Indoposonline.net – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) untuk kali ketiga longsor. Menyudahi perdagangan Rabu (21/4), Indeks terpangkas 45,08 poin (0,74 persen) ke posisi 5.993. Artinya, Indeks harus rela lepas dari level psikologis 6.000.
Pada perdagangan kali ini, tercatat 222 saham naik, 300 saham turun, dan 195 saham stagnan. Sepanjang perdagangan terjadi transaksi senilai Rp7,59 triliun. Investor asing mencatat penjualan bersih alias net sell Rp512,04 miliar.
Baca juga: Keren, Emak-Emak Direksi Borong Saham Bank Mandiri
Sejumlah saham dengan penjualan bersih terbesar asing PT Triputra Agro Persada (TAPG) Rp203,7 miliar, PT Bank Central Asia (BBCA) Rp81,4 miliar, dan PT Astra International (ASII) Rp78,5 miliar.
Saham-saham mengalami kenaikan harga antara lain Indo Kordsa (BRAM) naik 900 poin menjadi Rp5.700 per lembar, United Tractors (UNTR) surplus 475 poin menjadi Rp22.475 per lembar, dan Bayan Resources (BYAN) menanjak 400 poin menjadi Rp12.550 per lembar.
Baca juga: Pandemi, Ace Hardware Terus Tambah Gerai
Saham-saham mengalami koreksi harga di antaranya Solusi Tunas Pratama (SUPR) anjlok 425 poin menjadi Rp6.200 per lembar, Bank Central Asia (BBCA) longsor 350 poin menjadi Rp30.825 per lembar, dan M Cash Integrasi (MCAS) tekor 275 menjadi Rp5.775 per lembar.
Saham-saham paling teraktif diperdagangkan meliputi Mitra Komunikasi Nusantara (MKNT) 24.940 kali senilai Rp2,43 miliar, MD Pictures (FILM) 24.681 kali sebesar Rp145,2 miliar, dan Perusahaan Gas Negara (PGAS) 17.584 kali sejumlah Rp171,6 miliar. (abg)



























