• Redaksi
Sabtu, Desember 13, 2025
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
No Result
View All Result
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Trump Effect, Gejolak Pasar Global Meningkat 

abu by abu
18 November 2024 10:27
Trump Effect, Gejolak Pasar Global Meningkat 
Share on FacebookShare on Twitter

indoposnews.o.id – Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai hasil pemilu Amerika Serikat (AS) meningkatkan ketidakpastian global. Itu menyusul pembelokan arah kebijakan Pemerintah AS, terutama bidang perdagangan internasional, dan perpajakan (fiskal).

Rizkia Darmawan, Analyst Research Mirae Asset, mengatakan kemenangan Donald Trump dalam Pemilu Presiden AS memicu sentimen penghindaran risiko (risk-off), berakibat pada peningkatan fluktuasi pasar keuangan. Kondisi itu, akan berdampak cukup besar terhadap penentuan arah kebijakan Indonesia, baik kebijakan moneter, atau kebijakan pemerintah meliputi kebijakan fiskal maupun kebijakan bidang perdagangan internasional.

“Meski demikian, perekonomian Indonesia menunjukkan stabilitas, dan ketahanan kendati berada dalam rezim suku bunga tinggi,” tutur Darma dalam Media Day: November 2024, 12 November 2024.

Baca Juga

Rocket Day 2025 Lahirkan 37 Brand Terbaik Siap IPO

BTN Pacu Kaum Muda Sulap Ide Jadi Rumah

Ulang Tahun ke-49 KPR, BTN Sodorkan Kado Istimawa 6 Kota Besar

Solusi Teknologi Andal, Agres Hadir di Harco Mangga Dua 

Baca juga: Cek! Superkrane Obral Dividen Interim Rp320,3 Miliar

Setelah Trump memenangkan pemilu AS, pasar modal Indonesia bereaksi negatif. Itu tercermin dari penurunan signifikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama 2 hari berturut-turut, masing-masing 1,4 persen, dan 1,9 persen, sehingga total penurunan mencapai 3,3 persen. Investor asing mencatat aksi jual bersih selama 4 hari beruntun sejak kemenangan Trump pekan lalu.

Total aksi jual bersih (net sell) investor asing dalam 4 hari mencapai Rp6,5 triliun. Itu pernah terjadi dalam kemenangan Trump pada 2016 misalnya. Menyebabkan koreksi IHSG 7,3 persen dalam waktu sepekan, aliran keluar modal asing terus berlanjut selama 28 hari perdagangan dengan total aksi jual bersih Rp17 triliun.

“Kebijakan Trump di masa kepresidenan, termasuk tarif lebih tinggi, dan rencana deportasi besar-besaran, juga diprediksi dapat meningkatkan tekanan inflasi. Itu kemungkinan akan menghambat ruang bagi Federal Reserve untuk melonggarkan kebijakan moneter edisi 2025, sehingga menjaga suku bunga tetap ketat,” ucap Darma.

Baca juga: Izin Investor, Lippo Cikarang Rancang Right Issue 3 Miliar Lembar

Dia juga menekankan pentingnya perhatian investor terhadap perubahan ini dalam merencanakan strategi investasi menghadapi ketidakpastian global. Pada acara bertema “Market Pulse 2024: U.S. Election, Commodities, and Mutual Fund Growth Opportunities” itu, dia mengatakan daya beli masyarakat Indonesia masih tahan banting (resilient) menjadi salah satu kekuatan ekonomi Indonesia. Sehingga, jika arus keluar dana asing (foreign outflow) mereda, pasar Indonesia akan diuntungkan.

Nah, dari sisi komoditas, Darma mengatakan pasar komoditas Indonesia menghadapi tantangan, dan peluang bervariasi pada kuartal IV-2024. Ke depan, harga komoditas akan lebih berfluktuasi dibanding sebelumnya karena lebih tergantung dari sentimen global. Fluktuasi itu, dapat dimanfaatkan pelaku pasar untuk bertransaksi jangka pendek pada harga komoditas, dan saham perusahaan dengan bisnis berkenaan komoditas. 

Koreksi harga komoditas global juga telah memberikan dampak langsung pada sektor energi, dan logam dasar, terutama pada harga minyak mentah, dan beberapa bahan kimia. “Sektor logam tertentu, seperti logam dasar yang digunakan dalam industri elektronik dan otomotif, tetap mengalami pertumbuhan yang stabil seiring dengan permintaan industri yang kuat,” jelas Darma.

Baca juga: Tambah Modal, MNC Energy Right Issue 20,19 Miliar Lembar

Secara khusus, harga minyak mentah mengalami fluktuasi akibat ketidakpastian pasar global, dan kebijakan ekonomi AS diperkirakan berdampak pada pergerakan harga energi. Harga minyak akan mengalami tekanan hingga akhir tahun, juga akan berdampak pada pendapatan dari sektor energi dalam negeri. Di sisi lain, logam dasar seperti nikel dan tembaga terus menunjukkan potensi positif mengingat peran strategis dalam produksi baterai untuk kendaraan listrik, terutama kawasan Asia Tenggara.

Pada kesempatan sama, Francisca Gerungan, Head of Fund Services Mirae Asset, mengatakan di tengah ketidakpastian pasar investor dapat memanfaatkan fasilitas pengalihan antar-reksa dana (switching). Switching dapat dilakukan misalnya dari sebuah reksa dana saham ke reksa dana pasar uang yang dikelola manajer investasi sama, atau sebaliknya.

“Investor dapat memanfaatkan fitur baru NAVI yaitu pembebasan biaya peralihan antara produk reksa dana (switching fee) yang dikelola manajer investasi yang sama, dan fitur ini bebas biaya sampai pengujung 2024,” tegas Francisca dengan nada promosi.

Baca juga: Multi Bintang Tabur Dividen Interim Rp400 Miliar, Telisik Jadwalnya

Di pengujung 2024, Francisca juga menginformasikan Mirae Asset menggelar program tahunan pengujung tahun bernama “Berlian” atau Berlimpah Hadiah NAVI. Tujuan program itu, mengapresiasi nasabah loyal Mirae Asset akhir tahun ini. “Program ini dirancang untuk seluruh nasabah ritel Mirae Asset, dan memberi peluang sehingga lebih mengenal produk reksa dana dan memaksimalkan portofolio investasi melalui NAVI. Program ini juga fokus pada edukasi, dan literasi keuangan, sehingga nasabah dapat membuat keputusan investasi lebih cerdas, dan terinformasi di reksa dana,” ulasnya.

Program Berlian memberi hadiah beragam gadget, termasuk 2 iPhone 16 Pro sebagai hadiah utama bagi dua nasabah pertama yang membeli reksa dana melalui aplikasi/website NAVI dengan syarat, dan ketentuan berlaku. Selain itu, 8.300 nasabah pertama pembeli reksa dana melalui NAVI minimal Rp25 juta akan mendapat hadiah langsung voucher NAVI Rp 50 ribu. Program Berlian itu, berlaku bagi pembelian reksa dana melalui NAVI pada periode 1 November sampai akhir 2024. (abg)

 

Tags: FluktuasiGejolak PasarKetidakpastianMirae AssteRisikoStabilitasTrump Effect

Berita Terkait

Rocket Day 2025 Lahirkan 37 Brand Terbaik Siap IPO
Ekonomi

Rocket Day 2025 Lahirkan 37 Brand Terbaik Siap IPO

2025/12/12
BTN Pacu Kaum Muda Sulap Ide Jadi Rumah
Ekonomi

BTN Pacu Kaum Muda Sulap Ide Jadi Rumah

2025/12/11
Ulang Tahun ke-49 KPR, BTN Sodorkan Kado Istimawa 6 Kota Besar
Ekonomi

Ulang Tahun ke-49 KPR, BTN Sodorkan Kado Istimawa 6 Kota Besar

2025/12/11
Solusi Teknologi Andal, Agres Hadir di Harco Mangga Dua 
Ekonomi

Solusi Teknologi Andal, Agres Hadir di Harco Mangga Dua 

2025/12/11
BTN Ajak Generasi Muda Selami Pembiayaan Hijau
Ekonomi

BTN Ajak Generasi Muda Selami Pembiayaan Hijau

2025/12/11
Arsari Group Resmi Kempit Saham Indokripto
Ekonomi

Arsari Group Resmi Kempit Saham Indokripto

2025/12/10

Populer

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

6 Januari 2022 15:59
Ade Jona Prasetyo

Sosok Ayah Inspirasi Ade Jona Prasetyo Raih Kesuksesan

25 Oktober 2021 13:24
Karnaval SCTV

Karnaval SCTV Digelar di Bogor, Catat Tanggal, dan Intip Para Bintangnya

15 Juli 2022 11:11
Lucy In The Sky

Kendalikan Lucy In The Sky, Ini Bisnis yang Digeluti Delta Wibawa Bersama

23 April 2022 13:27
Jumpa pers PT.HDI menyingkapi kasus hukum yang menimpa JE di kantor PT. HDI di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/7)I

Langgar Kode Etik, HDI Hentikan Keanggotaan JE

8 Juli 2022 19:10
we Tv (Foto : ist)

WeTV Rilis Fitur Sewa Konten WeTV Original

30 April 2022 00:16
istimewa

Dari Game Mobile Legend, Zeva Christian Buktikan Gen Z Bisa Hasilkan Cuan Miliaran

26 September 2023 16:27
Kertas Basuki Rachmat

Kejagung Sita Aset Kertas Basuki Rachmat Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen 

22 Maret 2022 12:00
King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

2 Desember 2022 15:06
Allo Bank

Gemar Transaksi, Ali Gunawan Koleksi 7,95 Juta Saham Bank Milik Chairul Tanjung

2 Februari 2022 18:27

Pilihan Redaksi

Dwi Guna

Bayar Utang, Dwi Guna Jajakan Surat Utang Rp200 Miliar

14 April 2022 09:27
Film Limbo

Film Limbo Dinobatkan Menjadi Film Terbaik 2021 di Hong Kong

19 Januari 2022 21:30
Gulung MESOP 37,66 Juta Lembar, Pengendali Ini Setor Rp17,50 Miliar

Gulung MESOP 37,66 Juta Lembar, Pengendali Ini Setor Rp17,50 Miliar

4 Februari 2024 19:27
Pendapatan Jos, Bumi Minerals Defisit USD769 Juta

Pendapatan Jos, Bumi Minerals Defisit USD769 Juta

5 Desember 2024 09:27
VAPE REVOLUSI INDONESIA

Vape Revolusi Indonesia Luncurkan 6 Varian Liquid

5 Oktober 2022 16:19
FFWI

FFWI Seleksi 123 Film yang Tayang di Bioskop

9 September 2022 23:27
Serial "Dilema"

Estelle Linden Jadi Orang Ketiga dalam Serial Skandal Perselingkuhan

21 Juni 2022 09:28
Ilustrasi: Sejumlah penumpang kereta api berjalan setibanya di Stasiun Tugu, Yogyakarta, Rabu (5/5/2021). Menurut data PT KAI Daop VI Yogyakarta tanggal 1 - 5 Mei 2021 atau jelang pemberlakuan larangan mudik Lebaran 2021, jumlah penumpang kereta jarak jauh yang turun di Daop VI tercatat sebanyak 15.476 penumpang. (foto: indoposnews/antara)

Tips Lindung Anak dari Covid Saat Mudik

18 April 2022 20:43
Bayar Utang, Emiten Sri Tahir Private Placement Rp524,16 Miliar

Bayar Utang, Emiten Sri Tahir Private Placement Rp524,16 Miliar

13 Februari 2025 00:57
Merosot, Laba Bersih Adaro Energy Tersisa USD778,77 Juta

Merosot, Laba Bersih Adaro Energy Tersisa USD778,77 Juta

29 Agustus 2024 10:27

About

indoposnews.co.id

“Berita Terbaru Indonesia”
Alamat :
Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta.
Telepon : 02174773761
Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Follow us

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
indoposnews.co.idLogo Header Menu