• Redaksi
Kamis, Oktober 22, 2026
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks
No Result
View All Result
indoposnews.co.id
No Result
View All Result
Home Headline Utama

Momentum Eliezer

abu by abu
17 Februari 2023 05:27
Barada Eliezer

Eliezer kala menghadiri sidang pembunuhan Brigadir J. FOTO - ISTIMEWA

Share on FacebookShare on Twitter

indoposnews.co.id – AKANKAH euforia hukuman sangat ringan bagi justice collaborator (JC) Richard Eliezer menyuburkan Eliezer-Eliezer lain? Ataukah ini hanya akan berhenti di Eliezer –lantaran tidak semua kasus punya unsur drama sebaik Eliezer? Anda sudah tahu: kegembiraan Eliezer kini sudah paripurna: jaksa tidak naik banding. Berarti hukuman sangat ringan, 1,5 tahun, bagi pembunuh Yosua itu sudah punya kekuatan hukum tetap. Tidak ada yang bisa mengganggu gugat.

Sebenarnya kita lebih membutuhkan JC di perkara lain: korupsi. Akankah JC dalam perkara korupsi bisa menikmati keringanan hukuman begitu dramatis seperti Eliezer? Rasanya istilah JC itu muncul, pada awalnya, justru untuk perkara  korupsi. Terutama korupsi berjemaah. Berkomplot. Penegak hukum sering mengalami kesulitan membongkar sebuah jaringan korupsi. Lebih sulit lagi: menemukan dalangnya. 

Tanpa pengakuan Eliezer –dan copy CCTV diserahkan Dhania Chairunnisa– harusnya penegak hukum bisa membongkar sendiri: bahwa dalang penembakan terhadap Yosua itu Irjen Pol Ferdy Sambo. Tapi jaringan Jenderal Sambo sangat kuat. Kekuasaannya juga sangat besar. Uangnya juga seperti tinggal cetak sendiri. Peran kesaksian Eliezer adalah melawan kuatnya skenario penyembunyian peran Sambo itu. Dalam perkara korupsi kita pernah mengenal Agus Condro. 

Baca Juga

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5

Transformasi Underwriting Berbasis Data

Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif

Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN

Baca juga: Takdir Eliezer

Mungkin Agus-lah JC pertama yang kita kenal. Dan diakui di persidangan. Berkat Agus maka korupsi di pemilihan deputy gubernur Bank Indonesia terbongkar. Lalu terbongkar juga soal 41 cek-perjalanan diterima 41 anggota DPR. PPATK  kemudian menelusuri, memperkuat kesaksian Agus Condro itu. Tapi pemanfaatan keterangan Agus tidak maksimal. Anda sudah tahu: korupsi tersebut tidak dibongkar tuntas. Lalu kita juga mengenal JC berikutnya: Mindo Rosalina Manulang.

Yang berkat perannyi maka tokoh politik dan selebriti seperti Angelina Sondakh terseret sangat dalam ke penjara. Pun sampai Ketum Partai Demokrat Anas Urbaningrum. Agus Condro politisi PDI-Perjuangan. Agus kali pertama mengungkap kasus korupsi tersebut. Jaksa menuntutnya 1 tahun 6 bulan. Hakim menjatuhkan hukuman 1 tahun 3 bulan. Agus mengatakan menerima hukuman itu. “Kalau saya tidak dihukum malah saya tidak bisa tidur,”  katanya.

Mengapa? “Ibu tua miskin di Banyumas itu saja dihukum. Padahal, dia hanya mencuri buah karena lapar,” tambahnya. Tapi Agus kecewa karena hukuman baginya hampir sama dengan hukuman terdakwa lain. “Apakah kelak ada orang mau menjadi JC bidang korupsi?” katanya. Harusnya JC perkara korupsi lebih didorong, dibela, dan diberi semangat. Waktu itu nyaris tidak ada yang protes atas besarnya tuntutan jaksa maupun putusan hakim.

Baca juga: Sambo.., Telan Motif 

Hanya lembaga perlindungan saksi yang mempersoalkan: kenapa keringanannya tidak berarti. Sedang Mindo Rosalina dijatuhi hukuman 2 tahun 6 bulan. Rosalina membongkar catatan begitu besar dan luas. Tanpa Mindo betapa sulit penegak hukum menyeret begitu banyak tersangka. Sejak itu kita tidak mendengar lagi JC bidang korupsi. Oh… Ada. Satu lagi. Bowo Sidiq Pangarso. Anggota DPR. Komisi VI. Dari Golkar. Ia dijatuhi hukuman 5 tahun. 

Untuk korupsi berhubungan dengan Humpuss Rp2,5 miliar. Ia merasa sebagai JC seperti tidak ada artinya. Ia menerima suap dalam kaitan dengan upaya mendapatkan angkutan pupuk dari PT Pupuk Indonesia tahun 2015. Ada lagi JC, tapi terkait narkoba. Namanya Thomas Claudius Ali Junaidi. Umur 38 tahun. Dari Maumere, Flores, NTT. Jaksa menuntut hukuman 7 tahun penjara. Hakim memutuskan 5 tahun penjara. Ia protes keras. 

Ia membantu polisi mengungkapkan seluruh jaringan narkoba di sana. Polisi menjanjikan akan dibebaskan. Ternyata dihukum 5 tahun. Akhirnya proses pengadilan lebih tinggi, Thomas dibebaskan. Dari situ terlihat belum ada jaminan JC akan mendapat perlakuan khusus. Tergantung situasi dan hakimnya. Juga jaksanya. Perjuangan publik terlihat nyata, dan bersemangat dalam kasus Eliezer. Tapi untuk membuat orang berani menjadi JC bidang korupsi masih belum  terlihat. Euforia mendukung JC Eliezer siapa tahu bisa merembet ke perjuangan mengatasi korupsi. (DAHLAH ISKAN)

 

Tags: DramaEliezerFerdy SamboJCkorupsiMomentumPPATK

Berita Terkait

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5
Ekonomi

Kampanye Telur Baik dari ICFA Sapa Pengunjung PIM 5

2026/10/21
Transformasi Underwriting Berbasis Data
Ekonomi

Transformasi Underwriting Berbasis Data

2026/09/29
Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif
Ekonomi

Anker eufy Breast Pump S1 Pro Cocok untuk Ibu Aktif

2026/09/25
Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN
Ekonomi

Jin Jiang Hotels Akselerasi Ekspansi ASEAN

2026/09/25
Luxpawn Buka Lounge Kedua, Jajakan Pembiayaan Aset Bernilai Prestisius
Ekonomi

Luxpawn Buka Lounge Kedua, Jajakan Pembiayaan Aset Bernilai Prestisius

2026/09/17
SNADA Indonesia 2026 Perkenalkan “Suara dan Nada dari Indonesia Timur”
Ekonomi

SNADA Indonesia 2026 Perkenalkan “Suara dan Nada dari Indonesia Timur”

2026/09/04

Populer

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

Simak! Ini Perbedaan kuliah Administrasi Perkantoran dan Administrasi Bisnis

6 Januari 2022 15:59
Ade Jona Prasetyo

Sosok Ayah Inspirasi Ade Jona Prasetyo Raih Kesuksesan

25 Oktober 2021 13:24
Karnaval SCTV

Karnaval SCTV Digelar di Bogor, Catat Tanggal, dan Intip Para Bintangnya

15 Juli 2022 11:11
Lucy In The Sky

Kendalikan Lucy In The Sky, Ini Bisnis yang Digeluti Delta Wibawa Bersama

23 April 2022 13:27
Jumpa pers PT.HDI menyingkapi kasus hukum yang menimpa JE di kantor PT. HDI di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/7)I

Langgar Kode Etik, HDI Hentikan Keanggotaan JE

8 Juli 2022 19:10
we Tv (Foto : ist)

WeTV Rilis Fitur Sewa Konten WeTV Original

30 April 2022 00:16
istimewa

Dari Game Mobile Legend, Zeva Christian Buktikan Gen Z Bisa Hasilkan Cuan Miliaran

26 September 2023 16:27
Kertas Basuki Rachmat

Kejagung Sita Aset Kertas Basuki Rachmat Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen 

22 Maret 2022 12:00
HOTS Championship

Waw, Transaksi HOTS Championship Season IV Mirae Asset Sekuritas Rp19 Triliun

7 Juli 2021 21:36 - Updated on 8 Juli 2021 19:40
King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

King Kevin, Sosok di Balik Suksesnya Planet Gadget yang Suka Bikin Konten Motivasi di Tiktok

2 Desember 2022 15:06

Pilihan Redaksi

Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa

Dorong Transformasi Digital, ini yang Dilakukan Bappenas

27 Mei 2021 23:21 - Updated on 28 Mei 2021 08:27
Solusi Bangun Indonesia

Solusi Bangun Indonesia Bakal Gulirkan Dividen Rp23,98 per Lembar

9 April 2022 15:27
PP Presisi

Drop 20 Persen, Laba PP Presisi Sisa Rp80 Miliar

7 Maret 2024 13:27
Telefast

Waw, Telefast Indonesia Sabet Bisnis Indonesia Award 2021

18 September 2021 09:05
Pan Brothers

Pengadilan Singapura Setujui Perpanjangan Sementara Moratorium Pan Brothers

27 Desember 2021 13:27
Gedung WIKA

Tuntaskan Proyek, Wijaya Karya Kantongi Fasilitas Pinjaman Rp1 Triliun

3 November 2021 10:29
Phapros

Keranjingan, Komisaris PEHA Kuasai 9,3 Persen Saham Phapros 

23 April 2022 12:27
Sekar Bumi

Kerek Kinerja, Sekar Bumi Ganjar Karyawan via ESOP 115,90 Juta Lembar

25 April 2022 11:27
Indo Pureco

Divestasi 5 Juta Lembar, Bos Indo Pureco Bungkus Dana Rp940 Miliar

14 Februari 2022 13:59
Hero Supermarket Sulap Giant Menjadi IKEA

Hero Supermarket Sulap Giant Menjadi IKEA

25 Mei 2021 18:23

About

indoposnews.co.id

“Berita Terbaru Indonesia”
Alamat :
Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta.
Telepon : 02174773761
Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Follow us

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Politik
    • Nusantara
    • Hukum
    • Ibu Kota Negara
    • COVID-19 UPDATE
  • Ekonomi
    • Tekno
  • Olahraga
  • JABODETABEK
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Beauty
    • Health & Fitness
    • Hunian
    • Jalan- Jalan
    • Kids
    • Kuliner
    • Pendidikan
    • Otomotif
  • HIBURAN
    • selebritis
    • Musik
    • Film
      • Review Film
    • Televisi
    • Mancanegara
    • Bollywood
    • K – pop
    • Budaya
  • Opini
  • Indeks

Alamat : Grand Slipi Tower, Lantai 9 Unit O, Jalan Jend. S. Parman Kav 22-24, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Telepon : 02174773761 Email : redaksiindoposnews@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
indoposnews.co.idLogo Header Menu