• Redaksi
Jumat, Oktober 23, 2026
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
No Result
View All Result
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
Home headline Olahraga

Drama Selebrasi

abu by abu
18 Mei 2023 05:27 - Updated on 21 Mei 2023 10:45
Drama Selebrasi

WOW - Timnas U-22 usai menjuarai SEA Games 2023 Kamboja. FOTO - ISTIMEWA

Share on FacebookShare on Twitter

indoposnews.co.id – PUN SAYA. Terkecoh. Begitu pelatih dan ofisial tim nasional Indonesia berselebrasi ke tengah lapangan saya meninggalkan TV. Lega. Sepak bola Indonesia kali ini menang. Dengan skor 2-1. Lawannya ”musuh bebuyutan” pula: Thailand. Saya langsung menyaut kunci mobil. Pergi. Ada janji rapat pukul 22.00 WIB. Tinggal punya waktu 15 menit di perjalanan. Tapi hati senang: Indonesia juara SEA Games Kamboja 2023.

“Radio ini gimana sih. Kok masih menyiarkan jalannya pertandingan,” ujar saya dalam hati. “Radio ini telat sekali,” kata saya lagi. “Skor masih tetap 2-2,” ujar sang penyiar kemudian. Saya benar-benar bingung dengan radio mobil ini. “Apalah ini siaran ulang pertandingan tahun nan lalu?” kata saya lagi. “Babak kedua berakhir, skor masih 2-2”. “Ini apa lagi…” kata saya. Lalu terjadilah gol. Indonesia menang 3-2. Karena Indonesia di posisi menang maka saya mulai mengakui: 

mungkin ini perpanjangan. Tapi kenapa ada perpanjangan? Apa yang terjadi? Penyiar radio tidak menjelaskan. Otak saya terbagi dua: ke jalan raya dan ke sepak bola. Saya begitu sulit memahami apa yang terjadi. Kalau pun perpanjangan, kapan Thailand memasukkan gol. Kan tidak mungkin dalam waktu sekian detik terjadi gol. Bukankah –kalau pun tadi itu pertandingan sebenarnya belum selesai– gak masuk akal bisa terjadi gol balasan dari Thailand.

Baca Juga

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5

Transformasi Underwriting Berbasis Data

Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif

Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN

Baca juga: Dramatis! Timnas U-22 Sabet Emas Sea Games Usai Gebuk Thailand 

Kan waktu tinggal 30 detik. Masak sih kemenangan Indonesia hangus dalam 30 detik? Pukul 22.00 persis saya tiba di tempat rapat. Peserta rapat masih di depan TV: nonton bola. Saya pun tertegun: benar-benar ada perpanjangan. Indonesia dalam posisi unggul 3-2. Maka saya sibuk mengusut perkara: apa yang terjadi sehingga ada perpanjangan. Tiga orang berebut menjelaskan. “Ofisial tim Indonesia salah sangka. Bunyi peluit dari wasit Oman itu bukan tanda pertandingan sudah selesai,” ujarnya.

Memang, saat peluit itu berbunyi waktu sudah menunjukkan menit ke-8 dari perpanjangan 7 menit. Sudah lebih 1 menit dari waktu perpanjangan. Maka logis saja kalau pelatih kita, Indra Sjafri, mengira itu bunyi peluit pertandingan berakhir. Apalagi bersamaan dengan bunyi peluit itu wasit menudingkan tangannya ke arah tengah lapangan. Begitulah cara wasit mengakhiri pertandingan. Ternyata bunyi peluit itu sebagai tanda ada pelanggaran. 

Posisi terjadinya pelanggaran di tengah lapangan. Maka wasit menudingkan tangan ke tengah lapangan. Sebenarnya ketika peluit dibunyikan tidak sedang ada pelanggaran. Bola sedang keluar lapangan tersenggol pemain Indonesia. Pelanggarannya terjadi sebelum itu. Wasit tidak membunyikan peluit karena prinsip advantage: bola lagi dikuasai pemain Thailand. Wasit harus membiarkan dulu bola itu milik Thailand. Sampai terjadilah bola keluar lapangan.

Baca juga: Matinya Sang Jagoan 

Wasit membunyikan peluit dan menunjuk arah tengah lapangan –untuk pelanggaran yang sebelumnya. Dari rekaman terlihat pelatih kita yang pertama kali lari gembira ke tengah lapangan. Sambil tangannya mengepal ke udara. Ofisial lain mengikuti lari ke tengah lapangan. Pemain ikut selebrasi. Ada yang bersujud. Ada pula sampai melepaskan baju kaus. Rupanya dalam suasana lagi merayakan kemenangan itu pemain Indonesia tidak menyangka Thailand langsung meneruskan pertandingan. 

Lalu, dalam sekejap, bikin gol:2-2. Berhasil menyamakan kedudukan di detik terakhir, tim Thailand merayakannya dengan luar biasa. Mungkin sekalian untuk mengejek Indonesia yang keburu merayakan kemenangan. Tim Thailand sampai lari ke depan lokasi tim Indonesia. Perpanjangan harus dilakukan: 2 x 15 menit. Sudah banyak khawatir: ini pertanda Indonesia akan kalah. Menang 2-0 bisa disamakan menjadi 2-2 menimbulkan suasana depresi berat. 

Tapi tidak bagi para pemain muda Indonesia. Mereka justru seperti lebih bersemangat dibanding 2×45 menit waktu normal. Irfan Jauhari mencetak gol ke-3 dengan cantiknya. Ganti tim Indonesia merayakan gol itu secara luar biasa pula. Sampai ke depan lokasi tim Thailand. Maka terjadilah apa yang harusnya tidak terjadi: saling serang. Manajer tim Indonesia Kombes Pol Sumardji ingin melerai keributan itu. Ia lari ke arah keributan. Mungkin pihak Thailand mengira ia akan ikut keributan. 

Baca juga: Simak! Ini Jadwal Timnas Garuda Piala AFF 2022

Sumardji terjengkang. Anda sudah tahu adegan ini. Saya menontonnya di YouTube berkali-kali. Sumardji pernah menjadi Dirlantas Polda Bengkulu. Ia arek Suroboyo yang Anda sudah tahu: kalau bicara ceplas ceplos. Banyak humornya. Tapi adegan di Olympic Stadium Phnom Phenh itu bukan humor. “Sudah tidak apa-apa. Hanya bibir yang masih agak bengkak,” ujar Sumardji kepada temannya. Kesalahan Indra Sjafri, dan bengkaknya bibir Sumardji bumbu kisah sukses timnas U-23 Indonesia.

Seharusnya juara cabang sepak bola dinilai dengan 11 medali emas. Kalau itu diberlakukan, Indonesia sudah di peringkat kedua klasemen medali SEA Games 2023. Pun dengan Indonesia nomor urut 3 perolehan medali rasanya sudah ibarat nomor satu. Apalagi target perolehan medali Indonesia sudah di atas target Presiden Jokowi. Akhirnya rapat kami bisa mulai pukul 23.00 WIB. Begitu asyik membicarakan kemenangan. Apalagi kemenangan disertai drama sambung-menyambung. (Dahlan Iskan)

 

Tags: JuaraKambojaPenuh DramaSea Games 2023SelebrasiThailandTimnas U-22

Berita Terkait

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5
Ekonomi

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5

2026/10/21
Transformasi Underwriting Berbasis Data
Ekonomi

Transformasi Underwriting Berbasis Data

2026/09/29
Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif
Ekonomi

Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif

2026/09/25
Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN
Ekonomi

Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN

2026/09/25
Luxpawn Buka Lounge Kedua, Jajakan Pembiayaan Aset Bernilai Prestisius
Ekonomi

Luxpawn Buka Lounge Kedua, Jajakan Pembiayaan Aset Bernilai Prestisius

2026/09/17
SNADA Indonesia 2026 Perkenalkan “Suara dan Nada dari Indonesia Timur”
Ekonomi

SNADA Indonesia 2026 Perkenalkan “Suara dan Nada dari Indonesia Timur”

2026/09/04

Populer

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

6 Januari 2022 15:59
Ade Jona Prasetyo

Sosok Ayah Inspirasi Ade Jona Prasetyo Raih Kesuksesan

25 Oktober 2021 13:24
Karnaval SCTV

Karnaval SCTV Digelar di Bogor, Catat Tanggal, dan Intip Para Bintangnya

15 Juli 2022 11:11
Lucy In The Sky

Kendalikan Lucy In The Sky, Ini Bisnis yang Digeluti Delta Wibawa Bersama

23 April 2022 13:27
Jumpa pers PT.HDI menyingkapi kasus hukum yang menimpa JE di kantor PT. HDI di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/7)I

Langgar Kode Etik, HDI Hentikan Keanggotaan JE

8 Juli 2022 19:10
we Tv (Foto : ist)

WeTV Rilis Fitur Sewa Konten WeTV Original

30 April 2022 00:16
istimewa

Dari Game Mobile Legend, Zeva Christian Buktikan Gen Z Bisa Hasilkan Cuan Miliaran

26 September 2023 16:27
Kertas Basuki Rachmat

Kejagung Sita Aset Kertas Basuki Rachmat Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen 

22 Maret 2022 12:00
HOTS Championship

Waw, Transaksi HOTS Championship Season IV Mirae Asset Sekuritas Rp19 Triliun

7 Juli 2021 21:36 - Updated on 8 Juli 2021 19:40
King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

2 Desember 2022 15:06

Pilihan Redaksi

TOWR

Emiten Djarum Group Perpanjang Masa Pinjaman dari Bank UOB Rp1,3 Triliun

29 Januari 2024 19:27
Summarecon Agung

Per Juli 2021, Summarecon Agung Catat Marketing Sales Rp3 Triliun

24 Agustus 2021 14:57
Mitratel

Tengok, Berikut Sejumlah Parameter IPO Mitratel Potensial Pecahkan Rekor

27 Oktober 2021 20:27
Seribu Kopi

Aceh Seribu Kedai Kopi

18 Juni 2023 05:27
Greysia Polii

Jatuh Bangun Greysia Polii di Bulutangkis Indonesia

1 Agustus 2021 01:26 - Updated on 2 Agustus 2021 13:30
Endang Dwi Amperawati

Berdakwa Lewat Musik, Dokter Eda Rilis Mini Album

6 Mei 2021 22:24
Chandra Asri

Keren! Chandra Asri Tabur Dividen Rp487,8 Miliar

16 Juni 2025 07:27
Plaza Indonesia

Mantul! Plaza Indonesia Raup Laba Rp557,39 Miliar

24 Maret 2023 11:27
Aktor Bollywood Sonam Kapoor

Aktor Bollywood Sonam Kapoor Bikin Baper Penggemar

30 Agustus 2021 23:20
pendidikan tatap muka

15 Sekolah di Kota Bekasi Daftarkan Diri Tatap Muka di Sekolah

16 Desember 2020 21:31 - Updated on 18 Maret 2021 21:35

About

indoposnews.co.id

“Berita Terbaru Indonesia”
Alamat :
Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta.
Telepon : 02174773761
Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Follow us

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
indoposnews.co.idLogo Header Menu