• Redaksi
Sabtu, April 18, 2026
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
No Result
View All Result
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
Home Headline Utama

Safari Tsinghua

abu by abu
20 April 2023 05:27 - Updated on 21 April 2023 09:10
Safari Tsinghua

Dahlan Iskan kala berkelana ke Tsinghua. FOTO - ISTIMEWA

Share on FacebookShare on Twitter

indoposnews.co.id – PUN ketika di Tsinghua. Buka puasa dengan sate istimewa di restoran Xinjiang. Di dekat kampus dengan luas hampir 500 hektare (he). Di pinggir utara kota Beijing. “Boleh berapa orang?” tanya Lutfiya, mahasiswi S2 asal Lombok. “Berapa saja,” jawab saya. Rupanya dua kamar bisa digabung di resto itu hanya cukup untuk 20 orang. Maka hanya pendaftar pertama bisa gabung. Cepet-cepetan. “Saya tidak dapat tempat,” ujar Farhan asal Medan, ayahnya tinggal di Lombok. 

Ia ambil jurusan energi dalam kaitannya dengan listrik di Tsinghua. Saya bertemu Farhan sehari sebelumnya di acara buka puasa di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Beijing. Dari 20 orang itu, muslim hanya dua orang. Dua-duanya wanita. Berjilbab semua. Selebihnya Kristen dan Buddha. “Bapak saya pernah bertemu Pak Dahlan di acara Tri Dharma,” ujar Benny Wijaya asal Palembang. Benny masuk SMA di Singapura. Lalu S1 sudah di Tsinghua. Pun S2. Dan kini menempuh S3. 

Semua bidang otomotif. Saya memanggil Benny dengan panggilan Xiao Huang. Dik Huang. Marganya Huang. Masih mempertahankan bujangan tanpa pacar. Maka Xiao Huang jadi rebutan: di-bully teman-temannya. Ia cuek. Terus tersenyum. Xiao Huang berkeinginan untuk bekerja dulu setelah menjadi doktor otomotif. Di luar negeri. Setidaknya dua tahun. Setelah itu ia ingin bisnis. Ingin merintis sesuatu yang baru untuk Indonesia. Selama makan malam kami ngobrol. Dialog.

Baca Juga

Bank CIMB Niaga Salurkan Dividen Rp4,06 Triliun, Cair 13 Mei

Navigasi Pasar, Sucor Sekuritas Hadirkan Stock Idea Festival 2026

Jumbo! BRI Obral Dividen Rp52,1 Triliun

Garap Mahasiswa, Bursa Kripto CFX dan OJK Edukasi Aset Kripto

Baca juga: Lebaran Separo Babak 

Banyak pertanyaan. Dua mahasiswa asal Surabaya. Empat dari Tangerang. Dari Purwokerto. Dari Pontianak. Pekanbaru. Dari Kalsel. Kami lebih banyak ngobrol dalam bahasa Mandarin. Mayoritas 20 orang itu Tionghoa. Sudah punya modal bahasa Mandarin sebelum ke Tsinghua. Bahkan dua orang sekolah SMA-nyi di Hangzhou. Kini ada 75 orang mahasiswa Indonesia di Tsinghua. Tiap tahun jumlahnya terus meningkat. Ini menandakan kepintaran anak-anak Indonesia kian diakui.

Tsinghua universitas ranking 14 dunia. Pejabat tinggi Tiongkok umumnya lulusan Tsinghua. “Anda-Anda ini orang pilihan. Banyak mahasiswa Tiongkok hanya bisa mimpi masuk Tsinghua,” ujar teman saya dari Beijing yang saya ajak buka puasa. Mereka tepuk tangan. Saya bangga melihat antusiasme mereka untuk menjadi alumni Tsinghua. Saya tiba satu jam lebih awal dari jadwal buka puasa. Saya ingin diajak keliling kampus. Saya begitu ingin melihat kebesaran nama universitas ini. 

Ini kali pertama saya ke Tsinghua. “Mau naik sepeda atau motor listrik?” tanya Lutfiya. “Jalan kaki saja,” jawab saya. “Kuat?” “Kampus ini kan datar. Dua hari lalu saya naik ke puncak Huangshan,” jawab saya. Lutfiya sendiri punya sepeda. Dia beli sepeda setelah satu minggu tiba di Tsinghua. Kali pertama ke Beijing dulu, 1986, saya juga beli sepeda. Tahun itu nyaris belum ada mobil di Beijing. Jalan-jalan penuh sepeda. Lutfiya beli sepeda karena kampus ini besar sekali. 

Baca juga: Safari Aladin

Kalau berjalan kaki bisa-bisa tidak bisa mengejar pelajaran di kelas yang berbeda. Tentu saya diajak ke gerbang tua Tsinghua. Yang Anda sudah tahu: banyak orang berfoto di situ. Tulisan di gerbangnya seperti bukan gerbang universitas: 清华园。Taman Qing Hua. Dulunya lokasi ini taman bunga istana kekaisaran dinasti Qing. Diubah jadi universitas pada 1911. Universitas ini dibangun Amerika sebagai penebusan kesalahan negara-negara Barat. Sebelum. 

Itu mereka telah menjarah harta kerajaan kuno tak ternilai harganya. Karena itu, bentuk gedung-gedung kampus ini sangat Amerika. Penempatan gedungnya mirip seperti universitas besar Amerika. Tamannya luas. Indah. Ada bukit-bukit kecil kelihatan bukit buatan. Ada danau. Ada jogging track. Air mancur. Plaza. Pohon-pohon besar. Berada dalam kampus Tsinghua tak beda dengan Stamford atau Harvard, dan MIT. Apalagi kesejukan udara bulan April membuat musim semi berbunga dan berdaun.

Anda sudah tahu: ada perang opium medio 1800-an. Kekaisaran Tiongkok kalah. Barat boleh menguasai kawasan mana pun, dan melakukan apa pun. Maka tanah Tiongkok dikapling-kapling. Tianjin sampai Beijing dan sekitarnya dikuasai Amerika. Shandong dan sekitarnya Jerman. Guangzhou dan sekitarnya Prancis. Ujian dan sekitarnya Jepang. Harbin sampai Dakian untuk Rusia. Waktu itu Jepang dan Rusia bergabung di aliansi Barat. Inggris dapat wilayah… saya lupa.

Baca juga: Safari Nanjing

Di zaman inilah terjadi apa yang dalam literatur disebut zaman perampokan dan penjarahan harta termahal Tiongkok: emas, berlian, mahkota raja, benda-benda kuno… Zaman itu juga menimbulkan kebencian meluas di masyarakat. Apalagi taman-taman besar diberi pengumuman sangat merendahkan harga diri mereka. Anjing dan Tionghoa dilarang masuk. Puncak kebencian terjadi pada 1898. Pada Oktober mulai dingin. Ketika kelenteng Jade Emperor, kelenteng kaisar, diubah menjadi gereja Katolik.

Pemberontakan besar-besaran terjadi. Kekuatan Barat bergabung menumpas pemberontakan ini. Puluhan ribu pemberontak, anak-anak muda dibunuh. Kelak ketika terjadi perundingan perdamaian (1901) Tiongkok menuntut ganti rugi atas hilangnya harta karun kuno. Amerika setuju mengalokasikan sejumlah uang tapi bukan uang kontan. Uang itu untuk beasiswa sekolah di Amerika. Agar penerima bea siswa bisa mengikuti pelajaran Amerika dibangunkan lembaga pendidikan pra-universitas.

Baca juga: Menuju Tiongkok  

Di taman Istana Kaisar Qing itu. Yang membangun Amerika. Pengurusnya Amerika. Dosennya Amerika. Di kota Qingdao, Shandong saya lihat banyak gedung peninggalan Jerman. Bahkan bir terbaik Tiongkok diproduksi di Qingdao. Namanya juga Qingdao Beer. Aslinya: Becks Beer. Bir terkenal Jerman. Ini mirip Belanda meninggalkan Bir Bintang di Indonesia aslinya Anda sudah tahu. Di kota Harbin, di pojok Timur Laut Tiongkok, saya lihat begitu kuat peninggalan Rusia. 

Bahkan sebagian wilayah Rusia dulunya bagian hasil penjajahan. Sejarah perang opium, pengkaplingan wilayah dan persoalan harga diri itu ikut mewarnai perjalanan Tiongkok. Kian banyak mahasiswa kita belajar di kampus penuh sejarah ini. Saya juga diajak ke salah satu perpustakaan Tsinghua. Penuh mahasiswa baca buku. Atau menghadap laptop dengan Wi-Fi gratis. Saya diajak berfoto depan perpustakaan. Rupanya ada nama seseorang diabadikan di gedung itu: Mochtar Riyadi. (DAHLAN ISKAN)

Tags: 14 Duniadahlan iskanmahasiswaPejabat TiongkokSafari TsinghuaTiongkokUniversitas

Berita Terkait

Bank CIMB Niaga Salurkan Dividen Rp4,06 Triliun, Cair 13 Mei
Ekonomi

Bank CIMB Niaga Salurkan Dividen Rp4,06 Triliun, Cair 13 Mei

2026/04/18
Navigasi Pasar, Sucor Sekuritas Hadirkan Stock Idea Festival 2026
Ekonomi

Navigasi Pasar, Sucor Sekuritas Hadirkan Stock Idea Festival 2026

2026/04/12
Jumbo! BRI Obral Dividen Rp52,1 Triliun
Ekonomi

Jumbo! BRI Obral Dividen Rp52,1 Triliun

2026/04/10
Garap Mahasiswa, Bursa Kripto CFX dan OJK Edukasi Aset Kripto
Ekonomi

Garap Mahasiswa, Bursa Kripto CFX dan OJK Edukasi Aset Kripto

2026/04/10
Cat Laku Keras, Avian Brands Salurkan Dividen Rp1,36 Triliun
Ekonomi

Cat Laku Keras, Avian Brands Salurkan Dividen Rp1,36 Triliun

2026/04/10
Minum Tolak Angin? Sido Muncul Kasih Dividen Rp1,09 Triliun
Ekonomi

Minum Tolak Angin? Sido Muncul Kasih Dividen Rp1,09 Triliun

2026/04/10

Populer

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

6 Januari 2022 15:59
Ade Jona Prasetyo

Sosok Ayah Inspirasi Ade Jona Prasetyo Raih Kesuksesan

25 Oktober 2021 13:24
Karnaval SCTV

Karnaval SCTV Digelar di Bogor, Catat Tanggal, dan Intip Para Bintangnya

15 Juli 2022 11:11
Lucy In The Sky

Kendalikan Lucy In The Sky, Ini Bisnis yang Digeluti Delta Wibawa Bersama

23 April 2022 13:27
Jumpa pers PT.HDI menyingkapi kasus hukum yang menimpa JE di kantor PT. HDI di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/7)I

Langgar Kode Etik, HDI Hentikan Keanggotaan JE

8 Juli 2022 19:10
we Tv (Foto : ist)

WeTV Rilis Fitur Sewa Konten WeTV Original

30 April 2022 00:16
istimewa

Dari Game Mobile Legend, Zeva Christian Buktikan Gen Z Bisa Hasilkan Cuan Miliaran

26 September 2023 16:27
Kertas Basuki Rachmat

Kejagung Sita Aset Kertas Basuki Rachmat Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen 

22 Maret 2022 12:00
King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

2 Desember 2022 15:06
Allo Bank

Gemar Transaksi, Ali Gunawan Koleksi 7,95 Juta Saham Bank Milik Chairul Tanjung

2 Februari 2022 18:27

Pilihan Redaksi

Laba Meroket 13.475 Persen, Repower Bagi Dividen Rp1,06 Miliar 

Laba Meroket 13.475 Persen, Repower Bagi Dividen Rp1,06 Miliar 

3 Juli 2025 09:27
Bank Victoria

Gulung 1,85 Miliar Lembar, Bank Victoria Genggam 16 Persen Saham Victoria Investama

11 September 2022 09:00
Jual 31,67 Juta Lembar, Komisaris Alfamart Raup Rp90,27 Miliar

Jual 31,67 Juta Lembar, Komisaris Alfamart Raup Rp90,27 Miliar

1 Januari 2025 21:27
Sekar Laut

Perkuat Posisi, Green Resources Kemas 3,99 Juta Saham Sekar Laut Rp10 Miliar

15 September 2023 12:27
Pemerintah Pusat Putuskan Cianjur Masuk PPKM Level 2

Pemerintah Pusat Putuskan Cianjur Masuk PPKM Level 2

4 Januari 2022 17:53
Itama

Dapat Pinjaman Rp450 Miliar, Itama Ranoraya Genjot Bagian Ini

23 Oktober 2022 13:27
Melejit 372 Persen, Induk SCTV Catat Laba Rp327 Miliar

Melejit 372 Persen, Induk SCTV Catat Laba Rp327 Miliar

10 Agustus 2024 09:27
Soho Global

Soho Global Obral Dividen Rp149 Miliar, Intip Jadwalnya

5 Juli 2023 16:15
Kino Indonesia

Kino Indonesia Nikmati Pinjaman Rp50 Miliar, Ini Alokasinya

8 Februari 2022 18:27
Garap Pabrik Pupuk Pusri, Adhi Karya Kantongi Rp1,4 Triliun 

Garap Pabrik Pupuk Pusri, Adhi Karya Kantongi Rp1,4 Triliun 

18 Oktober 2023 17:27

About

indoposnews.co.id

“Berita Terbaru Indonesia”
Alamat :
Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta.
Telepon : 02174773761
Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Follow us

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
indoposnews.co.idLogo Header Menu