital tumbuh 443,9 persen menjadi Rp106,6 miliar dari periode sama 2020 di kisaran Rp19,6 miliar. Penjualan digital berkontribusi 94,5 persen dari penjualan film total, dan 84,3 persen dari total penjualan. Sejalan era new normal akibat pandemi, penjualan televisi berlipat ganda, sementara penjualan film bioskop masih relatif rendah.
Manajemen mengklaim kinerja positif itu, berkat inisiatif cepat memasuki pasar-pasar, dan format hiburan baru, terutama media digital streaming. Memanfaatkan tren media digital makin tumbuh pesat di Indonesia, MD Pictures menjadi produser dan distributor terkemuka format hiburan digital melalui kerja sama dengan, Disney+Hotstar, WeTV dan Iflix, Viu, Netflix, Vidio, Migo, dan Telkomsel Maxstream. ”MD Pictures berencana terus melanjutkan pertumbuhan pesat industri untuk menjadi pemimpin pasar,” imbuh Manoj Punjabi.
Baca juga: Gandeng Facebook, Bank Aladin Genjot Literasi Keuangan UMKM
Selanjutnya, RUPS Luar Biasa juga mengangkat Priyadarshi Anand sebagai Direktur. Ia sebelumnya bekerja sebagai Kepala Keuangan Group MD. Meniti karier diberbagai perusahaan multinasional macam Bertelsmann, dan Metlife. Menggondol gelar sarjana dari RCC Delhi University, India, Priyadarshi, akuntan bersertifikat terdaftar pada Institute of Chartered Accountant of India. Menyusul pengangkatan Priyadarshi Anand sebagai Direktur, berikut susunan direksi MD Pictures: Direktur Utama Manoj Dhamoo Punjabi, Direktur Shania Manoj Punjabi, Direktur Venkatachari Soundararajan, Direktur Sajan Lachmandas Mulani, Direktur David Elliott Ulmer, Jr, dan Direktur Priyadarshi Anand. (abg)



























