indoposnews.co.id – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor Sri Nowo Retno memastikan vaksinasi penguat tetap berjalan sesuai jadwal yang telah dibuat di setiap sentra vaksin selama Ramadhan 1443 Hijriah.
“Tidak ada perubahan atau penghentian vaksin. Terus berjalan hingga Lebaran nanti,” kata dia di Kota Bogor, Jawa Barat, Senin.
Ia merujuk kepada Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 13 Tahun 2021 yang menyebutkan vaksinasi COVID-19 dilakukan dengan injeksi intramuscular tidak membatalkan puasa dan boleh dilakukan sepanjang tidak menyebabkan bahaya.
Dengan dasar itu, Dinkes Kota Bogor akan terus mengejar vaksinasi lengkap atau kedua hingga vaksinasi penguat untuk mencapai target sasaran sebanyak 819.444 orang.
Saat ini, telah ada 152.823 orang atau 18,6 persen telah menerima vaksin dosis ketiga atau penguat, sehingga masih ada 11,4 persen atau 83.416 orang yang akan dikejar hingga akhir Ramadhan ini.
Baca Juga : Tren Permintaan Ikan Meningkat di Awal Ramadhan
Untuk vaksinasi dosis kedua angka vaksinasi sudah cukup tinggi yakni sebanyak 748.868 orang atau 91,3 persen. Namun demikian ajakan kepada warga untuk menjalani vaksinasi akan terus dilakukan.
Terlebih, katanya, saat ini vaksinasi lengkap maupun vaksinasi kedua menjadi syarat mudik Lebaran 2022.
“Jadi berdasarkan fatwa MUI, hukumnya boleh vaksinasi sepanjang tidak menyebabkan bahaya,” ujarnya.
Secara teknis, kata Retno, anjuran masyarakat yang ingin melaksanakan vaksinasi COVID-19 di saat puasa Ramadhan perlu memastikan kondisi kesehatan.
Masyarakat diimbau untuk mendapatkan asupan makanan yang cukup saat sahur untuk menjaga stamina, terlebih bagi warga lanjut usia (lansia) harus menjaga pola hidup sehat.



























